Merawat pleci agar cepat buka paruh

6/18/2014
Memelihara burung pleci sejak masih berusia bakalan hingga mau bersuara ngalas atau ngeroll tentu bukan pekerjaan yang instan. Butuh waktu yang cukup lama agar pleci bisa masuk dalam kondisi tersebut. Karena itulah perawatan yang tepat bisa diberikan pada awal-awal perawatannya. Termasuk pengembunan, dengan begitu pleci tersebut akan bisa mencapai kondisi ngalas.
Membuat pleci buka paruh
Membuat pleci cepat ngalas dan buka paruh butuh waktu dan perawatan yang khusus

Perawatan tepat yang dimulai sejak burung pertama kali dirawat adalah salah satu kunci dalam membuat burung pleci cepat memiliki suara kicauan yang diharapkan.  Banyak sekali bentuk perawatan yang bisa diberikan pada burung pleci sebagai perawatan rutin hariannya, misalnya mandi, pemberian extra fooding atau pakan tambahan, pemberian vitamin dan pengembunan.

Namun terkadang pula, ada satu faktor yang turut berperan serta dalam perawatan pleci bakalan hingga menjadi gacor, faktor tersebut adalah faktor keberuntungan. Ya, karena tidak sedikit pleci mania yang baru mendapatkan burung bakalan dari ombyokan dan baru dirawat 1-2 minggu pleci tersebut telah mulai menampakkan bakatnya, dan sebagian besar lagi pleci mania hanya mendapati burung pleci peliharaannya hanya cuat-cuit dan ngeriwik saja meski telah dirawat selama berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan.

Pleci yang meski telah dirawat sejak lama namun tidak mau menunjukkan kemampuannya, kemungkinan besar hal tersebut dikarenakan :
  • Pleci yang dipelihara berjenis kelamin betina
  • Usia pleci yang sudah tua
  • Pleci hanya dirawat sendirian ( tidak ada burung pleci lainnya yang bisa memancing mereka untuk berbunyi keras)
  • Pleci jarang diajak jalan-jalan atau bertemu dengan pleci lainnya dalam jumlah banyak.
  • Pleci yang dipelihara dari jenis pleci yang lama jadinya
  • Serta beberapa penyebab lain yang berkaitan dengan kondisi tubuh burung (sakit, kena infeksi, dll)
Lalu apa yang harus dilakukan jika kita mendapati burung pleci dalam kategori di atas? Maka lakukan hal yang sebaliknya, misalnya jika burung pleci memang berusia terlalu tua, cari lagi pleci yang masih muda, begitu juga untuk pleci yang selama ini dipelihara hanya satu ekor saja, maka berikan tambahan 1 - 2 ekor teman lagi untuk pleci tersebut.
Namun, jika anda telah memelihara pleci dan telah yakin dengan jenis kelamin dan memiliki pleci beberapa ekor di rumah anda, maka penyebab burung pleci hanya ngeriwik saja adalah karena perawatan hariannya yang kurang berkenan bagi mereka .


Tips berikut bisa diterapkan sebagai tips alternati bagi pleci yang hanya ngeriwik dan tidak mau bersuara kencang atau ngalas.

Pengembunan pleci

Pengembunan adalah mengeluarkan burung pada pagi-pagi hari sekali, untuk membawa kondisi nyaman pada burung dengan naluri alami mereka, yaitu akan berkicau pada pagi hari untuk menunjukkan keberadaan dan menandakan wilayahnya. Untuk manfaat pengembunan yang lain bisa anda lihat di sini. 

Pada saat akan diembunkan burung pleci dikeluarkan lalu digantung di halaman / di teras, sambil diberi kerodong dengan menggantungnya secara berjajar atau bisa juga saling berjauhan. Akan lebih bagus jika pengembunan dilakukan dibatang sebuah pohon, sehingga udara yang dihirup burung terasa lebih segar, karena pada pagi hari tanaman akan menghisap karbondioksida (CO2) dan mengeluarkan oksigen (O2), yang menyebabkan udara sekitar pohon menjadi lebih sejuk yang membuat pleci menjadi lebih segar.

Pada pagi hari, ketika matahari terbit ( dengan kondisi masih dikerodong) mereka biasanya akan langsung berkicau, memanggil rekan-rekannya, dan ketika terjadi saling sahut menyahut maka salah satu atau beberapa pleci kemungkinan besar akan bersuara dengan lebih kencang dan pada hari-hari berikutnya, mereka akan mengeluarkan suara ngalasnya.
Lakukan hal tersebut hingga beberapa minggu kedepan, untuk melatih mereka bersuara lebih keras dengan tujuan untuk membuat mereka lebih cepat ngalas atau buka paruh. Karena kalau pleci sudah mau ngalas/buka paruh sekali saja, maka mereka sudah memiliki bakat / kemampuan tersebut, dan kita tinggal memolesnya dengan cara memberikan perawatan yang rutin untuk membuat mereka lebih rajin buka paruh atau ngalas.

Setelah beberapa lama, atau pada pagi sekitar pukul 07.00 - 08.00 WIB, pleci dimandikan dengan cara mengganti air minumnya dengan air dingin ( bisa menggunakan air minum yang diambil dari pendingin/kulkas ), setelah itu burung pleci tersebut disemprot halus menggunakan sprayer untuk merangsang mereka cepat mandi.

Pada penjemuran, jejer pleci dengan saling berdekatan/dengan sangkar menempel.
Setelah dijemur, mereka bisa kembali menghuni gantungannya masing-masing di tempat yang biasanya.

Selain dari metode di atas, tentu saja perawatan dari segi pakan juga turut berpengaruh. Pakan tambahan seperti ulat kandang, kroto, dan ulat hongkong berwarna putih harus selalu kita berikan setiap harinya. Begitu juga dengan vitamin seperti BirdVit yang bisa diberikan setiap dua - tiga hari sekali untuk menjaga kondisi mereka agar tetap berkicau, tanpa khawatir dengan gangguan kesehatan.

Setelah burung pleci mulai mengeluarkan suara kerasnya , syukur-syukur mereka langsung buka paruh, maka perawatan berikutnya adalah menjaga kondisi tersebut, dengan perawatan yang konsisten.

Yang terpenting di sini adalah kesabaran dan rutinitas kita dalam merawatnya, karena metode di atas tidak akan bisa didapatkan hasilnya dalam waktu yang singkat. 

Semua proses tentu butuh waktu, namun dengan perlakuan yang rutin, dan juga tepat pada hariannya, maka bukan tidak mungkin burung pleci anda akan mengeluarkan suara andalannya dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Semoga bermanfaat
Iklan Premium Omkicau

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Komentar spam akan langsung kami hapus