Kenali ciri-ciri anis merah over birahi

8/12/2014
Meski dikenal sebagai burung yang memiliki karakter mudah berubah, namun ternyata hal tersebut tidak menjadi masalah bagi banyak penghobi burung termasuk juga pemula yang ingin mencoba memelihara burung yang juga dikenal sebagai punglor bata ini. Sebenarnya perawatan anis merah tidaklah sesulit seperti yang apa yang dikira oleh kebanyakan orang, asal kita konsisten memberikan perawatan dengan tepat maka karakter burung akan tetap stabil. Selain itu hal lain yang perlu diketahui ketika merawat anis merah adalah mengenali perilaku over birahi pada burung anis merah dan penyebabnya.



Masalah burung yang over birahi seringkali menjadi masalah besar bagi burung yang dipelihara sebagai klangenan atau lomba, burnug yang tadinya rajin berbunyi cenderung menjadi berubah karakternya menjadi lebih manja, lebih galak, dan lebih banyak diamnya daripada ngoceh. Untuk mengatasi masalah tersebut maka perlu segera diberikan penanganan khusus untuk membuat stabil kondisi burung atau menormalkan kondisi burung.

Burung anis merah memiliki emosi yang labil, karena itu pula ketika mereka mendapati perubahan dalam pola perawatannya, maka mereka cenderung mengalami perubahan perilaku, beberapa perubahan perilaku yang sudah dikenali oleh penggemar burung anis merah adalah:
  • Burung anis merah yang cenderung memiliki emosi yang tinggi (emosian).
  • Burung anis merah yang cenderung bersikap galak.
  • Burung anis merah yang menjadi over birahi.
Burung anis merah yang mengalami kondisi over birahi akan mengalami perubahan perilaku dari yang biasanya, misalnya saja burung yang tadinya rajin bunyi mendadak menjad lebih mengejar pemiliknya, begitupun ketika tangan kita dimasukkan ke dalam sangkarnya baik ketika sedang mengganti air minum atau makanannya, burung tersebut langsung naik ke atasnya lalu akan mencoba melampiaskan birahinya tersebut pada tangan kita.

Over birahi bisa menimpa pada burung anis merah yang berjenis kelamin jantan atau betina, dan biasanya akan menunjukkan perilaku yang sama. 

Misalnya saja ketika burung melihat pemilik atau orang lain disekitarnya, biasanya burung anis merah yang sedang over birah akan menunjukkan gelagat manja dan mulai menampilkan gaya khasnya yaitu kepala yang mendongak ke atas, sambil menggetar-getarkan kedua sayapnya dan terkadang disertai dengan suara-suara yang mendesir. 

Gaya yang ngeper seperti itu seringkali dianggap sebagai ciri-ciri burung betina, namun sebenarnya gaya ngeper tersebut dimiliki oleh baik burung jantan dan juga burung betina.

Untuk lebih jelasnya silakan perhatikan video anis merah yang over birahi berikut ini:



Untuk itu, sebaiknya ketika memelihara burung anis merah, kita bisa mengenali perubahan-perubahan karakter, emosi, atau kondisi birahi dari burung tersebut, sehingga kita bisa memberikan penanganan dengan tepat. Berikut beberapa ciri-ciri dari burung anis merah yang sedang mengalami over birahi.
  • Sebagian besar burung anis merah yang sedang mengalami over birahi memiliki mata yang tampak besar (membelo) yang sering tampak bersinar ketika burung tersebut kita hampiri.
  • Tubuh yang menjadi lebih singset/langsing panjang, kedua sayap yang sering mengapit rapat, dan jarang membuka ekor (selalu menutup).
  • Burung tersebut memiliki bulu-bulu yang cenderung kurang berminyak.
  • Perilaku burung yang cenderung lebih tenang, lebih manja dan lebih sering ngeriwik pelan.
  • Beberapa kasus burung hanya menunjukkan tingkah manja dan jarang bunyi atau macet bunyi.
  • Sering terlihat mematuki atau menggigit tenggerannya atau tempat pakannya atau bahkan sering menggigit dan mencabuti jeruji sangkarnya.
  • Sebagian besar harinya dilewatkan dengan berdiam diri di dasar sangkar.
  • Sering terlihat memainkan makanan dengan paruhnya.
  • Ketika dilombakan maka burung tersebut cenderung bertingkah nakal, misalnya sering naik turun tangkringan, atau muter-muter di dasar sangkarnya selama lomba berlangsung.
Tak ada akibat tanpa sebab, nah begitu pula yang terjadi pada burung anis merah ketika mengalami kondisi over birahi. Beberapa penyebab over birah pada burung anis merah biasanya terjadi karena berbagai hal yang berhubungan dengan perawatan hariannya, termasuk terjadi karena burung yang terlalu mengikuti apa yang diinginkan oleh perawatnya, misalnya :
  • Memberikan pakan tinggi protein yang terlalu berlebihan hanya karena si perawat atau pemilik ingin terus menerus mendengarkan suara kicauannya yang lantang,
  • Selalu memancing-mancing burung berbunyi atau teler dengan mendekatkan atau menempelkan burung yang berlainan jenis kelamin misalnya dengan burung betina, namun bukan untuk tujuan ditangkarkan.
  • Selalu penasaran dengan penampilan burung di arena lomba, sehingga kerap melupakan kondisi burung.
Semoga bermanfaat
Produk khusus penangkaran omkicau

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Komentar spam akan langsung kami hapus

close