Mengetahui kondisi pleci dengan mengamati bentuk kotorannya

1/26/2015
Sebagian besar pleci mania pasti sudah faham betul bahwa untuk mengetahui kondisi kesehatan dari burung pleci mereka bisa diketahui dari bentuk kotorannya. Misalnya saja kotoran yang bercampur air, hal itu merupakan indikasi bahwa burung tersebut sedang mengalami gangguan pencernaan yang bisa saja terjadi akibat kesehatan yang terganggu, perubahan makanan (voer), atau akibat terlalu stress.  Berikut bagaimana mengetahui kondisi pleci dengan mengamati bentuk kotorannya. 

kotoran pleci, bentuk kotoran burung yang sehat




Secara umum, ada tiga bentuk kotoran yang bisa diamati, yaitu: 
1. Kotoran berbentuk kecil-kecil dan sedikit keras.
2. Kotoran bercampur air.
3. Kotoran penuh dengan air (Diare/mencret).

1) Kotoran berbentuk kecil-kecil dan sedikit keras mengindikasikan bahwa burung pleci tersebut sedang berada dalam kondisi fisik yang sangat baik. Pleci yang sudah dirawat sejak lama biasanya sudah beradaptari dengan jenis pakan yang dikonsumsinya. Selain itu bentuk kotoran yang demikian juga menunjukkan bahwa burung berada dalam kondisi mental yang cukup baik.

2) Kotoran berair merujuk ke bagian urine dari kotoran yang lebih dari biasanya. Kondisi tersebut tidak bisa disamakan dengan Diare. Ketika kotoran burung bercampur air, maka mereka mengalami apa yang dikenal sebagai poliuria. Hal tersebut biasanya terjadi karena gangguan pencernaan yang disebabkan oleh kondisi stress, berubahnya jenis pakan yang diberikan (voer), atau terlalu banyak mengkonsumsi buah-buahan berair seperti pepaya atau pisang.

3) Kotoran yang penuh air atau diare adalah kondisi di mana kotoran burung benar-benar sudah tidak berbentuk. Kotorannya terdiri dari begitu banyak cairan urin yang berwarna bening. Hal tersebut umumnya terjadi karena burung yang terlalu banyak mengkonsumsi air minum atau polidipsia (minum berlebihan).  Penyebabnya sendiri bisa bermacam-macam, misalnya saja burung yang tidak mendapatkan air minum untuk waktu yang cukup lama (contohnya air minum sudah lama habis atau terlalu kotor), dan burung yang disimpan di tempat yang bersuhu panas (misalnya terlalu lama dijemur atau digantung ditempat yang panas). 

Gambar: facebook | mata puteh

Iklan Premium Omkicau

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Komentar spam akan langsung kami hapus