Cica Kopi : alternatif kicauan anda di rumah

2/14/2014
Salah satu alternatif peliharaan bagi kicau mania kita adalah burung cica kopi atau cica kopi melayu ( Pomatorhinus montanus). Burung ini memiliki ekor yang panjang dengan alis yang berwarna putih mencolok serta paruh yang panjang dan melengkung kebawah. Suara kicauannya cukup keras , namun monoton. Akan tetapi meski memiliki lagu yang monoton, namun suara burung ini cukup bervariasi dari segi iramanya. 




Suara kicauannya memang mirip dengan suara burung jenis poksai, mungkin karena itu pula burung ini sering terlihat bersama-sama dengan burung poksai di habitat aslinya.

Menurut taksonominya, terdapat empat sub-spesis dari burung cica kopi melayu ini dengan penyebarannya yang berbeda-beda, yaitu :
  1. Pomatorhinus montanus occidentalis : tersebar di Semenanjung melayu dan Sumatera.
  2. Pomatorhinus montanus bornensis : tersebar di Kalimantan dan Kepulauan Bangka.
  3. Pomatorhinus montanus montanus : tersebar di Jawa Barat dan Tengah.
  4. Pomatorhinus montanus  ottolanderi : tersebar di Jawa Timus dan Bali.
Untuk anak jenis dari bornensis dan occidentalis ini memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dengan warna yang lebih terang dari jenisnya secara umum. 

Selain itu, ditemukan juga bukti - bukti bahwa perilaku dan kemungkinan juga suara panggilan dari masing-masing anak jenis atau sub-spesis ini berbeda secara signifikan.

Habitat dan Karakter
 

Burung cica kopi melayu ini bisa ditemukan di daerah-daerah bersemak serta rerumputan di perbukitan lembab dan juga hutan-hutan di dataran rendah. sering juga ditemukan di dalam pembukaan hutan sekunder dan juga hutan-hutan bambu yang rimbun, untuk mencari makanan yang berupa siput, laba-laba , serangga, biji-bijian dan buah-buahan.

Burung ini juga sering ditemukan sendirian ataupun berpasangan dan dalam kelompok kecilnya, dan sering kali ditemukan bersama-sama dengan burung poksai kuda ( Rufous-fronted Laughingthrush ) di pulau jawa, sehingga keberadaannya sering dikait-kaitkan dengan burung poksai ini ( dimana ada cica-kopi pasti ada poksai kuda).

Burung cica kopi termasuk burung yang monogamus, sarangnya berbentuk cangkir yang terbuat dari tumbuhan kering, biasanya terdapat 2-5 butir telur didalamnya. 


Perawatan harian 

Dalam perawatan hariannya, burung cucak kopi bisa diberikan pakan buah-buahan dan juga serangga seperti jangkrik, ulat hongkong dan sebagainya. Burung ini jika sudah jinak akan mudah sekali berbunyi. Apalagi jika kebetulan anda juga memiliki burung dari jenis poksai di rumah , maka hal tersebut bisa memancing burung ini untuk lebih rajin berbunyi. 

Suara kicauan 

Untuk mendengarkan suara kicauannya, silahkan download suara burung cica kopi melayu dibawah ini :

Download suara burung cicak kopi
Download suara burung cicak kopi versi 2

Download suara panggilan cica kopi

Semoga bermanfaat




Iklan Premium Omkicau

Artikel Terkait