Mencegah pendarahan pada burung

7/04/2014
Burung seperti juga mahluk hidup lainnya bisa mengalami luka dan pendarahan. Pendarahan itu bisa saja berasal dari mulut, hidung, dubur, dan sebagainya. Jika pendarahan keluar dari bagian-bagian tersebut maka perlu dicurigai adalanya kerusakan organ bagian dalam dari tubuh burung, sedangkan jika pendarahan berasal dari luka atau sobekan kulit maka kita harus segera memberikan pertolongan pada luka-lukanya.


Untuk mengetahui seberapa parah kondisi burung Anda dengan adanya darah yang keluar, Anda bisa memperkirakan jumlah darah yang keluar tersebut.

Jumlah atau volume darah burung adalah 10% dari berat badannya. Misalnya burung dengan berat badan 100 gram maka jumlah atau volume darahnya lebih kurang 10 cc. Burung yang kehilangan darah lebih dari 1% dari berat badannya, bisa berakibat fatal. Segera tangani dengan tepat burung yang mengalami pengadarahan.

Jika burung terluka pada bagian luar:

  • Pegang burung lalu bersihkan luka dari kotoran atau darah yang masih menempel.
  • Bersihkan luka tersebut dengan air hangat (hangat kuku) atau dengan alkohol untuk luka.
    Setelah bagian lukanya dibersihkan, segera olesi dengan cairan antiseptic (misalnya obat merah atau betadine).
  • Kalau luka pada burung terlihat menganga /robek, maka luka tersebut coba direkatkan agak lama sampai darah yang keluar jadi mengental sehingga bisa menyatukan bagian luka yang menganga tersebut.
  • Jika memungkinkan luka bisa ditutupi dengan perban atau diplester.
  • Jika luka berada di antara bulu-bulu burung, maka cabut dahulu bulu-bulu burung sambil direndam dalam air hangat, tujuannya agar tidak terjadi pendarahan yang menggumpal.
  • Selalu memantau kondisi lukanya setiap hari untuk kesembuhannya. 
  • Selama itu burung bisa diberikan antibiotik untuk mencegah terjadinya infeksi. 

Semoga bermanfaat dan salam kicau!
Produk khusus penangkaran omkicau

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Komentar spam akan langsung kami hapus

close