Perawatan burung yang ditinggal mudik

7/18/2014
Lebaran sebentar lagi, dan musim mudik pun mulai menjelang. Bagi anda yang kebetulan memelihara berbagai jenis burung kicauan tentu akan merasa khawatir jika harus meninggalkan burung kesayangan untuk waktu yang cukup lama. Karena itu beberapa tips perawatan burung yang ditinggal mudik berikut ini mungkin bisa memecahkan masalah anda. 




Membawa beberapa ekor burung bersama pada waktu mudik tentu akan membuat kita kerepotan, apalagi jika harus keluar daerah atau pulau yang untuk itu harus mengikuti peraturan dan tata cara yang berlaku. Satu-satunya jalan, ya meninggalkan burung di rumah. Ada beberapa macam tindakan yang bisa dilakukan terhadap koleksi burung peliharaan di rumah, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut: 
  • Menitipkan pada orang dekat atau tetangga .
  • Mempersiapkan pakan dan minum ekstra selama ditinggal.
  • Menggadaikan burung

Menitipkan pada orang dekat atau tetangga .

Jika kebetulan tempat tinggal kita berada berdekatan dengan orang-orang dekat atau tetangga yang bisa kita percayai, maka tidak ada salahnya kalau kita menitipkan perawatan burung kesayangan kita pada mereka. Tentu saja kita harus memberikan honor pada mereka untuk menjalankan tugasnya itu. 

Ketika menitipkan burung kita pada tetangga atau orang dekat, sebaiknya kita jangan terlalu berharap mereka akan total merawat burung-burung kita seperti bagaimana kita merawatnya, misalnya dengan membebani mereka dengan menyuruh rutin memandikan dan memberi EF secara teratur dalam jumlah yang disesuaikan. Yang penting adalah burung kita bisa selamat dan aman selama ditinggalkan, karena tidak semua orang bisa dan terbiasa merawat burung. 

Cukup ajari mereka dengan perawatan yang paling mendasar, misalnya memberi makan ketika makanan sudah habir, dan mengganti air minum ketika air minum habis atau kotor, serta membersikan kotorannya. 

2. Mempersiapkan pakan dan minum ekstra selama ditinggal

Jika selama ini burung disimpan dalam kandang yang berukuran sedang atau kecil, maka ketika anda akan meninggalkannya untuk waktu yang lama, sebaiknya burung dipindahkan dalam kandang yang cukup luas, dengan begitu makanan dan minumannya bisa diberikan dalam jumlah yang cukup banyak.

Untuk mengatasi masalah kebutuhan pakan dan minum burung selama kita tinggalkan, kita bisa berkreasi membuat tempat pakan atau minum otomatis yang akan mengisi sendiri ketika pakan sudah habis. Tempat pakan atau minum tersebut dikenal dengan sebutan Bird feeder dan Drink feeder. Di pasaran banyak dijual tempat pakan dan minum otomatis ini, namun rata-rata dalam ukuran yang kecil, sehingga sulit sekali diterapkan untuk burung berukuran besar. Untuk itu anda bisa berkreasi dengan membuat sendiri tempat pakan dan minumnya dengan memanfaatkan barang-barang bekas pakai.

Contoh tempat pakan dan tempat minum otomatis yang dibuat dari botol dan toples bekas
 
Yang perlu diperhatikan adalah dalam pemberian buah-buahannya, terutama untuk burung pemakan buah-buahan seperti cucak hijau atau cucak jenggot. Sebaiknya buah yang diberikan selama ditinggalkan bukan buah yang mengandung kadar gula yang tinggi (buah manis) karena buah tersebut cenderung tidak akan tahan lama.

Untuk itu pemberian buah pisang kepok yang berwarna putih tentu akan lebih baik, karena buah pisang tersebut termasuk buah yang cukup awet dan bisa tahan lama dibanding buah pisang yang berwarna kekuningan atau berasa manis.

Untuk burung pemakan biji-bijian seperti kenari dan finch, pemberian sayuran sebaiknya distop dahulu, karean sayuran tidak akan bertahan lebih dari satu hari, selain itu jika ada sayuran yang sudah rusak maka berpotensi mengandung bakteri dan tidak baik dikonsumsi burung.

Alternatif lain ketika kita akan meninggalkan burung-burung kita untuk mudik adalah dengan menyatukan beberapa jenis burung dalam satu kandang koloni. Burung yang berukuran kecil seperti pleci, kenari, dan cucak-cucakan tentu tidak akan menjadi masalah ketika mereka disatukan dalam satu kandang. Namun untuk burung yang memiliki sifat teritorial atau fighter sebaiknya burung tersebut tidak disatukan dengan burung lainnya, karena dikhawatirkan akan mendominasi atau menguasai makanannya sehingga burung jenis lain tidak akan memiliki kesempatan untuk makan makanannya dengan teratur.
 
3. Menggadaikan burung

Salah satu alternatif ketika kita harus meninggalkan burung-burung peliharaan kita untuk waktu yang sangat lama, adalah dengan menggadaikan burung pada teman yang kita percayai. Tentu saja proses gadai ini harus di atur sesuai kesepakatan, misalnya jika dalam batas waktu yang ditentukan burung tidak juga diambil, maka burung tersebut berhak dimiliki sepenuhnya oleh teman anda itu, selain itu perlu juga dibuat perjanjian yang berisi kesepakatan jika terjadi sesuatu terhadap burung peliharaan anda (hilang, terbang, atau mati) sebelum batas waktu yang telah disepakati.
-
Itulah beberapa perawatan burung yang ditinggal mudik yang bisa anda lakukan di rumah, selain bisa membuat anda lebih tenang meninggalkan burung, burung-burung pun akan selalu berada dalam kondisi yang prima, karena tidak akan kekurangan makanan atau minumannya. 

Semoga bermanfaat dan Salam kicau!
Produk khusus penangkaran omkicau

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
close