Hiii, spesies burung ini gemar menghisap darah !

1/28/2016
Ada banyak spesies burung di dunia yang memiliki keunikannya sendiri, misalnya saja cenderawasih dengan tariannya yang sangat indah, juga lyre bird yang pandai menirukan beragam suara. Tapi diluar keindahannya itu, ada juga spesies burung yang terkenal dengan "sisi gelap" yang mengerikan. Hiiii, burung apakah itu?  

 burung ini gemar menghisap darah


Kalau kita bicara makanan burung, yang pertama kali muncul dalam fikiran adalah biji-bijian dan serangga. Tapi ada spesies burung yang justru menyukai makanan tambahan lainnya, yaitu darah!. Seperti vampire, Beberapa spesies burung ini gemar menghisap darah. 

Vampire finch (Geospiza difficilis)


Vampire finch adalah burung asli dari Kepulauan Galapagos yang merupakan endemik di Pulau Darwin. Walaupun mempunyai penampilan mirip burung finch, namun spesies ini bukan termasuk keluarga finch melainkan dari keluarga Thraupidae, genus Geospiza yang terdiri dari enam spesies di dunia.
Sesuai namanya, vampire finch mempunyai perilaku yang cukup unik dan aneh. Spesies burung ini memiliki kebiasaan yang jarang ditemukan pada spesies burung lainnya, yaitu meminum darah burung lain. Jenis burung yang kerap menjadi korbannya adalah Nazca dan blue-footed boobies. 




Pada waktu menjalankan aksi mengerikannya itu, vampire finch akan mematuki kulit burung tesebut dengan paruhnya yang tajam hingga berdarah, setelah itu meminum darahnya. Anehnya, burung yang jadi korbannya itu pasrah saja atau tidak memberikan perlawanan. 


Untuk hal tersebut ada beberapa macam teori yang berkembang, antara lain perilaku si burung vampir ini justru membantu burung lain dalam membersihkan parasit. Karena alasan itu juga, si korban akan diam saja meski darahnya disedot oleh si vampire ini. 




Perilaku buruk lain dari vampire finch ini adalah gemar mencuri telur burung lain untuk dijadikan makanannya. Uniknya, jika telur tersebut berukuran besar dan sulit dipecahkan dengan paruhnya maka ia akan menggelindingkan telur tersebut dengan paruhnya dan membenturkannya ke bebatuan sampai pecah.
Sayangnya, burung yang unik ini berada dalam status terancam punah, apalagi satwa ini hidup terbatas di pulau kecil.


Jalak oxpecker (Buphagus sp.)


Oxpecker adalah dua spesies burung yang merupakan endemik Sub-sahara Afrika yaitu Red-billed oxpecker (Buphagus erythrorhynchus) dan Yellow-biled oxpecker (Buphagus africanus). Keduanya berasal dari keluarga Buphagidae, sebagian ahli burung menetapkannya sebagai subfamily dari Buphaginae yang termasuk dalam keluarga jalak-jalakan, Sturnide. 




Burung ini berukuran sedang dengan bulu-bulu yang berwarna coklat muda, perbedaan paling mencolok dari kedua burung ini adalah warna paruhnya. Pemberian nama oxpecker baik dalam bahasa Inggris dan ilmiah diberikan sesuai habitat mereka, yaitu suka bertengger di atas hewan mamalia besar seperti zebra, badak, dll.  


Seperti perilaku burung jalak kerbau yang gemar bertengger di atas tubuh kerbau, oxpecker juga gemar bertengger di atas hewan mamalia berukuran besar seperti zebra, badak, dan sebagainya. Kebiasaan itu dilakukannya untuk mencari makanan berupa parasit yang menempel di mamalia tersebut. Tapi ada makanan lain yang paling digemarinya, yaitu darah.


Oxpecker akan mencari luka yang ada di tubuh hewan tersebut lalu akan mematukinya hingga mengeluarkan darah, setelah itu menikmati menu istimewanya itu dengan lahap. Kalau tidak ada luka, maka burung itu akan mematuki kulit hewan itu sampai terluka dan berdarah. Selain mengisap darahnya, luka yang menganga tersebut ternyata mengundang kedatangan parasit yang bisa menjadi sajian pelengkap "cuci mulut". 


Hmm, sadis juga ya. Meski begitu, si mamalia yang dihisap darahnya itu tidak pernah mau mengusirnya, lantaran merasa terbantu dari parasit yang mengganggunya. Dalam mencari makanannya itu, kedua jenis burung oxpecker itu ternyata memiliki cara yang berlainan. 


Red-billed oxpecker menggunakan paruhnya bak gunting untuk mencari parasit terutama yang bersembunyi di sela rambut/surai dari jerapah atau zebra, sedangkan Yellow-billed oxpecker menggunakan paruhnya untuk mematuk kulit atau parasit yang ada di tubuh hewan berbulu pendek seperti kerbau atau badak. 


Dalam mencari makanannya itu, oxpecker jarang mau bertengger di atas hewan mamalia yang berukuran kecil seperti rusa, kambing dan sebagainya. Mereka lebih suka bertengger di atas tubuh hewan mamalia besar untuk memakan parasit dan mengisap darahnya, namun uniknya burung ini ogah bertengger di atas tubuh unta. 


Gelatik batu 


Siapa sangka burung gelatik batu yang dikenal sebagai burung ramah dan baik hati ini ternyata memiliki sifat yang sangat kejam. Burung gelatik batu/wingko adalah jenis burung berukuran kecil yang sangat digemari pecinta burung di seluruh dunia. Penampilannya yang imut dan suara kicauannya yang merdu membuat banyak orang jatuh cinta pada spesies burung ini. Namun siapa bisa menduga, dibalik keramahannya itu gelatik batu ternyata mempunyai sifat kejam yang sungguh diluar dugaan.   



Beberapa waktu lalu, para pengamat dan ahli burung dihebohkan oleh perilaku aneh yang ditunjukkan oleh burung great tit (sejenis gelatik batu). Burung gelatik tersebut tengah membantai seekor kelelawar dan kemudian memakan bagian kepalanya.  


Menurut penelitian lanjutan, diketahui bahwa burung gelatik ini ternyata gemar masuk ke dalam sebuah gua yang berisi kelelawar.  Di dalam gua tersebut, burung ini akan menangkap kelelawar yang tengah tertidur (hibernasi), dan kemudian memakan bagian kepalanya.  Selain membunuh dan memakan kelelawar,  burung great tit juga tercatat sering membunuh dan memakan bagian kepala burung gereja. 




Itulah beberapa spesies burung yang memiliki perilaku yang sangat kejam dan mengerikan, bahkan beberapa di antaranya tidak pernah kita duga sama sekali. Namun itulah dunia satwa yang penuh misteri dan keunikannya sendiri.
 

Salam 





Artikel ini dilindungi oleh DMCA, tidak diperkenankan menyalin sebagian atau seluruh isi dalam artikel atau website ini tanpa seizin www.agrobur.com




Produk khusus penangkaran omkicau

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
close