Tips perawatan pleci di musim hujan agar tetap fit dan rajin bunyi

12/07/2015
Musim hujan yang sudah datang di penghujung tahun 2012 ini menjadi berkah tersendiri dari masyarakat banyak, terlebih lagi sudah berbulan-bulan lamanya beberapa daerah alami kekeringan yang cukup panjang. Meski begitu, dampak musim hujan ternyata sangat berpengaruh pada burung ocehan seperti pleci. Untuk menjaga kondisinya, berikut tip perawatan pleci di musim hujan agar tetap fit dan rajin bunyi.

perawatan pleci di musim hujan


Burung pleci dikenal sebagai jenis burung yang gemar mandi dan hujan-hujanan, akan tetapi pada musim penghujan tahun ni yang kadang disertai dengan cuaca yang cukup ekstrim seperti angin kencang dan petir, ternyata membuat pleci rentan alami gangguan kesehatan yang bisa mengurangi penampilannya.

Pada musim hujan seperti pada saat ini, jika perawatan yang diberikan kurang tepat, maka pleci akan mudah alami gangguan kesehatan. Burung yang tadinya bersuara lantang cenderung menjadi serak, yang membuatnya cenderung ngeriwik saja. Selain itu, pleci yang tadinya aktif pun akan lebih banyak diam dengan bulu-bulu yang dikembangkan.

Masalah lain yang bisa muncul terkait perawatan pleci yang kurang tepat di musim hujan adalah munculnya penyakit yang disebabkan oleh pakan yang mudah berjamur atau sangkar yang lembab. Oleh karena itulah, perawatan pleci di musim hujan harus dilakukan dengan cara yang tepat agar burung tersebut tetap fit, aktif, dan gacor.

Cara merawat pleci di musim hujan

Ada lima hal penting menyangkut bagaimana perawatan burung pleci di musim hujan agar tetap fit dan rajin berbunyi. Kelima hal tersebut adalah:
  1.     Penempatan sangkar
  2.     Pemberian pakan
  3.     Cara memandikan
  4.     Penjemuran
  5.     Menjaga kebersihan

Penempatan sangkar

Posisi menggantung sangkar burung pleci pada musim hujan sebaiknya harus diperhatikan oleh kicaumania. Sangkar sebaiknya digantung di tempat yang kering dan tidak lembab/basah, hangat dan tidak berdekatan dengan sumber angin misalnya lubang angin/ventilasi / kipas angin atau exhaust. Selain itu, hindari menggantung sangkarnya di ruangan yang ber-AC.

Akibat yang muncul jika nekat menggantung sangkarnya di tempat-tempat yang disebutkan di atas adalah pleci yang mudah terserang penyakit seperti suara serak, flu, masuk angin bahkan kematian.

Pemberian pakan

Selama musim penghujan pakan yang diberikan sebaiknya tergantung pada kondisi cuaca saat itu. Jika kondisi cuaca hari itu sedang panas / hangat maka pemberian pakan bisa disesuaikan dengan perawatan harian seperti biasanya. Namun jika sepanjang hari diselimuti oleh udara dingin dan hujan, maka pemberian pakan terutama pakan tambahan (EF) seperti ulat hongkong atau ulat kandang sebaiknya harus mulai lebih ditingkatkan.

Selain itu, pakan voernya pun harus sering diperhatikan. Kebanyakan voer untuk burung pleci umumnya berupa voer halus / bubuk, dan pada musim hujan seperti saat ini, ver tersebut mudah sekali menjadi lembab jika terkena udara basah. Akibatnya voer mudah terkontaminasi bakteri atau jamur, yang jika dikonsumsi oleh burung bisa menyebabkan gangguan kesehatan terutama pada pencernaannya.

Cara memandikan

Mandikan pleci hanya ketika cuaca sedang bersahabat. Pleci dikenal juga sebagai burung yang gemar bermain hujan-hujanan, karena itu ketika turun hujan rintik-rintik pada pagi hari anda bisa memanfaatkannya untuk menghujan-hujankan seluruh koloni pleci anda.

Namun perlu diingat untuk tidak memandikan burung pleci pada sore hari terutama jika cuaca sedang mendung atau turun hujan. Memandikan pleci pada saat cuaca mendung akan membuat burung rentan alami gangguan kesehatan, misalnya suara serak dan flu/pilek.

Penjemuran

Cahaya matahari sangat penting bagi pleci. Dengan berjemur, burung akan menjadi lebih aktif dan kembali fit. Namun pada musim hujan, cahaya matahari akan menjadi sesuatu yang langka. Untuk itu, carilah kesempatan untuk menjemur burung pleci ketika cahaya matahari mulai muncul meskipun dengan waktu yang cukup singkat.

Menjaga kebersihan

Menjaga kebersihan adalah bagian perawatan terpenting yang sebaiknya dilakukan setiap saat. Namun pada musim hujan, kebersihan menjadi sesuatu sesuatu yang sangat vital, terutama menyangkut kesehatannya.

Di musim hujan, sangkar mudah menjadi lembab dan pakan voernya pun mudah berjamur. Kondisi sangkar yang basah dan lembab tentu akan menjadi sarang bagi bakteri dan parasit seperti tungau kantung udara dan tungau merah.

Seperti disebutkan di atas, mencegah sangkar dari kelembaban bisa dilakukan dengan menggantung di tempat yang kering dan hangat, serta jauh dari sumber angin. Curi-curi kesempatan untuk menjemur ketika ada cahaya matahari pun membantu menjaga kondisi sangkarnya agar tetap kering.

Semoga bermanfaat
Produk khusus penangkaran omkicau

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
close