Merawat anakan burung ocehan hingga dewasa

3/17/2014
Beberapa bulan terakhir ini, semakin banyak penggemar burung yang lebih menyukai memelihara burung ocehan sejak burung tersebut masih berusia anakan. 
 Namun sayang, tidak sedikit pula dari mereka yang mengaku tidak mengetahui secara pasti bagaimana merawat anak-anak burung tersebut seperti memberi makan serta perawatan lainnya. Jadi di sini, kita akan membahas bagaimana merawat dan memelihara anakan burung ocehan hingga menjadi dewasa.


Sarang burung liar

Biasanya, anak-anak burung itu didapat dari pasar-pasar burung dan tidak sedikit pula yang sengaja mencari anak-anak burung itu dari sarangnya, yang sebelumnya telah diintip dahulu sejak burung indukan membangun sarangnya.

Merawat anakan burung kicauan berbeda dengan perawatan pada burung bakalan atau muda hutan, meski sama-sama belum memakan voer. Perbedaan sudah jelas di sini, burung bakalan / muda hutan rata-rata sudah mau mengambil makanannya sendiri, sedangkan pada anakan burung, perawatnya yang berkewajiban memberi makan dan menjaga mereka.

Selama ini, yang sering kita lihat di pasar-pasar burung adalah anakan burung yang sudah berusia lebih dari lima hari atau satu minggu. Pada usia itu, anakan burung sudah memiliki bulu-bulu yang masih berupa jarum dan sudah memiliki kemampuan untuk berdiri tegak meskipun masih lemah untuk bertengger.

Akhir-akhir ini kita memang mudah sekali mendapatkan anakan burung liar di pasar burung, terutama untuk jenis yang memang masih banyak populasinya seperti trucukan, kutilang, prenjak, pleci, cipo/sirtu, ciblek dan cendet. Sedangkan untuk jenis lain, biasanya merupakan anakan burung dari hasil penangkaran seperti; jalak suren, anis kembang, anis merah dan murai batu.

Lalu bagaimana merawat anakan burung agar mereka bisa bertahan hidup hingga berusia dewasa dan mandiri ? Untuk itu selain pemberian pakan yang teratur, dibutuhkan pula sangkar yang dilengkapi dengan lampu penghangat.

Namun sebelum sangkar digunakan sebaiknya pada bagian alas dari sangkar tersebut, kita lapisi dengan kain atau handuk yang lembut dan tenggeran bisa diletakkan dalam jarak yang cukup pendek, tujuannya untuk cepat merangsang mereka mau berlatih berdiri dan bertengger dalam tenggerannya.

Lampu yang digunakan menggunakan lampu jepit atau lampu baca yang menggunakan penjepit, lampu ini kemudian ditempelkan pada bagian sisi atau atas dari sangkarnya. Untuk daya dari lampu yang digunakan bisa menggunakan lampu ukuran 5 - 10 watt saja.
Selain menggunakan sangkar, anda bisa menggunakan kotak karton atau kardus kecil, misalnya kotak karton bekas sepatu atau lainnya. Letakkan kain atau handuk lembut pada bagian dasar dari kardus tersebut, baru setelah itu sarang yang berisi anakan burung diletakakkan didalamnya.
Cara merawat anakan burung
Anakan burung jalak kebo dalam kotak kardus
Arahkan cahaya lampu pada kardus berisi anakan burung tepat pada posisi dimana anakan tersebut berada. Anakan burung didalamnya kemudian akan mendekati lokasi tersebut untuk mendapatkan kehangatan.

Teknik pencahayaan pada anakan burung yang diletakkan dalam kardus


Pemberian pakan
Pakan yang diberikan pada anakan burung ocehan ini berbeda dengan pakan lolohan untuk kenari atau lovebird. Dan tergantung jenis burung yang kita rawat, kita bisa menyediakan pakan serangga atau buah-buahan sebagai pakan tambahannya.


Untuk pakan yang digunakan juga berbeda dengan pakan yang biasa diberikan pada burung dewasa. Untuk anakan burung ocehan ini kita bisa membuat sendiri pakan lolohan dengan menggunakan bahan-bahan sebagai berikut:
  • Voer merek apa saja
  • Setengah potong biskuit bayi
  • 1 butir telur puyuh rebus yang diambil kuningnya saja
  • satu sendok makan kroto segar yang sudah dipisahkan dari semutnya
  • 2 butir minyak ikan (jika ada)
  • Multivitamin seperti BirdVit.
Cara membuat:
  1. Campurkan voer secukupnya, biskuit bayi, kuning telur puyuh, dan kroto.
  2. Aduk semua bahan hingga bercampur menggunakan sendok makan, atau bisa juga menggunakan blendet engan kecepatan sedang. Giling hingga berbentuk kasar-kasar.
  3. Pindahkan adonan dalam mangkuk yang bersih.
  4. Masukkan BirdVit dan minyak ikan dalam adonan tersebut.
  5. Sebelum digunakan, tambahkan air hangat secukupnya lalu aduk hingga menjadi bubur dan siap diberikan setelah sebelumnya didinginkan.
Berikan pada burung menggunakan pipet , sendok kecil atau sumpit bambu kecil yang ujungnya ditumpulkan. Pakan lolohan ini sebaiknya diberikan secara teratur dan sebaiknya menggunakan jadwal yang sudah disesuaikan, misalnya:
  • Pagi hari, pukul 06.00 - 10.00 diberikan sebanyak  tiga kali
  • Siang hari, pukul 11.00 - 14.00 diberikan sebanyak dua kali
  • Sore hari, pukul 15.00 - 19.00 diberikan sebanyak tiga kali
Diluar dari waktu-waktu tersebut, anakan burung secara rutin diberikan makanan tambahannya berupa serangga untuk burung pemakan serangga dan buah pisang untuk burung pemakan buah-buahan. 

Namun harus diperhatikan pula dalam pemberiannya, terutama untuk serangga seperti jangkrik. Sebaiknya berikan hanya bagian perutnya saja sedangkan potongan tubuh yang lain, seperti kepala badan dan kaki-kakinya bisa diberikan pada burung lain yang anda miliki.

Sedangkan untuk pemberian ulat hongkong, cukup satu - dua ekor saja sehari, yang sudah dipotong bagian kepalanya. Perlu diperhatikan juga, bahwa memberi ulat hongkong terlalu berlebihan pada burung anakan, bisa mengakibatkan hal yang tidak kita inginkan.

Setelah burung diberi makan, biarkan mereka untuk beristirahat dan selama beristirahat anda bisa memutarkan suara kicauan burung untuk tujuan memaster mereka, karena burung anakan memiliki daya tangkap yang luar biasa dalam mendengarkan suara kicauan burung, jadi kesempatan tersebut sebaiknya tidak kita sia-siakan.

Setelah burung dianggap mampu makan sendiri / mandiri, maka waktunya kita membiasakan mereka dengan makanan keringnya (voer) siapkan saja voer halus / lembut dalam cepuk pakannya, lalu campur dengan kroto untuk menambah kandungan protein yang diterima burung.

Gunakan produk Omkicau untuk segala kebutuhan dalam perawatan burung kicauan
Untuk membantu perkembangan mereka hingga menjadi burung dewasa, burung bisa diberikan multivitamin sepert BirdVit atau BirdMineral.

Semoga bermanfaat
Iklan Premium Omkicau

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Komentar spam akan langsung kami hapus