Bagaimana membuat burung emprit berkicau?

3/20/2014
Burung emprit atau pipit mungkin bukan burung populer, bahkan burung ini lebih cenderung dijual sebagai mainan anak kecil atau sebagai pakan burung atau reptil. Selama ini emprit memang dipandang sebelah mata, namun jika kita mengetahui bagaimana melatih burung emprit berkicau seperti burung lain, maka dijamin anda akan terus ketagihan memelihara burung emprit ini. 

 



Seperti juga berlaku pada burung penyanyi lainnya, anakan burung yang sering mendengar suara nyanyian orang tuanya akan memiliki kemampuan yang sama setelah mereka berusia dewasa. 

Begitu pula pada burung sekelas emprit, salah satu hal yang bisa dilakukan agar mereka bisa memiliki kemampuan berkicau adalah dengan menitipkan telur burung emprit pada burung dari keluarga finch jenis lainnya, misalnya kenari , zebra finch atau lainnya.
 Dengan begitu telur tersebut akan dierami oleh indukan finch tersebut hingga menetas dan anak emprit tersebut setelah berusia kurang lebih 7 hari akan memiliki kemampuan untuk menyimak dan mempelajari lagu-lagu dari orang tua asuh mereka. 

Nantinya setelah berusia dewasa, burung emprit tersebut akan mampu membawakan lagu-lagu yang telah dipelajarinya sejak berusia anakan, dengan akurasi kemiripan mencapai 70 - 80 persen.

Anakan emprit bisa meniru suara kicauan dari orang tua asuhnya


Apa yang saya sebut di sini bukanlah tanpa dasar, karena sebelumnya pernah dilakukan sebuah penelitian oleh Kazu Okanoya, seorang peneliti yang juga seorang ahli perburungan dari negara matahari terbit, Jepang. 
 
Di laboratoriumnya yang berada di Universitas Tokyo, Kazu Okanoya berhasil membuat burung dari keluarga munia atau emprit yang biasanya memiliki lagu-lagu yang singkat dan tidak beraturan, menjadi burung yang memiliki kicauan yang mirip dengan orang tua asuhnya, dalam hal ini pipit bengala (Bengalese Finch), dengan menggunakan metode seperti disebut di atas. 

Seekor anakan burung yang masih dirawat oleh orang tuanya, memiliki kemampuan untuk mendengar dan mempelajari lagu dari orang tuanya itu, bahkan tidak jarang juga sang ayah akan dengan lantangnya memperdengarkan suara kicauannya sebagai hadiah bagi sang anak untuk dipelajari dan kemudian dilagukan oleh mereka setelah berusia dewasa. Tak 
 terkecuali burung emprit dengan orang tua asuhnya.

Tertarik ingin mencobanya ?
 
Semoga bermanfaat
Iklan Premium Omkicau

Artikel Terkait

1 comments:

Write comments
Arya ganang
AUTHOR
29 June 2015 at 16:46 delete

trimakasih informasinya

Reply
avatar