Mendeteksi kenari yang sakit dari bulu ekor

3/28/2015
Beberapa jenis burung kembangkan ekor ketika berbunyi sebagai bagian dari penampilannya, tapi tidak semua jenis burung mempunyai perilaku tersebut, salah satunya adalah kenari. Jika kenari cenderung sering membuka ekornya maka perlu diwaspadai apakah kenari tersebut terkena gejala-gejala penyakit atau sedang sakit. 

Kenari yang sehat akan selalu menutup rapat bulu-bulu ekornya, dan jarang sekali mengembangkan ekornya baik pada saat beraktivitas atau bertengger (kecuali saat terbang). Jika melihat kenari selalu menunjukkan perilaku tersebut, maka patut diwaspadai bahwa mereka sedang mengalami gangguan kesehatan. 

Untuk mengetahui  apa yang sedang terjadi pada burung peliharaan anda itu, maka tindakan yang bisa dilakukan adalah menangkap burung kenari tersebut, lalu mendengarkan cara mereka bernafas. Jika kenari tersebut memiliki nafas yang berat atau bernafas sambil mengeluarkan suara, maka kemungkinan besar kenari tersebut sedang mengalami gangguan pada pernafasannya. Hal itu bisa terjadi karena adanya infeksi atau parasit seperti tungau kantung udara yang menyerang tenggorokan dan saluran pernafasannya. 


Burung kenari yang telah terserang tungau kantung udara atau penyakit lainnya tentu akan merasa sangat stres, yang membuat mereka menjadi malas beraktivitas (dan berkicau), kondisi tubuh yang lesu ditambah stres yang berat yang membuat mereka jadi sering memekarkan bulu ekornya.  



Selain dari masalah gangguan pernafasan, masalah yang berkaitan dengan kondisi tubuh dan kesehatan burung pun bisa menjadi penyebab mengapa kenari sering memekarkan ekornya, dan yang paling umum adalah kenari yang mengalami kekurangan gizi. Hal ini bisa anda lihat pada waktu memegang burung tersebut. 



Jika kenari mempunyai bentuk dada yang tipis dan runcing maka hal tersebut menunjukkan burung mengalami kekurangan gizi. Untuk mengatasinya bisa dilakukan dengan memperbaiki asupan pakan dan nutrisnya. 
 

Berikut adalah tindakan yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah kenari yang kurus atau berbadan tipis. 

Memberikan pakan tambahan berupa 1/4 roti putih yang digantung dalam sangkarnya setiap hari.
Menambahkan biji kuaci yang telah dikupas kulitnya ke dalam pakan biji-bijiannya.
Memberikan BirdVit dalam perawatan hariannya. 


Dengan melakukan tindakan pencegahan dan pengobatan seperti di atas, maka burung akan menjadi lebih aktif dan tidak lagi menunjukkan perilaku mengembangkan bulu-bulu ekornya.  


Semoga bermanfaat
Produk khusus penangkaran omkicau

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

1 comments:

Write comments
Cs NFS Reload
AUTHOR
March 31, 2015 at 12:02 AM delete

Selamat malam Juragan :)
sangat berguna sekali Artikelnya, semoga lebih maju. Amin
http://www.wonoketingal.com/2015/01/ababil-hand-feed.html

Reply
avatar
close