Pesona burung kirik-kirik yang mengagumkan

1/25/2016
Ada keluarga burung yang unik, bulunya berwarna-warni laksana pelangi. Ketika terbang, mereka bisa mengungguli beberapa serangga yang paling cepat sekalipun. Mereka hidup secara berkelompok yang semuanya saling membantu dalam membesarkan anak-anaknya. Itulah pesona burung kirik-kirik yang tak banyak orang mengetahuinya.

burung kirik-kirik


Sebagian besar burung pemakan serangga tidak memiliki warna bulu yang berwarna-warni, namun berbeda dengan spesies burung ini. Tubuhnya terdiri dari perpaduan warna yang indah dan mampu menarik perhatian para pengamat burung. Bulu-bulunya terdiri dari banyak warna hijau, biru, merah dan kuning cerah. Beberapa spesies bahkan mempunyai warna yang lebih komplet, misalnya kirik-kirik eropa dan kirik-kirik pelangi dari Australia.

Namun bukan itu saja yang membuat banyak orang terkesan, gaya akrobatiknya ketika berburu serangga pun sangat mengagumkan.  Kirik-kirik sangat ahli menangkap serangga sambil terbang, terutama serangga yang mampu terbang cepat seperti lebah, tawon dan hornet. Dengan gesitnya burung ini mengungguli kecepatannya serta melakukan gaya-gaya akrobatik untuk bisa menandingi keahlian si serangga.

Sebelum menangkap mangsanya, kirik-kirik sering bertengger di atas ranting pohon tinggi. Spesies burung ini memiliki penglihatan yang cukup tajam, bahkan kirik-kirik eropa sanggup melihat seekor lebah dari jarak 100 meter. Dengan menggunakan teknik menukik dan menyerang dari atas, kirik-kirik mampu menangkap mangsanya itu.


Beda habitat beda pula cara berburu yang digunakan, bagi spesies burung yang berhabitat di padang-padang rumput atau pertanian, mereka akan memanfaatkan sarana lain untuk mencari makan. Di Afrika misalnya, burung kirik-kirik akan terbang di samping binatang yang besar, burung lain, atau bahkan kendaraan yang melewati hamparan rerumputan. Serangga yang terusik tentu akan terbang, dan inilah kesempatan kirik-kirik menangkapnya.  Kirik-kirik merah bahkan nekat membonceng di punggung seekor unta, kambing atau zebra sambil mengawasi keberadaan serangga yang terusik itu.

Serangga yang suka menyengat seperti tawon, lebah atau hornet umumnya memiliki racun/bisa. Untuk menyingkirkan bisanya itu, burung kirik-kirik akan bertengger pada cabang yang berdekatan lalu dengan perlahan menggosok-gosokkan bagian perut serangga tersebut untuk mengeluarkan bisanya sebelum dimakan. Kadang hal tersebut dilakukan sambil memejamkan matanya agar tidak kecipratan racun. 

Menjaga keindahan bulu sepertinya menjadi kewajiban burung ini, setiap harinya mereka selalu bersolek dan menjaga bulu-bulunya dari parasit. Kegiatan yang rutin dilakukan adalah berjemur, panas matahari bis amembuat parasit lebih aktif sehingga mudah disingkirkan oleh si burung. Beberapa spesies berjemur secacra berkelompok dengan menyamakan gaya mereka, punggung menghadap matahari dan sayap membentang.  Sepintas mirip sekelompok turis yang sedang berjemur santai di pantai.



Walau begitu, kirik-kirik terkenal jarang mandi dan kalaupun ingin mandi, yang mereka lakukan adalah mencelupkan tubuh ke air lalu langsung terbang lagi. Mirip gaya mandi kadal ketika tercebur ke air. Tapi di daerah kering dan berdebu, spesies burung ini justru senang mandi debu. Mereka akan berguling-guling di debu, setelah itu menyisir dan menggaruki bulu-bulu mereka. Cara tersebut adalah untuk menghilangkan parasit.

Kirik-kirik hidup secara berkoloni atau kelompok, kadang mereka berkembangbiak dalam sebuah kelompok besar yang bisa mencapai 25.000 ekor burung. Burung ini berbiak dengan cara menggali pasir dan membuat lubang di tepian sungai besar. Dengan bersarang secara berkelompok itulah, mereka bisa menjaga keluarga mereka dari keberadaan predator. Selain itu, beberapa spesies kirik-kirik seperti kirik-kirik dada putih, mempunyai kelompok yang akan saling membantu ketika merawat dan membesarkan anak-anak mereka.

Selain dirawat oleh kedua induknya, anakan kirik-kirik dada putih akan diberi makan oleh burung-burung yang ada dalam satu kelompoknya. Biasanya yang paling membantu adalah anak-anak mereka juga yang telah menjadi burung dewasa. Mereka akan saling membantu yang satu dengan yang lainnya. Sungguh sebuah kerjasama yang indah.



Kelompok burung kirik-kirik juga sangat senang bertengger bersama-sama, mereka akan saling berdempetan dan berjejalan dalam satu ranting yang sama. Kebiasaan ini dilakukan untuk mempertahankan suhu panas tubuh selama malam hari yang dingin.

Salam konservasi!
Iklan Premium Omkicau

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Komentar spam akan langsung kami hapus