Burungpun bisa masuk angin

4/06/2013

Cuaca yang tidak bersahabat atau terlalu berangin seperti beberapa minggu ini, ternyata bisa membuat burung peliharaan kita rentan terkena gejala masuk angin, ya .. bukan cuma kita manusia saja yang bisa terkena masuk angin, burungpun bisa masuk angin. 
Tanda-tanda burung yang terkena masuk angin (cold) ini adalah burung yang tampak kurang bersemangat, selalu lesu dengan bulu yang nampak kusut dan selalu dikembangkan ( istilah populernya: nyekukruk), kurangnya nafsu makan atau malah tidak mau makan sama sekali, dan pada umumnya sering disertai dengan diare yang bisa terlihat dari kotorannya yang nampak berair atau encer. 

Lalu bagaimana pencegahannya ? untuk pencegahannya tentu saja berbeda dengan apa yang biasa kita lakukan jika terkena masuk angin, misalnya dikerok ataupun dibalur / dioles dengan minyak angin atau kayuputih,hehehe 

Pencegahan burung dari masuk angin
Untuk pencegahan agar burung tidak mudah terkena masalah ini adalah dengan memberikan kerodong atau sekat penghalang jika kondisi diluar rumah tampak mulai berangin kencang terlebih pada cuaca yang dingin, dan selama musim dingin atau musim hujan burung sebaiknya jangan diberikan buah pepaya.Kondisi pakan dan minumnya harus selalu diperhatikan, begitu juga dengan kebutuhan kalori dan energinya yang bisa didapatkan dari serangga yang sesuai misalnya ulat hongkong jika cuaca terlalu dingin atau pemberian ramuan khusus misalnya potongan kecil jahe yang dilolohkan atau dicampur dengan makanannya, dsb 
Dan satu hal yang penting adalah cukup mendapatkan sinat matahari pagi secara langsung.


Pengobatan burung yang terkena masuk angin

Untuk pengobatannya jika burung terkena gejala masuk angin ini, bisa dilakukan dengan memindahkan burung kedalam kandang karantina ( kandang khusus untuk burung sakit ) dengan dilengkapi lampu didalamnya yang berfungsi untuk menghangatkan tubuh burung yang sakit dalam sangkar tersebut ( dengan suhu antara 36-37 derajat Celcius) atau jika belum memiliki kandang karantina ini bisa menggunakan sangkar hariannya yang dilengkapi dengan lampu duduk/baca yang mengarah ke sangkarnya. berikan makanan yang mudah dicerna oleh perut burung yang sakit tersebut misalnya telur rebus, kroto segar dan sebagainya. 
Jika diperlukan burung yang sakit tersebut bisa diberikan ramuan atau irisan jahe untuk menghangatkan tubuhnya.
Bagian terpenting adalah memberikan obat-obatan dan vitamin seperti BirdFine dan BirdVit  untuk menunjang kesehatannya agar burung kembali sehat dan bisa aktif kembali serta berkicau dengan riang setiap harinya.  
Iklan Premium Omkicau

Artikel Terkait

1 comments:

Write comments
Taruhan bola
AUTHOR
11 April 2013 at 14:39 delete

woooww baru denger tentang hal ini,,, unik juag ya seperti manusia

Reply
avatar