Murai batu arung yang bukan murai batu

6/27/2014
Siapa yang tidak kenal dengan burung jenis murai batu, burung bersuara merdu yang banyak di cari oleh kicau mania di Indonesia. Tapi apakah anda pernah mendengar nama burung murai batu arung ? Meski masih dalam satu keluarga Musicapidae namun murai batu arung (Monticola solitarius) berbeda dari jenis burung murai batu pada umumnya. Burung ini memiliki warna tubuh dominan abu-abu kebiruan dengan penampilan seperti halnya burung cacing. 



Penampilannya tersebut sesuai dengan sebutan lain dari jenis burung ini yaitu Blue-rock thrush yang artinya cacing-batu biru. Murai batu arung terdiri atas enam subspesies atau ras, dengan wilayah persebaran dan area migrasi yang berbeda, yaitu :
  • Monticola solitarius solitarius: habitat di wilayah baratlaut Afrika, wilayah selatan Eropa, wilayah utaraTurki dan Transkaukasia. Pada musim dingin, mereka bermigrasi ke wilayah utara Afrika utara Jazirah Arab.
  • Monticola solitarius longirostris: habitat di Yunani, wilayah barat dan selatan Turki, Levant, Tien Shan, hingga wilayah baratlaut Himalaya. Saat musim dingin tiba, mereka bermigrasi ke wilayah utara India dan timurlaut Afrika.
  • Monticola solitarius pandoo: habitat di wilayah tengah Himalaya, wilayah timur dan tengah China, dan wilayah utara Vietnam. Di musim dingin, mereka bermigrasi ke Asia Selatan dan Asia Tenggara, termasuk Sunda Besar (Sumatera, Kalimantan, Jawa).
  • Monticola solitarius philippensis: habitat di wilayah timur Mongolia, timurlaut China, Korea, Jepang, dan wilayah utara Filipina (Pulau Batanes). Mereka sering bermigrasi ke wilayah tenggara China, Filipina, dan Indonesia.
  • Monticola solitarius madoci: habitat di wilayah  selatan Thailand, Semenanjung Malaysia, dan wilayah utara Sumatera.
Burung murai batu arung memang bukan burung asli atau burung lokal Indonesia, melainkan termasuk spesies burung migran yang akan berkunjung ke beberapa daerah di Indonesia ketika habitat asalnya mengalami musim dingin.  

Burung murai batu arung jantan (kiri) dan burung betina di sebelah kanan yang tampak berbeda dari penampilannya

Murai batu arung biasanya bermigrasi ke Indonesia mulai September hingga Mei. Mereka menyukai daerah pesisir pantai yang berbatu, daerah dekat permukiman penduduk di perkotaan maupun pedesaan, daerah terbuka, hutan sekunder, dan lahan pertanian bersemak.  Mereka sering bertengger secara mencolok di atas batu, atap rumah, tiang, dan pohon mati, sebelum menerkam serangga mangsanya di tanah.



Suara kicauannya cukup merdu, bahkan bisa meniru berbagai suara burung lainnya dengan sangat baik. Namun jika dibandingkan suara kicauannya tidak seperti burung murai batu, tetapi cenderung bersiul merdu dengan suara yang parau. 

Untuk mendengarkan suaranya silakan pencet tombol play di bawah ini: 

Suara ngeriwik burung murai batu arung



Suara kicauan burung murai batu arung 



- -

Semoga bermanfaat dan Salam kicau!

tags & keywords: murai batu arung, suara burung murai batu arung, burung murai batu arung, kicauan murai batu arung, suara burung , download suara burung, suara murai batu, murai batu arung, suara burung murai batu arung, burung murai batu arung, kicauan murai batu arung, suara burung , download suara burung, suara murai batu,
 
Iklan Premium Omkicau

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Komentar spam akan langsung kami hapus