Tips membawa burung yang aman dalam berkendara

10/20/2013



Membawa burung mungkin bukan hal yang terlalu suit jika dilakukan sambil berjalan kaki, tetapi bagaimana jika kita membawa burung tersebut sambil mengendarai kendaraan bermotor ? berikut beberapa tips bagaimana membawa burung yang aman dan nyaman dalam kendaraan.



Air minum yang dikurangi atau dikosongkan

Jika jarak antara lokasi anda membawa burung dengan tujuan misalnya rumah anda masih dalam hitungan jarak yang cukup dekat, maka air minum bisa dikosongkan untuk menghindari tumpahnya air yang bisa membasahi sangkar, kerodong bahkan pakaian anda jika menggunakan kendaraan bermotor, jika jarak termasuk cukup jauh, maka air minum bisa diberikan cukup seperempatnya saja, hal ini juga untuk mencegah air minum keluar / berceceran sewaktu kendaraan melaju di jalan yang tidak rata / bergelombang atau banyak polisi tidurnya.

Kerodong dengan ketat

Memberikan kerodong dan mengetatkan kerodong bisa membuat kita nyaman sewaktu membawa burung tersebut, kerodonga yang tidak ketat misalnya bisa membuat kain kerodong akan selalu berkibar terbawa angin dan membuat kita tidak fokus dalam mengendarai kendaraan tersebut. Jika kerodong yang digunakan tidak memiliki resleting penutup maka bisa menggunakan tali rafia untuk mengikatnya agar ketat menutupi sangkar burung tersebut.



Namun pada burung sejenis pleci, mereka cukup senang jika terangin-angin dan banyak penggemar burung pleci yang sengaja tidak memberi kerodong pada burungnya sewaktu membawa dengan kendaraan untuk alasan biar cepat berbunyi dan buka paruh, meskipun ada benarnya tetapi hal tersebut bisa membuat anda tidak fokus sewaktu membawa kendaraan bermotor.


Bawa burung dalam jumlah yang wajar saja

Kita sering melihat beberapa kicau mania yang mungkin habis memborong atau beberapa pedagang burung yang membawa sangkar burung dalam jumlah yang cukup banyak, selain memiliki resiko yang sangat tinggi, membawa burung dalam jumlah besar juga tidak dianjurkan. 





 

Gunakan ransel khusus burung

Jika anda termasuk yang suka bepergian denan membawa burung peliharaan, misalnya membawa ke lomba atau sekedara latihan, khususnya dengan sering menggunakan kendaraan bermotor, maka sudah saatna anda menggunakan tas atau ransel khusus untuk membawa burung, ransel ini banyak dijual di toko-toko burung dengan harga yang bervariasi mulai dari 35 ribu hingga 80 ribu tergantung modelnya. dengan menggunakan ransel burung tersebut anda bisa merasa nyaman, dan burungpun terhindar dari stres akibat guncangan .





Namun jika anda berada dalam kondisi yang darurat, misalnya tidak membawa ransel burung tersebut, maka membawa burung yang aman bisa menggunakan tali rafia tau tali lainnya yang di atur dengan cara sebagai berikut :





Jangan ngebut

Sewaktu membawa burung baik hasil buruang dai pasar burung ataupun dari rumah rekan anda, maka pulanglah dengan santai, jangan tergesa-gesa karena ingin segera mendengarkan suara kicauannya dirumah sehingga membuat anda memacu kendaraan dengan sangat kencang. Selain tidak dianjurkan, juga membawa kendaraan lebih dari 60 KM saat membawa burung bisa berpeluang burung akan cepat stress, terutama melewati jalan yang rusak atau berlubang. Jalankan kendaraan dengan bijak
 

Yang perlu diperhatiak dari sangkar yang sedang dibawa / digendong ini adalah posisi pintu harus mengarah ke punggung dari si pengendara, hal ini untuk menghindari terjatuhnya sekat / papan sekat penampung kotoran karena guncangan yang akibatnya menyebabkan sangkar menjadi melompong dan burung dengan mudah terbang keluar tanpa kita sadari.

Letakan di tempat nyaman dan aman

Khusus untuk anda yang sering membawa burung dalam kendaraan roda empat / mobil, maka perhatikan juga beberapa kondisi berikut :
Jangan letakan burung di lokasi yang sering terkena panas dari mesin, selain bisa membuat stress burung kicauan, panas tersebut juga bisa membunuh burung terutama jika anda berkendaraan dalam jarak jauh.
Jangan letakan burung di atas kursi penumpang tanpa pengawasan, kursi penumpang kebanyakan tidak memiliki alas yang rata, sehingga sangkar ada kemungkinan akan terjatuh begitu kendaraan berbelok atau melewati jalanan yang rusak atau banyak polisi tidurnya, kalaupun terpepet anda bisa meletakan sangkar bisa dikursi depan setelah mengikat sangkar tersebut dengan tali pengaman ( Safebelt ) atau menggunakan tali rafia yang diikat di ujung masing-masing dari Safebelt.


Yang lebih aman dan nyaman mungkin menggunakan bagasi belakang dari kendaraan, hal ini banyak dilakukan oleh penggemar burung kicauan. Untuk itu harus diperhatikan juga bagasi tersebut agar tidak terlalu sempit atau terlalu banyak peralatan berat yang sewaktu-waktu bisa menindih dan mematahkan jeruji sangkar tersebut. sebelum digunakan sebaiknya kosongkan bagasi belakang mobil dari tumpukan peralatan yang biasa terdapat di bagasi anda. 






 

Itulah beberapa tips yang bisa anda lakukan dalam membawa burung berkendara dengan aman dan nyaman.

Semoga bermanfaat
Produk khusus penangkaran omkicau

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Komentar spam akan langsung kami hapus

close