KLUB BURUNG INDONESIA

Sekilas tentang Cucak hijau

Cucak hijau , burung ini memang sudah terkenal dari dulu sejak zamannya burung-burung impor merajai pasaran sekitar tahun 90an. Burung ini masih tetap bertahan, hingga saat ini peminat burung ini semakin banyak. wajar saja dibalik kesederhanaan warna bulunya burung ini memiliki suara yang cukup merdu didengar oleh kicau mania dan kelebihannya yang pintar menirukan suara burung lain dengan cepat, itu sebabnya Burung ini sering dimaster dengan suara burung lain sejenis Cucak jenggot, Love Bird, Cililin dan lainnya. Burung ini memang terkenal memiliki daya tangkap yang tinggi terhadap suara yang didengarnya, tapi burung ini juga memiliki kelemahan yaitu pelupa, Burung ini akan dengan mudah melupakan suara masteran yang sudah masuk jika mendengar suara masteran burung yang baru. 
Kelebihan lain yang dimiliki oleh burung ini adalah mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitar dan juga sangat cepat jinak dengan perawatnya. cuma saja jangan burung ini termasuk burung yang mudah shock, jadi jangan sampai kandang burung ini terjatuh juga jangan pernah memindahkan kandangnya sewaktu burung ini sedang tertidur, bisa dibilang burung ini termasuk jenis cucak-cucakan yang sama seperti cucak rawa yaitu 'kagetan' tapi burung ini hanya akan shock/stres tidak bunyi saja selama 2 - 3 hari, tidak seperti Cucak rawa yang bisa mengalami kelumpuhan, dan mati.
 Perbedaan burung Cucak hijau Jantan dan betina dengan mudah dilihat dari fisiknya. pada burung cucak hijau dewasa di bagian kepalanya sampai leher ada semacam topeng yang berwarna hitam menutupi bagian mulut, pipi hingga leher. sedangkan untuk Betina dewasa tidak memiliki topeng. Baik burung cucak hijau jantan maupun betina keduanya sama - sama berbunyi keras dan bervariasi, hal inilah yang membuat beberapa pedagang burung melakukan tindakan yang tidak terpuji yaitu menjual burung cucak hijau betina yang disemir hitam dan disebutnya sebagai cucak hijau jantan. Ciri-ciri lain bisa dilihat pada lingkaran alis matanya: 
  • Untuk Cucak hijau bakalan jantan, jika masih berumur di bawah 4 bulan maka alis yang melingkar di kedua di matanya berwarna kuning. Jika alis matanya berwarna putih menandakan bahwa burung itu betina.
  • warna paruh bagian bawah, kalau jantan berwarna coklat tua. Sedangkan yang betina berwarna putih.
  • jika bakalan sudah berumur di atas 4-6 bulan, maka betina akan berwarna kuning di bagian leher, kemudian akan berubah menjadi warna putih kehijauan. Sedangkan jantan, warna kuningnya akan dipenuhi trotol-trotol hitam. Pada dua bulan berikutnya, warna hitam itu akan tampak lebih jelas pada bagian leher/bawah paruh. 
Cucak hijau yang kita kenal di Indonesia terdiri dari 3 jenis yaitu Cucak hijau besar, Cucak hijau Mini dan Cucak ranting/rante. perbedaannya bisa dilihat dari fisik dan bentuk tubuh yang berbeda satu sama lainnya. Makanan Cucak hijau adalah serangga seperti jangkrik ,ulat bambu dll , dan juga jangan dilupakan asupan makanan dari buah-buahan seperti pisang atau pepaya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...