KLUB BURUNG INDONESIA
DIDUKUNG OLEH
KLUB BURUNG INDONESIA Pusat Penangkaran dan Agrowisata Burung Shakila Bird Farm

Artikel Populer

Seputar Ulat Hongkong ( UH ) untuk ciblek

Bicara seputar burung ciblek / perenjak kayaknya gak bakalan ada habis-habisnya, burung kecil ini memang menjadi idola baru kicau mania. ulasan dan perawatannyapun sudah ditulis disini, hanya saja banyak yang bertanya tentang masalah UH ( Ulat Hongkong ) pengaruhnya terhadap burung sekelas Ciblek / perenjak. 
Ulat Hongkong adalah ulat yang berdarah panas mungkin karena makanannya yang selalu diberi Voer dan juga karena kulitnya yang kasar. lalu apa akibatnya kalau burung ciblek diberikan UH secara berlebihan ? 
4:39 PM | 4 komentar | Read More

Cara membedakan cucak rowo jantan dan betina

Ciri Cucak Rowo Jantan dan Betina, Cucak Rawa JantanCucak Rowo atau Cucak Rawa merupakan burung dengan ukuran sedang. Bila di ukur dengan seksama, panjang tubuh cucak rowo (dari kepala sampai ujung ekor) sekitar 28cm, tak jauh beda dengan cucak jenggot. Cucak Rowo atau Pycnonotus zeylanicus, seperti nama yang disandangnya memiliki habitat asli disekitar rawa, tepian sungai atau tepian hutan. Ciri-ciri umum dari burung cucak rowo adalah sebagai berikut:
  • Memiliki mahkota dan penutup telinga dengan warna jingga atau kuning jerami pucat.
  • Pada bagian mata terdapat garis horizontal berwarna hitam.
  • Pola bulu pada bagian belakang adalah kombinasi coklat zaitun dengan corat coret putih.
  • Warna bulu sayap dan bulu ekor merupakan kombinasi warna hijau dan coklat zaitun.
  • Terdapat warna putih pada bagian dagu / tenggorokan.
  • Warna bulu dada dan leher adalah kombinasi warna abu-abu dan corat coret putih.
  • Warna bulu pada bagian perut abu-abu.
  • Warna bulu bagian pantat kuning.

Sementara cara membedakan cucak rowo jantan dan betina dapat dilakukan dengan mengidentifikasi ciri-ciri khusus yang ada. Dan berikut dibawah ini ciri-ciri cucak rowo jantan dan betina.

1. Ciri Cucak Rowo Jantan
  • Bentuk kepala cucak rawa jantan cenderung bulat. Selain itu, bagian dahi cucak rowo jantan agak menonjol,dan setelah memasuki usia dewasa, pada bagian kepala dapat ditemui adanya belahan bulu
  • Bulu ekor cucak rowo jantan terlihat cukup panjang
  • Bulu leher bagian depan, atau tepatnya di bawah dagu, memiliki warna yang putih bersih
  • Bulu punggung dan sayap cucak rowo jantan berwarna coklat ke abu-abuan dengan corat-coret berwarna putih
  • Bunyi kicauan cucak rowo jantan sangat nyaring dan keras
  • Penampilan cucak rowo jantan sangat lincah dan energik
  • Supit udang cucak rowo jantan sangat rapat dan keras
  • Tubuh cucak rowo jantan cenderung lebih besar
2. Ciri Cucak Rowo Betina
  • Bentuk kepala cucak rawa betina cenderung pipih. Selain itu, setelah usia cucak rowo betina menginjak dewasa, pada bagian kepala tidak terdapat belahan bulu.
  • Bulu ekor cucak rowo betina tidak panjang
  • Bulu leher bagian depan, atau tepatnya di bawah dagu, memiliki warna putih ke abu-abuan
  • Bulu punggung dan sayap cucak rowo betina berwarna coklat ke kuning kuningan dengan kombinasi garis-garis pendek berwarna putih
  • Bunyi kicauan cucak rowo betina cukup nyaring tetapi tidak begitu keras
  • Penampilan cucak rowo betina tidak energik
  • Supit udang cucak rowo betina lebih renggang dan agak lemas
  • Tubuh cucak rowo betina lebih kecil
Meski penjabaran ciri-ciri cucak rowo jantan dan betina diatas masih kurang dari sempurna, tetapi diharapkan semoga ini bisa menjadi panduan dasar bagi para pemula yang tertarik untuk memelihara atau menangkarkan burung cucak rawa.
10:30 PM | 3 komentar | Read More

Tips membuat Ciblek / perenjak mau makan voer

Memelihara Burung kecil seperti Ciblek atau Perenjak kini menjadi trend baru di dunia perburungan , hampir semua kicaumania memelihara burung tersebut . Bagaimana jika kita mendapatkan burung - burung tersebut dalam keadaan belum makan voer ? .
ok! kita bahas tuntas disini : 
10:25 PM | 10 komentar | Read More

Cucak Rawa

Burung Cucak Rowo merupakan burung yang mempunyai tempat tersendiri di hati penggemarnya. Ketenarannya tidak pernah pudar. Bagi sebagian masyarakat Indonesia, memelihara burung ini menyangkut status sosial seseorang di dalam masyarakat. Disamping dipelihara sebagai klangenan, burung Cucak Rowo juga sering diturunkan di arena lomba. Suaranya yang sangat keras dan lantang, membuat taste tersendiri didalam menikmati nyanyian burung Cucak Rowo.
Memelihara dan merawat burung Cucak Rowo sama dengan merawat burung berkicau jenis lainnya. Walaupun demikian, ada beberapa hal mendasar yang tetap harus kita perhatikan.
5:05 PM | 1 komentar | Read More

Cucak Hijau

Burung Cucak Hijau adalah salah satu burung yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Bintangnya semakin gemilang, terbukti di lomba-lomba burung berkicau di beberapa daerah, kelas yang dibuka untuk burung ini selalu penuh.

KARAKTER DASAR BURUNG 
Semi fighter. Burung ini bukanlah burung petarung murni, daya tarung yang ada pada burung ini cenderung akibat tingkat birahi pada level tertentu yang akan membuat burung ini menjaga daerah teritorialnya.
Takut gelap. Burung Cucak Hijau tidak suka gelap dan gampang panik apabila berada pada lingkungan atau suasana yang gelap. Hindari menempatkan burung ini pada tempat yang gelap, apalagi membawanya pada malam hari. Karena akan mengakibatkan burung ini akan panik, nabrak ruji kurungan, bulunya rontok dan dapat menjadi stress.
Sangat cerdas, gampang menirukan tapi sangat gampang lupa. Dalam kondisi normal, burung ini dapat merekam suara isian yang ada disekitarnya dengan sangat cepat. Sangat mudah di master, tetapi apabila dalam kurun waktu tertentu tidak mendengar suara-suara master yang sudah ada, maka dengan gampang hilang dari memorinya.
Mudah jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak kepada manusia.

5:00 PM | 0 komentar | Read More

Burung Kenari

Burung Kenari adalah burung penyanyi yang sangat banyak penggemarnya. Memiliki variasi warna yang beragam dan kombinasi warna yang unik. Merawat burung Kenari sangatlah mudah dan menyenangkan.

KARAKTER DASAR BURUNG KENARI
 Mudah beradaptasi, burung ini sangat mudah menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan.
Penyanyi dan petarung. Apabila mendengar suara burung kenari lain atau melihat burung sejenis, maka semangat tempurnya langsung berkobar.
Birahi yang cenderung mudah naik. Burung ini sangat mudah naik birahinya, banyak penyebab yang dapat membuat naiknya birahi pada burung jenis ini. Variasi pakan yang kurang tepat, penjemuran yang berlebih atau melihat burung Kenari betina dapat dengan cepat menaikkan tingkat birahinya.
Mudah jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak kepada manusia.
Tidak mudah stress. Burung jenis ini sudah ratusan tahun ditangkarkan oleh manusia.
 
4:46 PM | 0 komentar | Read More

Mendidik Maskot Ocehan

Seperti atlet yang hendak diterjunkan ke arena lomba, burung ocehan pun perlu mendapatkan ‘diklat’ yang memadai. Kalau tidak, jangankan menyabet gelar juara, tidak memalukan pun sudah untung. Banyak cara yang dapat dilakukan. Pendidikan privat misalnya. Ini bila kita hanya memiliki satu jenis maskot dan satu master. Tingkat keberhasilan cara ini bisa 100 persen. Artinya, semua suara burung master dapat ditirukan oleh burung maskot.

Kelemahannya, karena hanya menggunakan satu master, variasi suaranya sangat minim. Cara ini hanya bagus diterapkan untuk jenis ocehan yang tidak perlu dididik dengan banyak master.

Lain dengan pendidikan ‘sistem kelas’. Satu burung master mendidik beberapa calon maskot. Agar suara maskot yang sedang dididik tidak ditiru yang lain, umur maskot harus sama. Burung master diletakkan pada posisi agar semua maskot dapat mendengar.

Bisa juga satu burung maskot dididik oleh beberapa master sesuai kebutuhan. Posisi maskot harus di tengah semua master, sehingga semua kicauan burung master dapat didengar dengan jelas. Bila maskot tidak merasa takut, tak perlu ada penyekat atau penghalang. Cara ini sekaligus untuk melatih mental. Kalau tidak biasa melihat burung lain, nanti pada saat lomba akan down mentalnya, dan mogok bersuara.

Setelah maskot dapat menirukan semua suara master, langkah berikutnya tentulah menjaga agar suara-suara tadi tidak hilang. Caranya, master tetap dipiara meski tak selalu didekatkan. Yang penting suaranya tetap bisa didengar sang maskot. Karena itu jika membeli burung didikan yang sudah jadi, sebaiknya dibeli juga masternya. Maksudnya, bila maskot mengalami stres, putus atau ngurak, pengisian suara bisa diulang hingga yang bersangkutan gacor lagi.

Sementara itu, burung yang sudah ‘jadi’ hendaknya tidak dicampur dengan burung lain yang punya dasar suara sama, terlebih burung sejenis. Ia hanya boleh didampingi oleh si master yang mendidiknya. Maksudnya agar si maskot tidak meniru suara burung lain yang ada di dekatnya. Kalau kalah mental, tak akan mau berkicau lagi dia.

Bila Anda memiliki burung dengan kategori istimewa, bagusnya hanya memelihara satu ekor saja. Kalau terpaksa punya lebih dari satu, penempatannya harus diatur sedemikian rupa sehingga antara yang satu dengan lainnya tidak saling mendengar atau melihat. Yang jelas, kesehatan dan perawatan harus diprioritaskan. (Minggu pagi on-line).
Gereja Bagus Buat Master

Untuk memperbaiki kualitas variasi kacauan burung lomba seperti anis merah, branjangan, cucak hijau, cendet dan lainnya, kicau mania seolah tertantang. Terlebih lagi penilaian juri pada umumnya berdasar pada kualitas bunyi, yakni variasi dan volume.

Karena itulah inovasi terus dikembangkan. Diantaranya mencari sosok burung yang memiliki suara nyleneh namun memiliki keanggunan. Tak pelak, burung lokal yang tak tersentuh kicau mania untuk lomba, diburu dan dimanfaatkan sebagai master. Diantaranya burung-burung master tersebut antara lain jalak suren dan manyar yang pada tahun 1999 karena mempunyai banyak peminat hingga dibuka dalam kelas tersendiri.
Demikian juga dengan prenjak merah dan prenjak putih (ciblek). Burung tersebut juga pernah masuk kelas tersendiri, bahkan pamornya terus melejit. Karena itu tidak salah jika pernah terdengar seekor prenjak bis laku diatas 5 juta.
Kabar terakhir yang sedang santer saat ini, burung gereja ternyata sangat bagus buat master. Benarkah? Padahal burung tersebut selama ini sama sekali tidak dilirik kicau mania. Dari bagian manakah jenis kicauannya yang menarik perhatian untuk memaster, ataukah itu hanya akal-akalan saja?

Menurut Yudiono , salah satu pemandu bakat burung, pemasteran dengan memanfaatkan suara burung gereja sudah dilakukannya sejak lama. Jenis kicauan yang menarik dari burung berwarna coklat kusam keabu-abuan mirip branjangan tersebut, karena bisa menambah besetan burung lomba. Yakni pada suara, trecet…cet…cet, cet-cet-cet yang dilantunkan panjang, rapat bersambungan (ngerol).

Pertama kali Yudiono tertarik, pada saat melihat sepasang burung gereja sedang kejar-kejaran mau kawin. Pada saat itulah burung tersebut sering melantunkan kicauan panjangnya. “Sudah lama saya mengamati perilaku gereja, suaranya memberi daya tarik tersendiri, karena itulah saya memelihara beberapa ekor gereja sejak anakan, dan saya manfaatkan sebagai master,” ungkapnya.

Namun jika menilik dari volume suaranya, tidak begitu keras seperti suara burung kicauan lain seperti branjangan, kenari, ciblek, blackthroat dan sejenisnya yang berukuran tubuh hampir sama, baguskah burung gereja untuk master? Mungkin itulah yang menjadi pertanyaan. Namun kembali denganmemperlihatkan buktinya kepada Agrobur, yakni branjangan miliknyayang sudah bisa menirukan suara gereja. Kicau mania pun akan tertarik untuk segera mengikuti jejaknya. Terbukti pula dengan burung cendet milik Mr Budhex, pemandu bakat burung Surabaya, mampu melantunkan kicauan gereja dengan fasihnya. Bahkan dari segi volume suara, justru terlihat menonjol karena menambah besetan burung tersebut.


Burung gerja seperti apakah yang bagus untuk master? Mereka berterus terang ketika ditemui Agrobur dikediamannya secara terpisah. Yang intinya, tentu saja harus burung gereja yang dipelihara sejak anakan. Kalau burung gereja dipeelihara atau ditangkap saat dewasa, burung tersebut tidak akan banyak berkicau. Bahkan yang terjadi adalah kematian karena burung tersebut tidak mau makan. Sedangkan cara memanfaatkannya sebagai master, tidak berbeda dengan pemasteran yang selama ini sudah dikenal kicau mania. (Agrobur)

Persiapan kacer ke lomba :
1. Jangan sampai ketemu dgn Kacer,MB
2. Pagi dimandikan setelah itu masuk kdg umbaran n latih terbang +/- 200 x
3. Jemur sekuatnya
4. Setelah dimandikan sore/malam masuk kdg harian
5. EF mulai masuk minggu terakhir ditingkatkan
contoh : Senin pagi jangkrik 5 , sore jangkrik 5
Selasa pagi jangkrik 6 , sore jangkrik 6
Rabu 7-7 + Ulat Hkg
Kamis 8-8 + Ulat Hkg - pindah ke sangkar lomba
s/d sabtu
Minggu EF kembali normal 5-5 cuma di tambah Ulat Hkg
6. Turun yg ke 2 lihat performa main pertama tadi baru di tambah EF
secukupnya (Jangkrik+Ulat Hgk)
7. Kalau tidak jalan atau mbagong/kuda laut jual saja segera. (djokob2001.red)

seperti ditulis di : kicaumania.org
8:35 PM | 0 komentar | Read More

Tips memaster burung

Cara memaster burung
Ada banyak cara untuk memaster burung kesayangan kicau mania , tujuan dari pemasteran tersebut adalah agar burung yang akan kita master mampu merekam suara - suara baru dan (berharap) melupakan suara-suara lama yang jelek(suara mati). Tehnik pemasteran itu sendiri bisa dilakukan secara langsung ataupun tidak langsung, secara langsung artinya siburung ditaruh ditempat yang penuh dengan ocehan burung - burung lain, seperti di pasar burung atau di halaman rumah yang masih banyak terdapat suara burung - burung liar, tidak langsung artinya pemasteran melalui sarana / perangkat seperti kaset , CD , Handphone atau perangkat khusus untuk memaster burung.
8:32 PM | 0 komentar | Read More

Trend burung - burung master

Tujuan memaster adalah melatih burung agar bisa menirukan suara lain, yakni suara burung, hewan lainnya atau visa juga suara benda disekitar burung yang dimaster. Dengan harapan bisa menambah variasi lagu burung yang dimaster tersebut menjadi beragam.
Masuk tidaknya suara burung master tergantung kepada tingkat kecerdasan burung dalam merekam suara. Ada beberapa burung yang yang memang sulit bahkan tidak bisa dilatih menirukan suara lain, tapi tak sedikit pula burung-burung cerdas dengan mudah sekali menirukan masternya.
8:19 PM | 0 komentar | Read More

Kacer, Entertain yang Jempol

Di kelas campuran lokal, eksistensi kacer (Copsychus saularis) boleh dikata cukup dominan. Penampialnnya yang hitam legam dengan variasi putih di bagian sayap dan ekor, serta paruh panjangnya yang tajam, menjadikan burung ini kerap dianggap sebagai duplikatnya murai. Badannya yang relatif lebih langsing, memungkinkan kacer bergerak lincah. Pada saat berkicau sering bergaya ala badut, menunggingkan ekor, sementara suaranya yang tajam melengking seakan musik pengiring gerakannya yang lucu. Kacer adalah entertain yang jempolan. Kalau ingin, kapan pun burung ini akan ngoceh. Tak peduli siang atau malam, panas atawa dingin. Peduli amat. Pokoknya kalau keinginan itu datang, ngocehlah...
8:09 PM | 0 komentar | Read More

Fungsi Kerodong Bagi Burung

Fungsi Kerodong Bagi Burung
Bagi penggemar burung kicauan secara umum, mungkin menganggap kerodong yang selama ini dipakai penutup sangkar hanya sebagai pelindung burung dari angin, jadi kalau tak ada angin atau burung berada didalam rumah tak perlu dikerodong.  Anggapan seperti itu ternyata kurang dibenarkan dimata pecinta burung kicauan yang sudah berpengalaman.
8:07 PM | 1 komentar | Read More

Rawatan Kacer ( bag 3 )

Waktu lomba burung enggak bunyi :
karena mentalnya drop setelah mendengar burung lainnya pada nembak2 dan bersuara lantang. Untuk mempersiapkan lomba baiknya burung diuntul (di adu dgn burung lainnya yg bermental enggak bagus hanya utk memancing birahi) Pas anda tiba diarena lomba baiknya burung jgn langsung dibuka krodongnya tapi biarkan dulu dia beradaptasi dgn lingkungannya kemudian buka kerodong tapi jgn langsung digantang di arena tapi agak jauh dulu biar mentalnya berani dulu baru masuk arena.
Burung kacer bersuara keras :
Faktor bakat.,Rajin dijemur dan ditaruh dikandang umbaran (melatih nafas),Berikan extra fooding yg cukup,Rajin dibawa ke latber.
Burung kacer suka kebawah :
Kebiasaan memberi makan jangkrik dgn tangan.Jarak tangkringan terlalu rendah.
Untuk mengakalinya :
Berikan kandang yg tinggi/ tidak terlalu lebar., Buat dua tangkringan.Dikrodong tapi retsletingnya jgn dikunci.

Waktu ganti bulu ??? Mabung

- waktunya utk memaster (tempel dgn burung isian)
- Perbanyak extra fooding.
- Semprot dgn anti kutu/daun sirih yg rajin.
- Berikan minyak ikan agar kelak bulu dpt tumbuh mengkilap.
Spy gak turun kebawah jgn dibiasakan memberi makan dari tangan lgs dan kalau sdh terlanjur manja coba gantang di tempat yg rendah (sekitar 1,5m diatas tanah) dan taruh ditempat yg sering dilalui orang serta jgn kasih makan dari tangan lgs. Apabila dia turun digusah (Indonesiane opo yo ??) spy nangkring lagi demikian seterusnya kalau sdh gak turun lagi coba di taruh di tempat tinggi kalau msh lakukan lagi treatment spy, ini berhasil saya lakukan pada Pentet cuman dlm jangka waktu 2 minggu mau tancep di tangkringan (cuman gak mau bunyi kecuali diadu hik..hik....). Atau coba dulu dg tangkringan double, atau didasar kasih karet gelang slg silang spy kaget kalau turun.
Fungsi Kerodong Bagi Burung
Bagi masyarakat kicauan secara umum, mungkin menganggap kerodong yang selama ini dipakai penutup sangkar hanya sebagai pelindung burung dari angin, jadi kalau tak ada angin atau burung berada didalam rumah tak perlu dikerodong. Anggapan seperti itu ternyata kurang dibenarkan dimata tokoh burung gaek.

seperti ditulis di artikel : kicaumania.org
8:05 PM | 1 komentar | Read More

Rawatan Kacer ( bag 2 )

memulihkan kembali mental kacer kembang yang stress
kacer tersebut di mandiin ama pasir....he..hee..(bukan disiram pakai pasir lhoh yaa..
Ketika kacer di jemur..coba sangkar taruh di atas pasir (yg biasa dipakai tuk..bangun rumah tu lho mas.) Pasirnya gak perlu terlalu banyak..cukup bisa dipakai untuk..."Berkipu" Begitu di taruh.., tarik dasar sangkar...sehingga klo burung turun ketanah..dia langsung nginjak pasir....klo dia gak mau turun... bisa di pancing pakai ulat/jangkrik ato yg lain di taruh di pasir.. pasti dech dia bakal turun..biarin aja sampai..dia mau berkipu. Lakukan itu.. 2 ato 3 hari sekali,

cara perawatannya setiap hari.Dipagi hari sebelum menjemur dimandikan dahulu : Masukan burung kedalam kandang mandi. Setelah selesai berikan Jangkrik sebanyak 5ekor, semua kakinya dicabut/dibuang. Mengapa dicabut karena kalau memakai kakinya juga nantinya/takutnya akan tersedak dikerongkongannya. Setelah itu dijemur sampai jam 11.00 semua Voer dan tempat minumnya diambil/tidak diberikan. Ini gunanya untuk menambah tebal suaranya.

Setelah selesai dijemur taruh kandang ditempat yang teduh untuk diangin-anginkan sampai mulutnya tidak mangap lagi kemudian masukan dahulu Voernya pasti dia akan memakan karena selama penjemuran kcaer tersebut tidak makan sama sekali.Kenapa Voernya dahulu yang diberikan adalah supaya sewaktu memakan voernya ikut tertelan juga lendir kering yang ada dikerongkongannya.

Setelah memasukan Voer makanannya selama 15 menit baru masukan air madu tidak usah banyak-banyak kira-kira setengah ukuran dari tempat minumnya. Air madu ini berguna untuk stamina burung tersebut.Kalau air madu tersebut diminum sampai habis baru kita ganti dengan air putih sampai esok pagi.

Sore harinya dimandikan lagi kacer tersebut, kemudian berikan lagi jangkrik 5 ekor. Menjelang magrib kandang burung tersebut dikerodong agar burung dapat beristirahat dengantenang tidak terganggu dengan apapun.
Cara pemeliharaan diatas ini dilakukan setiap hari. Untuk Extrafoodingnya Kroto hanya diberikan 1 sendok teh. Itupun hanya empat hari sekali atau dalam satu minggu berikan hanya hari kamis saja dan berikan diwaktu pagi hari.

seperti ditulis di artikel : kicaumania.org
8:04 PM | 0 komentar | Read More

Rawatan Kacer ( bag 1 )

Nama latin Kacer adalah Copsychus Saularis,
nama umum dalam bahasa inggris : Magpie Robin

LOMBA
Untuk maju ke lomba, perlu dilihat sejumlah aspek yang saya rangkum dalam 5W dan 1 H (mirip konsep bikin berita hehehe), yakni who, why, what, when, where, (5W) dan how (1H). Keenam unsur itu akan saling terkait dalam hal kita mempersiapkan burung untuk lomba.
Aspek WHO, adalah melihat "siapa" burung kita dan "siapa" saja burung lawan. Dalam hal ini, kita harus benar2 tahu, siapakah sesungguhnya burung kita itu. Pertanyaannya, benarkah burung kita sudah siap tarung; bagaimana pengalaman tarungnya selama ini jika bertemu burung2 lain.
Burung siap tarung adalah burung dalam kondisi fit dengan bulu cukup tua (tidak habis mabung; tapi kira2 2 bulan setelah mabung), dan punya senjata andalan. Kalau burung Anda tidak fit, lebih baik tidak diikutkan lomba karena hanya akan buang2 uang, tenaga dan waktu. Juga, untuk burung yang tidak punya senjata andalan dalam hal irama/lagu, volume/suara dan gaya, sebaiknya tidak perlu diikutkan dalam lomba. Namun hal utama adalah irama/lagu.
8:02 PM | 0 komentar | Read More

Seputar burung Gelatik

Gelatik jawa atau Padda oryzivora adalah sejenis burung pengicau berukuran kecil, dengan panjang lebih kurang 15cm, dari suku Estrildidae. Burung gelatik jawa memiliki kepala hitam, pipi putih dan paruh merah yang berukuran besar. Burung dewasa mempunyai bulu berwarna abu-abu, perut berwarna coklat kemerahan, kaki merah muda dan lingkaran merah di sekitar matanya. Burung jantan dan betina serupa. Burung muda berwarna coklat.

Burung ini endemik dari Indonesia dan di alam ditemukan di hutan padang rumput, sawah dan lahan budidaya di Pulau Jawa dan Pulau Bali. Sekarang, spesies ini dikenali di banyak negara di seluruh dunia sebagai burung hias.

7:49 PM | 0 komentar | Read More

Seputar burung Ciblek

Terdapat dua jenis burung ciblek yang kita kenal di Indonesia yaitu; Prinia familiaris familiaris dan Prinia familiaris olivaces.
Untuk jenis Prinia familiaris familiaris warna bulu lebih gelap, garis putih di sayap lebih lebar, badan lebih lebar, dan dada tampak bidang, jantannya bersuara keras, tajam dan tebal membentuk vokal ciikrak…ciikrak.. yang dikombinasi suara cicitan, penyebarannya di daerah Jawa Timur, Bali dan Jawa Barat.
 

Sementara pada jenis Prinia familiaris olivaces warna bulu tampak lebih terang atau lebih muda, garis putih di sayap lebih pendek dan agak kecil, tubuh tampak ramping, serta dada tidak terlalu bidang, bulu dada jantannya hitam yang tampak tipis atau samar, kicauannya lebih menonjolkan jeritan panjang satu nada dan tidak membentuk vokal seperti ciikrak..ciikrak..cet..cet.. oleh karena vokal suaranya tidak terbentuk maka suara kicauannya terdengar tipis dan kurang keras. Penyebarannya di Jawa Tengah, Jawa Barat dan Sumatera.





 



Habitat:

Daerah sawah, kebun, ladang, pinggiran hutan dan di sekitar rumah penduduk, dari dataran rendah hingga pada ketinggian 1000 m dpl sangat mungkin dijumpai burung ciblek. Musim berkembangbiaknya tidak pasti, akan tetapi pada umumnya mereka berkembangbiak pada saat menjelang musim hujan dengan jumlah telur  yang dihasilkan antara 2 sampai dengan 3 butir. Makanan alami yang paling disukai ciblek adalah serangga, seperti ulat daun, rayap, telur kupu-kupu, telur semut dan jenis serangga lainnya.


Membedakan Ciblek Jantan dengan Ciblek Betina

 
Ciri-ciri ciblek jantan antara lain: badan lebih besar dan ekornya lebih panjang dari yang betina, bulu dada atas dan samping kanan kiri berwarna hitam, bulu dada ke bagian perut kuning keputih-putihan, atap kepala hingga ke sayap abu-abu gelap, untuk ciblek dewasa paruh bawah berwarna hitam,bunyi suara ciikrak…ciikrak..!! Sedangkan untuk ciri-ciri ciblek betina adalah: badan lebih kecil serta ekor lebih pendek dari yang jantan, bulu dada kuning keputihan, bulu atap kepala hingga ke sayap abu-abu pucat, untuk burung dewasa paruh bawah berwarna putih, mempunyai alis berwarna putih di atas mata, serta bunyi suara cineniin…cineniin…



Daya Tarik burung Ciblek

 
Daya tarik burung ciblek umumnya pada suara kicauannya, meskipun senada kicauannya menarik dinikmati ketika berulang-ulang dan terus-menerus terlebih lagi apabila kicauannya pada tempo yang tinggi dalam waktu lama.


Ciri-ciri ciblek yang baik

 
Umumnya ciblek dikatakan baik apabila telah rajin  berkicau, namun hal ini belum menjadi ukuran kalau ingin membawanya ke arena lomba, suara kicauannya dikatakan baik kalau volumenya besar, keras, tajam, cepat dan tebal, hal ini sangat tidak mungkin dperoleh pada ciblek bakalan atau baru ditangkap. Biasanya suara burung berkicau yang baik dapat ditandai dengan meliha paruhnya, paruh yang agak panjang dan tidak begitu tebal menandakan burng memiliki suara yang baik dan rajin berkicau, sementara paruh yang pendek dan tipis biasanya kicauannya jarang dan ngambang.


Perawatan ciblek dari bakalan muda hutan yang belum makan voer


Menjinakkan bakalan ciblek muda hutan dari hasil tangkapan atau membeli di pasar burung yang belum makan voer sangat mudah, beberapa langkah perawatannya adalah sebagai berikut:



  1. Untuk mengkondisikan ciblek tersebut pada sangkar barunya sebaiknya ciblek di masukkan sangkar yang ketiga sisinya (samping kiri kanan dan belakang) ditutup dengan koran ataupun kain, kemudian ditaruh di tempat yang sepi, selama kurang lebih 3 (tiga) hari ciblek dikasih kroto segar setiap pagi dan sore.minuman bisa dicampur dengan multivitamin/antistress untuk burung.
  2. Hari selanjutnya adalah meracik campuran kroto dengan voer lembut ditambah air sedikit. 2-3 hari pertama komposisi kroto dengan voer adalah 75%:25%; 2-3 hari kemudian 50%:50%; 2-3 hari kemudian 25%:75%. Pemberian campuran kroto dengan voer ini diberikan pada pagi dan sore hari, bisa ditambah dengan 2 (dua) ekor jangkrik kecil. Kira-kira 6 – 9 hari ciblek sudah mau makan voer, dengan melihat kotorannya yang sudah berwarna seperti warna voer. Campuran kroto bisa diganti dengan ulat hongkong.
  3. Setelah warna kotorannya sudah menyerupai warna voer langkah selanjutnya adalah memberikan voer kering 100% selama 1 minggu yang diselingi dengan pemberian extra fooding berupa kroto segar/ jangkrik/ ulat hongkong dengan jumlah terbatas setiap pagi dan sore, sekaligus membuka ketiga sisi sangkar yang tertutup. Hal ini dilakukan untuk membiasakan secara perlahan-lahan terhadap dunia barunya. Pada tahap ini ciblek sudah dapat makan voer secara total, namun karena burung ciblek adalah burung pemakan serangga alangkah baiknya jika ciblek diberikan selingan jangkrik/ kroto/ ulat hongkong walaupun 1 (satu) hari sekali dengan jumlah 2-3 ekor jangkrik kecil atau 3-4 ekor ulat hongkong atau ½ sendok teh kroto.
  4. Untuk menjinakkan ciblek, trik selanjutnya adalah menaruh burung ciblek pada keramaian dengan menggantungkannya pada posisi yang agak tinggi kemudian setiap pekan berangsur-angsur semakin rendah, sambil dilatih pemberian extra fooding dengan tangan.
  5. Setelah 3 – 4 bulan burung ciblek anda akan berkicau dengan riang.
Pemberian kroto setiap hari akan merangsang burung ciblek cepat berkicau.

Perawatan burung ciblek supaya rajin berkicau

 
Untuk menjadikan burung ciblek anda rajin berkicau berikut tips perawatannya:
1. Pagi jam 05.00 WIB buka krodong, kemudian digantang di luar rumah, para kicaumania sering menyebut diembun-embunkan, namun sebenarnya untuk semua jenis burung senang akan suasana pagi hari menjelang matahari terbit.
2. Jam 07.00 WIB ciblek diberikan extra fooding berupa jangkrik kecil 2-3 ekor, kroto ¼ – ½ sendok teh, ulat hongkong 2 – 4 ekor (pemberian extra fooding bisa disesuaikan dengan settingan), kemudian disemprot dengan setelan semprotan lembut.
3. Penjemuran bisa dilakukan pada pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 09.00 WIB.
4. Setelah itu di gantang ditempat yang teduh.
5. Sore hari jam 16.00 WIB pemberian extrafooding dengan jumlah yang sama dengan pemberian extra fooding pagi harinya.
6. Sore jam 17.00 WIB burung dikrodong.
7:44 PM | 0 komentar | Read More
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...