Mengenali penyebab kematian mendadak pada kenari dan finch

7/22/2014
Sebagai pemilik burung peliharaan terutama jenis burung kenari dan finch, kita sering mendapati burung yang jatuh sakit. Jika kita sigap mengobatinya maka burung tersebut akan cepat sembuh dalam waktu singkat.Namun tak jarang pula kita mendapati burung yang lincah tiba-tiba terkulai di dasar sangkarnya, atau malah sudah mati. Berikut adalah beberapa penyebab kematian mendadak yang sering terjadi pada kenari atau finch.



Burung sakit




Kematian mendadak pada burung kenari atau finch terjadi akibat penyakit yang dideritanya. Sayangnya terkadang kita tidak bisa mendeteksi gejala penyakit dari burung tersebut, karena banyak burung yang cukup pintar menyembunyikan kondisi kesehatan mereka.

Penyakit paling umum yang bisa mengakibatkan kematian mendadak pada burung finch adalah infeksi pernafasan. Penyakit ini biasanya muncul pada pergantian musim dari musim panas ke musim gugur, atau dari musim kemarau ke musim hujan dan sebaliknya, terutama pada saat musim pancaroba seperti yang sedang terjadi beberapa waktu lalu.

Gejala – gejala dari infeksi pernafasan bisa mencakup semua tanda-tanda dari gangguan kesehatan yang umum, misalnya :
  • Burung sering mengembangkan bulu-bulunya atau bulu yang sering acak-acakan.
  • Burung menjadi lebih banyak tidur dari biasanya, terutama pada siang hari atau sehabis merasa kecapaian.
  • Burung mendadak kurang aktif.
  • Nafas yang tersenggal-senggal atau terengah-engah seperti menahan sakit.
  • Kotoran burung yang sering berwarna kekuningan, putih atau bening.
  • Area sekitar dubur yang selalu tampak basah.
Salah satu hal yang umum dilakukan para pemilik burung finch yang burungnya mengalami infeksi tersebut adalah dengan memberikan lampu penghangat pada burungnya. Namun faktanya, pemberian lampu yang bersifat panas tersebut justru mengakibatkan penyakit infeksi pada burung semakin bertambah parah. 

Bahkan dokter-dokter hewan di negara-negara luar sana tidak menyarankan penggunaan lampu tambahan atau pemanas bagi burung yang sedang sakit akibat infeksi pernafasan, karena suhu panas bisa membuat penyakit mereka bertambah parah yang bisa berakhir dengan kematian mendadak pada burung.

Penggunaan kandang emergensi atau kandang karantina yang disertai lampu penghangat / pemanas, akan sangat bermanfaat bagi burung yang menderita sakit diluar penyakit yang diakibatkan infeksi, seperti infeksi pernafasan. Burung finch yang terkena sakit flu akibat cuaca dingin pada waktu musim hujan, maka burung tersebut bisa diberikan pengobatan dengan cara menggunakan lampu pemanas.

Penyebab dari infeksi pernafasan pada burung finch itu sendiri bisa terjadi karena beberapa hal, termasuk akibat bakteri atau sangkar atau kandang yang tidak terawat, namun yang paling umum dan banyak terjadi adalah akibat pergantian musim.

Satu-satunya cara yang bisa menjamin burung terbebas dari penyakit atau infeksi yang diakibatkan oleh perubahan cuaca adalah dengan menjaga ruangan atau kandang mereka pada suhu tetap sepanjang tahunnya, yaitu tetap pada suhu 20-25 ° Celcius.

Salah satu yang paling penting dalam perawatan burung terutama burung finch yang dipelihara lebih dari 3 ekor dalam satu kandang koloni atau aviary adalah memberikan multivitamin tambahan yang bermanfaat dalam menjaga kondisi mereka. 

Selama ini penyakit paling sering menimpa burung finch yang berjumlah lebih dari 3 ekor dalam satu kandang, untuk itu diperlukan pencegahan dengan pemberian multivitamin seperti BirdVit yang bisa membangun kekebalan tubuh dari berbagai macam penyakit.

Koloni finch


Sedangkan untuk perawatan burung finch yang mengalami infeksi pernafasan, sebaiknya burung dikarantina dengan menggunakan sangkar terpisah / kandang karantina tanpa dilengkapi lampu.  Simpan burung dalam suhu kamar (20-25 celcius), dan berikan pengobatan secara teratur, dalam kasus ini burung yang sakit infeksi pernafasan tersebut bisa diberikan BirdFresh jika sakit tersebut terjadi akibat infeksi tungau pada kantung udaranya (airsac mite) yang disebabkan oleh sangkar yang tidak bersih atau bakteri, selain dari itu burung bisa diberikan BirdTwitter jika masalah tersebut terjadi akibat infeksi parasit.

Penyebab kematian mendadak pada burung finch tidak berhenti hanya sampai kasus infeksi pernafasan saja, karena masih banyak penyebab lainnya yang bisa menimpa burung seperti serangan jantung, stroke, dan inbreeding atau burung yang didapat dari hasil perkawinan sedarah.

Semoga bermanfaat
Produk khusus penangkaran omkicau

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Komentar spam akan langsung kami hapus

close