Ragam jenis anis merah dan perbedaan jantan betina

11/10/2014
Mengenali burung anis merah dalam penyebaran global serta perbedaan diantaranya
Anis merah (Zoothera citrina) adalah jenis burung yang memiliki daya tarik tersendiri bagi penggemar burung di Indonesia. Bagaimana tidak, suara kicauan yang kencang dengan gaya teler yang khas, mampu menjadikan burung berpenampilan cantik ini banyak dicari untuk dipelihara. Burung anis merah memiliki 11 sub-spesies atau anak jenis yang menyebar secara global, yang beberapa diantaranya memiliki penampilan berbeda tergantung habitat dan daerah sebaran mereka.




Berikut adalah sebelas sub-spesies dari burung anis merah dengan wilayah penyebarannya:
  1. Zoothera citrina citrina  : memiliki daerah sebaran di bagian timur Himalaya sampai timur laut India, dan di bagian barat dan utara Myanmar. Musim dingin mereka akan bermigrasi ke India bagian selatan sampai Sri langka.
  2. Zoothera citrina cyanota : memiliki daerah sebaran di India bagian tengah dan selatan.
  3. Zoothera citrina gibsonhilli : memiliki daerah sebaran di Myanmar bagian tengah dan tenggara, Thailand bagian barat daya. Musim dingin mereka bermigrasi hingga semenanjung malaysia dan Singapura.
  4. Zoothera citrina innotata : memiliki daerah sebaran di China bagian selatan, Myanmar bagian timur, Thailand bagian utara dan tenggara, Indochina bagian barat laut dan selatan. Musim dingin mereka akan bermigrasi ke semenanjung Malaysia.
  5. Zoothera citrina melli : memiliki daerah sebaran di China bagian selatan.
  6. Zoothera citrina courtoisi : memiliki daerah sebaran di Anhui (China bagian timur).
  7. Zoothera citrina aurimacula : memiliki daerah sebaran di Indochina bagian tengah dan Pulau Hainan.
  8. Zoothera citrina andamanensis : memiliki daerah sebaran di Pulau Andaman.
  9. Zoothera citrina albogularis : memiliki daerah sebaran di Pulau Nicobar.
  10. Zoothera citrina aurata : memiliki daerah sebaran di kalimantan bagian utara (Malaysia dan Brunei darrusalam, yaitu di daerah pegunungan kapur G. Kinabalu dan G. Trus Madi).
  11. Zoothera citrina rubecula : memiliki daerah sebaran di Jawa dan Bali.
Untuk jenis yang banyak dipelihara dan ditangkarkan oleh penggemar burung di Indonesia, adalah dari jenis Zoothera citrina rubecula yang memang memiliki habitat dan persebaran lokal di Jawa dan Bali.

Membedakan burung anis merah jantan dengan betina pada sebagian besar spesies yang telah disebutkan di atas, merupakan hal yang mudah, namun tidak demikian halnya dengan anis merah lokal yang banyak ditemukan di sini , butuh kejelian dan pengalaman dalam membedakan antara burung jantan dengan burung betinanya.

Berikut beberapa perbedaan mencolok antara burung anis merah lokal dengan anis merah jenis lainnya yang tesebar di beberapa negara.
 
Anis merah Jawa atau Lokal ( Zoothera citrina rubecula )

Burung anis merah ini dikenal juga sebagai burung cacing , karena perilaku mereka yang kerap mengais daun-daun kering di permukaan tanah untuk mencari serangga atau cacing tanah. Terkenal sebagai burung yang mudah ngambek, bahkan hingga jangka waktu yang sangat lama, karena itu pula, banyak penggemar burung yang mengaku merasa tertantang untuk memelihara burung anis merah ini.

Anis merah ras rubecula yang banyak dipelihara di Indonesia

Sebelumnya spesies anis merah ini sempat dipisahkan dari yang tersebar di Jawa Barat dengan yang tersebar di Jawa Timur dan Bali ( Zoothera citrina orientis), namun kemudian pemisahan ini sempat dipertanyakan, maka sub-spesies tersebut akhirnya digabungkan kembali dengan sub-spesies dari Jawa barat yaitu Zoothera citrina rubecula.

Burung anis merah dewasa, baik jantan maupun betina  sama-sama memiliki kemiripan, sehingga sulit sekali membedakan jenis kelamin mereka, kecuali dengan sebuah fakta bahwa burung jantan bisa bersuara lebih bervariasi dan teler, sedangkan burung betina lebih cenderung ngeriwik dan sesekali ngeplong, selain itu jika ditempel dengan burung lain yang gacor, burung betina akan mengeleperkan kedua sayapnya sambi mendecir.

Anis merah dari Himalaya ( Zoothera citrina citrina)

Penampilan anis merah yang memiliki penyebaran di India, Srilanka dan Bangladesh ini hampir mirip dengan jenis anis merah yang banyak dipelihara di Indonesia. Dari beberapa literatur, membedakan antara burung jantan dengan burung betina dari jenis ini sangat mudah . 

Anis merah ras citrina jantan (kiri) dan betina

Burung jantan bisa terlihat dari warna bulu-bulunya yang terang dan lebih tegas, sedangkan burung betina memiliki warna bulu lebih kusam, terutama pada bagian punggung dan sayapnya. Burung ini memiliki ukuran sedang , yaitu memiliki panjang tubuh sekitar 16,2 - 16,8 cm dengan panjang ekor mencapai 7,6 - 8,1mm.

Anis merah dari India ( Zoothera citrina cyanota )

Burung ini memiliki penampilan yang berbeda dan mudah dibedakan. Burung yang memiliki daerah persebaran mulai dari India tengah hingga selatan ini memiliki warna putih pada bagian tenggorokan dan kedua sisi wajahnya, selain itu garis hitam melintang juga tampak dari bawah matanya.




Burung ini memiliki ukuran tubuh yang lebih besar, yaitu sekitar 16,5 - 17 cm dengan panjang ekor 7,4 - 7,7 cm.

Anis merah dari Thailand ( Zoothera citrina gibsonhili )

Burung anis merah yang memiliki daerah persebaran di Thailand ini memiliki penampilan yang mirip dengan jenis anis merah lainnya, namun perbedaan terletak pada warna bulu yang lebih terang juga kepala dengan warna oranye yang tegas, dan paruh yang sedikit lebih panjang.

Anis merah ras gibsonhili jantan (kiri) dan betina
Keberadaan burung anis merah jenis gibsonhili di wilayah Sumatera, diduga merupakan burung yang bermigrasi dari daerah asalnya di Myanmar dan Thailand pada waktu musim dingin, melalui semenanjung Malaysia dan Singapura.
-
Anis merah dari Vietnam (Zoothera citrina aurimacula)

Sepintas penampilan burung anis merah yang memiliki penyebaran di Vietnam ini mirip dengan Zoothera citrina cyanota, tetapi dengan pola kepala yang kurang tegas. Bagian sisi dari wajah dan lehernya terdapat warna keputihan dengan bercak oranye kecoklatan, dengan garis mata yang buram. Warna oranye yang terdapat pada bagian perut dada dan penggulnya terlihat lebih pucat.


Warna bulu oranye dan abu-abu yang terdapat pada spesies burung anis merah ini memang sangat khas, dan hal itu yang membedakannya dengan spesies burung anis lainnya. Sedangkan perbedaan antara sub-spesies, seperti telah dijelaskan di atas, bisa sangat signifikan, yang biasanya bisa terlihat pada bagian kepalanya, contohnya Zoothera citrina cyanota.

Video Anis merah dari Vietnam (Z.c.aurimacula) 


Meski sebagian besar dari beberapa spesies anis merah ini sulit dibedakan jenis kelaminnya, namun secara umum , burung jantan dewasa rata-rata memiliki warna oranye yang lebih tajam pada kepala dan tubuh bagian bawahnya, sedangkan pada bagian punggung dan sayap memiliki warna abu-abu tegas yang terkadang memiliki motif bulu yang tajam.

Sedangkan burung betina mirip dengan burung jantan tetapi memiliki memiliki warna tubuh lebih kecoklatan dengan bagian punggung yang memiliki warna zaitun dan sayap becampur kecoklatan.

Namun sayangnya hal tersebut tidak bisa dijadikan patokan pada jenis anis merah yang banyak ditemukan di wilayah Jawa dan Bali, sehingga untuk mendapatkan anis merah yang benar-benar berjenis kelamin jantan, penggemar burung harus yakin dahulu kalau burung anis merah tersebut sudah dalam kondisi gacor dan sudah teler.

Semoga bermanfaat
Iklan Premium Omkicau

Artikel Terkait

loading...

1 comments:

Write comments
kicau senja
AUTHOR
26 November 2014 at 23:53 delete

Extra fooding alternatif untuk anis merah sebagai pengganti jangkrik hidup

Extra Fooding alternatif untuk anis merah

Reply
avatar