KLUB BURUNG INDONESIA

Mencegah dan mengatasi burung yang terkena tetelo


Tetelo atau dalam bahasa asing dikenal dengan sebutan Newcastle Disease (ND) disebabkan oleh virus. Gejala pertama biasanya terdiri dari gangguan pernapasan dan suara yang serak dan setelah berlangsung selama 1 - 2 hari burung atau unggas yang terserang tetelo / ND akan mengalami kelumpuhan. 
 Di mulai dari kakinya lalu kemudian kedua sayapnya kan turun dan tidak akan bisa digerakan. Beberapa kasus sering terlihat gerakan memutar dari leher dan kepala burung yang sudah terkena virus tersebut.


Burung yang terkena tetelo ini sebaiknya dijauhkan dari keberadaan burung lain yang ada disekitarnya, baik itu burung liar yang akan menghampiri sangkarnya seperti burung gereja atau merpati maupun burung kicauan lain yang sama-sama dipelihara dalam satu ruangan / satu rumah.

Mengkarantina burung yang terinfeksi virus tetelo adalah salah satu hal yang cukup bijak, mengingat virus ini bisa saja menyebar melalui udara yang ditularkan lewat kotoran ataupun air liur burung. selain itu menjaga kebersihan air minumnya serta tidak memberikan air minum / air mandi bekas pada burung lainnya juga bisa mencegah penyebaran virus tersebut.

Gunakan sangkar khusus yang sudah dilengkapi dengan lampu penghangat, dalam kasus tetelo ini sangat kecil sekali kemungkinan burung akan menjadi sembuh total, karena dalam pengamatan dari beberapa kasus burung yang terkena tetelo ini, kemungkinan besar mereka akan kembali terinfeksi virus tetelo ini. 

Burung terkena tetelo maka kemungkinan besar mereka tidak akan bisa disembuhkan
Salah satu jalan terbaik jika anda memiliki banyak burung peliharaan khususnya dalam sebuah penangkaran, burung yang terkena virus ini lebih baik dimusnahkan atau di simpan dalam kandang karantina yang terisolasi dari keberadaan burung dan unggas lainnya baik yang liar dan dipelihara , untuk mencegah penyebaran virus ini menginfeksi seluruh burung atau unggas yang berada di dalam wilayah dimana terdapat burung yang terinfeksi. 

Pencegahan burung terkena tetelo

Tidak seperti unggas-unggasan seperti ayam yang dengan mudah bisa kita berikan vaksinasi, pada burung peliharaan, vaksinasi pencegahan tetelo tentu bisa merepotkan, terutama pada burung yang sudah rajin bunyi atau gacor, karena kekhawatiran burung akan menjadi stress.

Oleh karenanya pencegahan terhadap virus ini bisa dimulai dari manajemen dalam perawatan hariannya, termasuk menjaga kebersihan sangkar, makanan dan minuman yang diberikan. Juga rutin memberikan vitamin seperti BirdVit atau BirdMineral untuk melancarkan metabolisme burung dan meningkatkan imunitas burung terhadap perubahan suhu atau cuaca yang kerap menjadi masalah utama yang menyebabkan burung menjadi sakit. 

Jauhkan sangkar burung dari keberadaan burung liar seperti emprit, merpati atau gereja yang bisa saja terinfeksi oleh virus ataupun bakteri lainnya yang dibawa melalui bulu-bulunya atau kotorannya.

Jika terdapat salah satu unggas atau burung yang terkena gejala tetelo tersebut , maka segera ambil tindakan yang bermanfaat dan dirasa aman, yaitu dengan mengasingkan burung atau unggas yang terinfeksi jauh dari lokasi dimana banyak burung peliharaan atau unggas lain di tempatkan. 

Karena virus tetelo ini masih belum bisa disembuhkan, maka upaya pencegahan adalah salah satu hal yang bisa dilakukan. 

Semoga bermanfaat.

0 komentar :

Post a Comment