Cara merawat burung anis merah agar cepat bunyi dan teler.

8/18/2015
Bagi sebagian orang, memelihara burung anis merah bisa menjadi hal yang cukup menyulitkan terlebih jika kondisi burung tersebut sedang dalam keadaan macet atau mandeg bunyi. Padahal, perawatan sebenarnya biasa-biasa saja bahkan cenderung sama dengan perawatan burung jenis lainnya. Untuk membantu anda, berikut adalah tips bagaimana merawat burung anis merah agar cepat bunyi dan teler. 

perawatan anis merah agar cepat bunyi


Selama ini, burung anis merah yang paling banyak dicari adalah yang berjenis kelamin jantan. Walaupun anis merah jantan dan betina sama-sama bisa berkicau dengan lantang, namun anis merah jantan mempunyai gaya berkicaunya yang khas dan unik yaitu teler.  Karena itulah di pasaran kita akan menemukan harga anis merah jantan lebih tinggi dari anis merah betina.

Walaupun anis merah adalah jenis burung monomorfik yang tidak bisa dibedakan jenis kelaminnya hanya dengan melihat penampilan fisiknya, namun ada beberapa panduan yang bisa diterapkan untuk membedakan anis merah jantan dan betina.

 
1. Anis merah jantan rata-rata kan mendongakkan kepalanya ketika bertemu anis merah lainnya.
2 Anis merah jantan nmemiliki tulang supit yang rapat dan terasa runcing, dibanding betina dengan tulang supit leba dan lembek. 


Setelah yakin bahwa anis merah yang dirawat tersebut berjenis kelamin jantan, maka tahap berikutnya adalah perawatan harian. Berikut perawatan harian anis merah agar cepat bunyi dan bisa teler. 


  • Mulailah dengan rutin mengembunkan burung anis merah anda pada pagi-pagi hari sekali. Pengembunan sangat bermanfaat bagi burung ocehan terutam dari jenis anir merah. Pengembunan yang baik akan mempercepat kondisi ngeplong burung yang anda pelihara.
  • Berikan kroto satu sendok teh, dan cacing tanah 2 ekor pada waktu burung sedang diembunkan atau ketika matahari mulai terbit.
  • Sambil bermandikan sinat matahari pagi, burung anis merah bisa dimandikan dengan cara disemprot atau dimandikan dalam karamba mandinya.
  • Bersihkan sangkar dan tenggeran dari kotoran. Kotoran yang terlalu lama menumpuk dan jarang dibersihkan akan menjadi rumah bagi bakteri, tungau dan penyakit. Jika burung terkena salah satunya, akibatnya tentu saja akan sulit untuk berbunyi.
  • Rutin menjemur burung selama 1 - 2 jam per hari yang dimulai pada pagi hari pukul 07:00 sampai siang hari sebelum pukul 10:00. 
  • Pada siang harinya atau ketika burung sedang beristirahat di tempat yang teduh, lakukan pemasteran baik dengan media burung masteran atau suara rekaman dari mp3.
  • Pada sore harinya burung kembali di angin-anginkan dan bisa diberikan mandi sore serta penjemuran secukupnya.
  • Berikan jangkrik 1 ekor dan cacing tanah 1 ekor, setelah itu burung dikerodong dan dibiarkan beristirahat di dalam ruangan/rumah sekaligus diberikan pemasterannya.
  • Pada malam hari, kerodong dibuka dan burung diberikan mandi malam baik dengan cara disemprot atau mandi karamba. Setelah itu berikan cacing tanah sebanyak 1 ekor.
  • Sangkar dikerodong dan burung dibiarkan beristirahat hingga pagi hari kembali dikeluarkan untuk pengembunang.
  • Kembali pada point pertama. 

Semoga bermanfaat
Produk khusus penangkaran omkicau

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Komentar spam akan langsung kami hapus

close