Menangkar Blackthroat dan Sanger

1/05/2014
Perkawinan silang antar spesies burung sepertinya semakin populer saja, dipasaran pun sudah banyak beredar burung-burung yang merupakan hasil perkawinan silang seperti Blacksang yang merupakan silangan antara Blackthroat jantan dengan sanger Betina atau sebaliknya.


Hasil silangan ini rata-rata meski relatif akan memiliki komposisi genetik 60% Blackthroat dan 40% Sanger, dengan demikian anak tersebut akan mewarisi 60% sifat dan karakter suara ( speed dan lagu ) seperti indukannya Blackthroat sementara 40% merupakan warisan dari Sanger yang terdapat pada bentuk fisik baik body maupun warnanya serta suara kristalnya dengan tembakan khas sanger. 

Black-Sang ini juga kalau diberikan pemasteran dari awal - yaitu semenjak burung ini menetas dan dimaster dengan suara indukannya - akan memiliki suara yang lebih dahsyat , yaitu suara ngeroll dan cengkok khas blackthroat dengan speed rapat dan suara kristal khas Sanger. Suara tersebutlah yang selama ini dicari-cari oleh penggemar Blackthroat maupun Sanger.

Pemasteran yang baik bisa dilakukan waktu anakan masih berusia piyik, dengan memutarkan suara dari mp3 atau media lainnya untuk memancing indukannya berkicau, atau bisa juga dengan memutarkan suara burung dari mp3 dengan volume yang sedang dan tidak mengganggu proses perawatan indukannya tersebut.

Karakter Blackthroat dan Sanger
Blackthroat atau Yellow-rumped canary di indonesia terdiri dari dua jenis yaitu Blackthroat yang berwarna coklat yang bertubuh lebih besar serta blackthroat yang berwarna putih keabu-abuan dengan ukuran tubuh yan glebih kecil dari blacktrhoat coklat. Penggemar burung disini lebih menggemari blackthroat yang berwarna putih kelabu ini dengan alasan warnanya yang bersih sehingga terlihat lebih proporsional dengan bentuk tubuh yang serasi.




Sedangkan Sanger atau Edel Sanger memiliki kemiripan dengan blackthroat dengan warna dasar abu-abu dan ukuran tubuh yang lebih kecil yaitu berukuran 10-12cm sedangkan Blackthroat berukuran 12-15cm.



Perbedaan lain bisa terlihat pada Bagian atas Ekor pada burung jenis Blackthroat terdapat warna kuning mencolok sedangkan pada jenis sanger warnanya putih bersih (seperti kapas atau warna putih dibagian atas ekor muray batu).

PENJODOHAN

Sebelum dimulai penjodohan, terlebih dahulu kita harus mengetahui apa jenis kelamin dari tiap-tiap burung yang kita miliki. 

Untuk panduan bagi sobat kicau mania, berikut adalah ciri-ciri Blackthroat jantan :
  • Blackthroat jantan tegap, dengan panjang sekitar 12 cm. Betina hampir sama tetapi cenderung berpostur bulat.
  • Blackthroat jantan dewasa memiliki warna hitam pekat di tenggorokannya sedangkan betina agak samar.
  • Blackthroat jantan berkepala besar, cenderung lonjong, betina berkepala kecil dan bulat.
  • Blackthroat jantan memiliki pen (kloaka) yang menonjol keluar dan ada tonjolan sebesar biji kacang hijau dengan bulu rawis. Blackthroat betina berkloaka datar dan hanya ada lubang untuk keluar kotoran.
  • Blackthroat jantan berparuh tebal, blackthroat betina berparuh tipis.
  • Blackthroat jantan bersuara nyaring, ngerol dan lagu variatif. Blackthroat betina bersuara kecil, lagu monoton.
  • Blackthroat jantan berleher jenjang, blackthroat betina berleher pendek.

Sedangkan untuk membedakan Jenis kelamin dari Edel Sanger sangat sulit dilakukan, kecuali mendengarkan suaranya saja, karena elder sanger betina sama dengan kenari betina yaitu hanya bisa bersuara monoton dan pendek / putus-putus. 


Setelah kita mendapatkan sepasang dari burung ini, proses penjodohan dimulai dengan cara yang sama seperti kita menjodohkan burung kenari. yaitu dengan menempelkan kandang selama beberapa hari sampai burung betina tertarik dan menunjukan perilaku ingin dikawini oleh burung jantannya. setelah itu barulah kita satukan dalam kandang penangkarannya.

Untuk bahan sarang bisa menggunakan serat atau sabut kelapa yang halus ataupun serat nanas yang banyak dijual di toko-toko pakan burung peliharaan. untuk memudahkan burung menyusun sarangnya maka serat nanas yang baru kita beli tersebut ( biasanya beukuran terlalu panjang) kita potong terlebih dahulu dengan panjang sekitar 4 - 5 cm untuk memudahkan burung membangun sarangnya lalu kita letakan didalam wadah sarangngnya ( bisa menggunakan batok kelapa ataupun wadah sarang yang terbuat dari rotan atau plastik ) .
 

Tidak ada batasan mengenai ukuran kandang untuk ternak yang digunakan, bisa juga menggunakan kandang gantung maupun kandang penangkaran, semua tergantung tempat dan kemampuan kitanya sendiri. 

Yang terpenting adalah kalau burung sudah berjodoh maka perawatan berikutnya adalah memberikan suasana yang tenang, nyaman, aman dan pakan yang banyak mengandung gizi seperti sayuran hijau, egg food, biji-bijian, dan buah-buahan. 

Kebersihan kandang dan air minumnya pun harus selalu dijaga. serta kandang sebisa mungkin bisa menerima sinar matahari yang cukup.  

Setelah semuanya sudah dilakukan maka penangkaran bisa dilakukan sebagaimana kita menangkarkan burung kenari biasanya.

Semoga bermanfaat














Produk khusus penangkaran omkicau

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
close