Cara membedakan burung beo jantan dan betina

8/28/2015
 Burung beo dikenal sebagai jenis burung yang pintar ngoceh dan menirukan beragam suara lingkungan yang didengarnya. Karena kemampuannya itu burung beo digemari banyak penggemar burung di mancanegara. Selama ini kesulitan kita adalah bagaimana membedakan burung beo jantan dengan betina, tapi kini ada tips-tips khusus cara membedakan burung beo jantan dan betina

Burung beo jantan dan betina diketahui memiliki kemampuan yang sama, namun banyak orang lebih menyukai beo betina lantaran dianggap lebih cerewet dengan suara-suara ocehannya. Sedangkan burung jantan lebih banyak mengeluarkan suara jeritan khasnya yang kencang. 

cara membedakan burung beo jantan dan betina
cara membedakan burung beo jantan dan betina

Untuk membedakan burung beo jantan dan betina, bisa diamati dari beberapa kondisi berikut ini:


1. Dari cara berdiri
Burung betina cenderung sering berdiri dengan kaki yang ditegakkan dan mengangkat kepalanya, sedangkan burung jantan cenderung lebih banyak dalam posisi membungkuku (kemungkinan karena berat tubuhnya).

2. Dari ukuran tubuh
Burung betina mempunyai ukuran tubuh yang lebih kecil dari burung jantan.

3. Dari bentuk kepala
Secara umum bentuk kepala burung betina rata-rata berukuran kecil, panjang, dan membulat, sedangkan bentuk kepala burung jantan tampak besar, ceper, dan berbentuk kotak/persegi.

4. Dari bentuk paruh
Bentuk paruh burung betina adalah panjang dan sempit, sedangkan bentuk paruh burung jantan berukuran lebih pendek dan lebih lebar.

5. Jengger di telinga (hanya untuk spesies tertentu)

Bentuk/pola Jengger yang terdapat pada bagian telinga burung betina memiliki bentuk seperti segitiga (Δ) sempurna, sedangkan bentuk / pola jengger pada bagian telinga burung jantan berbentuk segitiga tapi tidak beraturan. Akan tetapi cara iini hanya bisa dilakukan pada spesies burung beo dari jenis Greater india hill mynah (Gracula religiosa intermedia ) sedangkan yang banyak ditemukan di Indonesia adalah dari spesies Javan hill myna (Gracula religiosa religiosa), yang memiliki bentuk dan pola jengger yang berbeda.

5. Warna jengger di telinga
Warna jengger yang terdapat pada bagian telinga burung betina cenderung memiliki warna yang lebih terang dari warna jengger telinga burung jantan yang lebih gelap.

6. Dari bentuk kloaka
Kloaka burung betina lebih rata dan tidak menonjol, sedangkan kloaka burung jantan tampak lebih menonjol.

Dari beberapa hal di atas, ada cara lain yang bisa diperhatikan, terutama ketika burung beo tersebut masih berusia sangat muda, yaitu :
  • Kalau sangkar burung beo diberi kerodong pada malam hari, lalu pagi harinya kerodong akan dibuka atau ketika sangkarnya dipegang, maka burung jantan akan mengeluarkan suara pelan (seperti suara "kaka") sedangkan burung betina tidak akan bereaksi apa-apa).
Itulah beberapa metode bagaimana membedakan burung beo jantan dengan burung beo betina, meskipun tidak semua spesies burung beo memiliki penampilan yang sama, terutama dari bentuk jenggernya namun keakuratan dari metode di atas yaitu 65 - 75%.

Semoga bermanfaat



Produk khusus penangkaran omkicau

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Komentar spam akan langsung kami hapus

close