KLUB BURUNG INDONESIA

Penyebab dan mengatasi kebotakan pada kenari

Permasalahan kenari yang botak atau rontok dan tidak tumbuh bulu lagi, merupakan permasalahan yang umum dihadapi oleh penangkar burung khususnya kenari. kenari betina yang sudah produksi dua - tiga kali biasanya yang sering mengalami masalah kebotakan tersebut.

Penyebab kebotakan pada kenari itu sendiri bisa disebabkan oleh beberapa hal , misalnya karena kutu atau tungau, infeksi jamur dan bakteri pada kulit dan bulunya, burung yang mengalami kondisi stress atau terlalu birahi sehingga mencauti bulunya sendiri da juga disebabkan oleh burung yang kekurangan iodium.

Mengatasi masalah kebotakan pada kenari

Selama ini makanan yang sering diberikan pada burung seperti kenari ataupun finch kebanyakan memiliki kekurangan kandungan iodium, ketika iodium ditambahkan secukupnya ke pola makanannya, beberapa minggu kemudian bisa dipastikan bulu-bulu jarum akan mulai tumbuh pada bagian tubuh burung yang mengalami kebotakan tersebut. 

Terdapat beberapa cara untuk meningkatkan iodium ini dalam makanan, yaitu : 

  • Menambahkan parutan tulang sotong pada makanan atau sayuran hijau yang diberikan pada burung yang mengalami kondisi kebotakan tersebut, Tulang Sotong dan Tulang Tiram merupakan sumber iodium yang berguna bagi kebutuhan  kalsium dari burung termasuk iodium. 
  • Memberikan Suplemen mineral , jika cara-cara diatas masih belum cukup untuk bulu-bulu baru burung tumbuh kembali, maka langkah selanjutnya adalah memberikan larutan Mineral yang mengandung banyak unsur seperti kalsium, Iodium, phosphor, Kalium dan semua zat yang dibutuhkan untuk mengembalikan kondisi burung seperti semula. 

Jika setelah 3 minggu menerapkan cara-cara diatas dan burung masih belum juga menumbuhkan bulu jarumnya maka kebotakan tersebut terjadi bukan karena kekurangan Iodium, dan itu berarti ada masalah hormon dalam tubuh burung betina tersebut atau masalah yang kemungkinan terjadi karena : 


  • Kekurangan Nutrisi : Merupakan alasan utama penyebab kebotakan pada burung betina.
  • Dalam masa meloloh anakan: Indukan yang sedang memberi makan anaknya akan kehilangan beberapa bulu di sekitar paruhnya.
  • Infeksi Bakteri :
    Infeksi tungau, Bakteri, Jamur dan Parasit bisa menyebabkan beberapa bulu berjatuhan dan pada sebagian tempat akan tampak kebotakan yang  merata. untuk mengobatinya burung sebaiknya disimpan dalam kandang karantina dahulu lalu dibersihkan/disemprot dengan FreshAves begitu juga dengan sangkarnya yang harus dibersihkan dahulu dengan FeshAves untuk menghilangkan bakteri atau parasit lain yang menempel pada sangkar begitu juga 
  • Serangan Tungau Kantung Udara :
    Infeksi tungau kantung udara ( Air Sac Mite ) juga merupakan komplikasi kemungkinan terjadinya kebotakan pada burung karena burung berada dibawah garis stress. jika burung terkena infeksi tungau tersebut maka jalan satu-satunya adalah memberikan pengobatan secepatnya karena hal tersebut bisa memberikan efek yang negatif terhadap perkembangan kesehatannya termasuk diantaranya adalah tidak bisa bersuara. pengobatan infeksi tersebut bisa menggunakan produk dari omkicau yaitu BirdFresh yang dioleskan pada bagian leher dari burung tersebut.


Pengembang biakan atau penangkaran ini tidak akan mungkin dilakukan jika burung betina mengalami kebotakan, dikarenakan mereka tidak masuk dalam kondisi Breeding / siap berkembang biak. 

Pada awalnya hanya sebagian kepalanya saja yang mengalami kebotakan tetapi jika tidak diambil tindakan dengan segera maka seluruh kepalanya akan menjadi botak.

Dengan langkah pencegahan dan pengobatan seperti telah disebutkan diatas, dan setelah burung mulai menumbuhkan bulu barunya, burung betina tersebutpun sudah siap untuk berkembang biak. 

semoga bermanfaat

1 komentar :

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...