Ternyata burung pun bisa alami "evolusi kebudayaan"

10/31/2014
Beberapa waktu yang lalu dunia heboh dengan kemunculan burung nuri abu afrika yang hilang selama 4 tahun dari pemiliknya tetapi kembali lagi dengan logat bak orang Spanyol, padahal sebelumnya burung tersebut pandai bicara dalam bahasa Inggris dengan logat orang Inggris kebanyakan. 




Lalu apakah burung sepintar nuri abu afrika yang dikenal pandai meniru suara itu bisa berubah logat atau gaya bicaranya? Pakar lingkungan dari Australia mengungkapkan bahwa seperti manusia, burung juga mengalami apa yang disebut "Evolusi Kebudayaan". Wah apakah itu.

Seperti yang ramai diberitakan diberbagai media seluruh dunia mengenai seekor burung nuri abu afrika yang bernama Nigel yang kembali ditemukan oleh pemiliknya, Darren Chick dari Torrance, California setelah menghilang selama 4 tahun.

Namun pertemuan antara pemilik dengan burung peliharaannya itu justru menjadi berita dunia lantaran burung tersebut ternyata mampu mengucapkan kata-kata dalam bahasa Spanyol, bahkan dengan logat Spanyol yang sangat fasih, padahal sang pemilik mengakui selama ini burungnya itu pintar bicara dalam bahasa Inggris dengan logat seperti orang Inggris kebanyakan.

Burung nuri abu termasuk burung jenis paruh bengkok yang cukup pandai meniru berbagai macam suara yang ia dengar,  meski demikian semua burung memiliki aksen dan logat mereka masing-masing tapi jarang sekali ada burung yang mampu meniru atau merubah gaya bicaranya dalam waktu yang cukup singkat.

Menanggapi hal tersebut para pakar pun angkat bicara, termasuk Dr Kirsten Parris, seorang Pakar Lingkungan Kota dari Universitas Melbourne yang mengungkapkan bahwa burung-burung juga menjalani "Evolusi Budaya" sebagaimana manusia.

"Seekor burung yang baru menetas, dia tidak tahu bagaimana caranya bernyanyi sampai anakan burung tersebut belajar dengan cara mendengarkan burung-burung lain yang ada di sekitarnya," ujarnya.
"Dan seiring berjalannya waktu, pada manusia kata-kata yang diucapkannya mengalami perubahan yang sangat lambat mulai dari cara penggunaan hingga bagaimana pelafalan kata-kata tersebut, dan proses yang sama pun terjadi pada burung." tambahnya.

"Semakin lama burung itu terpisah, semakin berbeda suara-suara yang terdengar dalam kelompoknya," jelasnya.

Dr Parris pun memberikan contoh burung-burung yang selama ini tinggal di wilayah perkotaan harus mempunyai suara kicauan yang cukup nyaring agar suaranya bisa mengalahkan suara bising dari perkotaan termasuk suara industri dan suara bising dari lalu lintas kendaraan.

Dari hasil riset yang pernah dilakukannya, Dr Parris mengungkap kalau burung-burung yang berada di wilayah perkotaan turut menyesuaikan panggilan mereka pada burung sejenis yang lain melalui gelombang atau frekuensi suara yang lebih tinggi, karena kebanyakan kebisingan lalu lintas menggunakan frekuensi yang rendah.

"Penyesuaian itu ditunjukan dalam beberapa kasus dimana burung ketika berada di kawasan yang sangat bising, seperti ketika berada di sisi jalan raya, dan kesulitan menarik perhatian burung jantan atau mencoba untuk menjaga hubungan dengan pasangan jantannya,” kata Dr. Parris.
 
Seperti juga Parris, Pakar Perilaku Binatang dari Universitas Australia Selatan, Dr Carla Litchfiels sependapat dengan teori burung yang bisa berubah gaya bicaranya setelah melalui Evolusi Kebudayaan seperti yang ditemukan pada Nigel si burug nuri abu afrika yang menghebohkan dunia itu.
 
Menurutnya perilaku tersebut juga terdapat pada hewan liar yang telah ia teliti yaitu simpanse. Ia mengatakan kalau manusia selama ini memiliki pemahaan yang salah mengenai bahasa dari satwa-satwa yang hidup di lingkungan sekitarnya sendiri.
 
Dr Litchfield juga mengungkapkan bahwa seperti halnya burung, komunitas simpanse yang berbeda juga menunjukkan dialek yang berbeda ketika membuat vokalisasi suara keras mereka. Bahkan ia pun mengaku bisa mengenali suara tersebut berasal dari kelompok simpanse yang mana dari logat suara yang dikeluarkannya.
 
Semoga bermanfaat
Produk khusus penangkaran omkicau

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Komentar spam akan langsung kami hapus

close