Cara memberikan Jahe untuk burung peliharaan

3/31/2015
Sudah sejak dahulu tanaman jahe banyak digunakan para penggemar burung dan unggas untuk menjaga kondisi hewan peliharaan mereka. Selain bisa memberikan rasa hangat, jahe bisa membuat beberapa jenis burung tertentu menjadi rajin berkicau dengan suaranya yang kristal (jernih). Jahe untuk burung peliharaan selama ini dianggap bisa memberikan pengaruh yang cukup baik terutama untuk penampilannya.

jahe untuk burung


Selama ini, jahe banyak digunakan para penggemar cucak jenggot agar burung peliharaan itu bisa bersuara dengan rajin. Setelah melihat kesuksesan jenggot mania itu, penggemar burung jenis lainnya mulai memberikan jahe pada burung rawatan mereka, dan hasilnya pun cukup bervariasi.

Jahe yang diberikan sebagai air minum itu ternyata bisa membuat beberapa burung langsung mengeluarkan tembakan cesplengnya, sedangkan beberapa jenis harus melalui tahap-tahap adaptasi atau membiasakan diri dengan air minumnya itu sebelum rajin bunyi dengan suara kicauannya yang kristal.

Pemberian jahe sebagai air minum untuk burung kicauan memang dianggap bisa menjadikan penampilannya jadi lebih maksimal. Akan tetapi, hal tersebut harus dibarengi dengan perawatan yang rutin dan pemberian pakan tambahan (EF) yang tercukupi, tanpa itu semua burung tidak akan mampu tampil maksimal. 

Berikut beberapa cara pemberian jahe seperti yang banyak dilakukan kicaumania terhadap burung kesayangannya.


1. Jahe sebagai air minum ramuan #1
Bersihkan jahe dengan cara dibakar atau dikupas kulitnya.
Tumbuk atau geprek jahe untuk mengeluarkan sarinya.
Siapkan air dalam panci, lalu panaskan hingga mendidih.
Masukkan jahe ke dalam air mendidih, lalu tunggulah selama beberapa menit.
Sebagai pilihan (opsional) anda bisa menambahkan gula merah ke dalamnya, lalu aduk hingga merata.
Setelah itu, angkat dan saring air rebusan jahe tersebut menggunakan saringan halus.
Dinginkan dan berikan pada burung sebagai air minumnya setiap dua - tiga kali seminggu. 


2. Jahe sebagai air minum ramuan #2

Jahe merah direbus dalam air hingga mendidih
Campurkan madu murni sebanyak dua sendok teh ke dalam air rebusannya.
Peras dua buah jeruk nipis ke dalam air rebusannya, lalu aduk hingga merata.
Setelah itu, angkat  lalu saring menggunakan saringan halus.
Dinginkan dan berikan pada burung selama dua - tiga kali seminggu.

3. Jahe sebagai pakan ulat hongkong
Jahe dikupas kulitnya, lalu ditumbuk dan diberikan sebagai pakan ulat hongkong.
Untuk hasil maksimal, berikan jahe tersebut 15 - 20 menit sebelum ulat diberikan pada burung. 


4. Memberikan serbuk jahe
Jahe dikupas kulitnya, lalu diparut atau digiling menggunakan mesin gilingan kelapa.
Parutan jahe kemudian dikeringkan dengan cara disangrai.
Setelah kering, berikan dengan cara dicampur dalam pakan voernya.


5. Memberikan potongan jahe

Potong jahe dalam ukuran kecil (seukuran voer) sebanyak 20 potongan kecil.
Simpan potongan kecil jahe tersebut dalam tempat pakannya.
Berikan pada burung.

Semoga bermanfaat
Produk khusus penangkaran omkicau

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
close