Langkah mudah menjodohkan dan menangkarkan lovebird

1/17/2015
Lovebird dipelihara tidak hanya untuk didengarkan suara kicauannya saja, tapi juga untuk dikembangbiakkan dengan tujuan mendapatkan keturunan. Menangkarkan lovebird memang lebih mudah ketika kita telah mendapatkan sepasang burung yang sudah siap kawin atau pernah produksi. Tapi bagaimana jika kita memiliki dua ekor burung yang belum sejodoh, untuk itulah dibutuhkan proses perjodohan agar kedua lovebird tersebut tertarik satu sama lain, yang berakhir dengan perkawinan. Berikut Langkah mudah menjodohkan dan menangkarkan lovebird.





Namun sebelumnya, ada baiknya anda memastikan apakah kedua burung tersebut sudah berusia mapan (dewasa) yang sudah matang kelamin. Burung jantan rata-rata harus berumur lebih dari 12 bulan, sedangkan betina sudah berumur lebih 10 bulan, namun sangat dianjurkan jika indukan berusia lebih dari satu tahun agar proses perjodohan dan penangkarannya berjalan sukses.

Setelah sepasang burung sudah anda dapatkan, langkah selanjutnya adalah memastikan kalau burung yang anda miliki itu benar-benar sepasang murni, yang terdiri dari burung jantan dan betina, karena sering terjadi pula sepasang lovebird yang dikira sepasang murni ternyata berjenis kelamin jantan dua-duanya atau betina dua-duanya. 

Tempatkan kedua calon indukan di dalam sangkarnya masing-masing, dalam hal ini anda bisa menggunakan sangkar gantung untuk memudahkan proses perkenalan. Selama satu minggu, kedua sangkar tersebut sebaiknya diberikan kerodong atau dijauhkan agar tidak saling melihat. Selama itu pula berikan pakan yang bisa meningkatkan birahi, seperti kuaci, jagung muda, dan sebagainya. 

Selang satu minggu kemudian, kerodong dibuka dan kedua burung dimandikan secara bersamaan, dan setelah itu dijemur dengan sangkar yang berdampingan setiap harinya. 
Selama perjodohan, sangkar mereka harus saling menempel atau berada sangat dekat, untuk memudahkan mereka berinteraksi seperti saling mengadu paruh, dan tidur berdampingan setiap malam harinya. Untuk itu, posisi tenggeran yang berada dalam sangkar mereka, usahakan bisa sejajar. 

Sambil menunggu mereka berjodoh, siapkan saja kandang yang akan digunakan untuk menangkarkan mereka. Di sini  bisa menggunakan kandang ternak lovebird yang banyak dijual di pasar-pasar burung. 

Siapkan sebuah kotak sarang atau glodok yang telah dilengkapi dengan serutan kayu dan kulit jagung yang ditabur di dalamnya. 

Jika kedua lovebird tersebut mulai menunjukkan ketertarikannya satu sama lain, misalnya saling mengejar, mengadu paruh, dan tidur berdampingan, maka waktunya untuk memindahkan keduanya ke dalam kandang ternak yang sebelumnya telah dipersiapkan.  Untuk sementara kotak sarang (glodok) sebaiknya tidak berikan lebih dahulu, karena mereka nanti bakal bermain-main dengan kotak sarangnya dan hal itu bisa mengurangi birahi mereka. 



Ketika burung sudah menunjukkan tanda-tanda siap kawin atau tanda-tanda akan bertelur yang biasanya ditunjukkan dengan sering membawa bahan sarang. Saat itulah kita bisa memasukkan kotak sarangnya.  

Setelah itu, yang bisa anda lakukan hanyalah menunggu sambil berdoa, berharap kalau usaha penangkaran anda bisa berjalan dengan sukses dan tanpa gangguan.

Semoga berhasil. 

Produk khusus penangkaran omkicau

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Komentar spam akan langsung kami hapus

close