Bubut-pacar jambul, burung pengembara yang pemalu

3/21/2016
Penampilannya yang gagah dengan ekor panjangnya yang tebal membuat jenis burung ini mengundang penasaran orang untuk memeliharanya. Namun spesies burung yang dikenal dengan nama Bubut-pacar jambul ini bukanlah jenis burung yang umum ditemukan, keberadaannya di Indonesia hanya dalam rangka mengembara saja selama daerah asalnya mengalami musim dingin. Walau begitu, burung pengembara ini ternyata memiiki sifat pemalu, dan mungkin itu juga yang membuatnya sulit ditemukan. 

gambar burung bubut pacar jambul
Burung bubut-pacar jambul atau Chestnut-winged Cuckoo (Clamator coromandus)


Di dunia internasional, bubut-pacar jambul mempunyai nama Inggris Chestnut-winged Cuckoo dengan nama ilmiah Clamator coromandus. Masyarakat Sunda menyebutnya dengan sebutan Lontrok jambul sedangkan orang-orang Melayu lebih cenderung menyebutnya sebagai Mendu Jambol. Spesies burung ini merupakan salah satu anggota dari keluarga Cuculidae yang seluruh anggotanya dikenal sebagai burung parasit, sebagaimana kedasih atau wiwik.

Sebagai anggota keluarga cuculidae dari genus Clamator, bubut-pacar jambul akan menitipkan telurnya di dalam sarang burung lain untuk dipelihara. Beberapa jenis burung yang kerap menjadi korbannya adalah merbah (bulbul), shrikes (cendet), starling (jalak), laughingthrushes (poksai) dan babbller. Sewaktu menjalankan aksinya itu terkadang burung betina akan membuang telur yang sudah ada, atau jika tidak sempat maka hal tersebut akan dilakukan oleh anaknya yang baru menetas setelah dierami induk asuhnya yang baru.

Bubut-pacar jambul memiliki tubuh berukuran besar dengan panjang sekitar 45-46 cm. Tubuhnya berwarna hitam, putih dan coklat-kemerahan. Jambulnya tegak mencolok dengan ekornya yang panjang dan tebal. Daerah asal tempat mereka berkembangbiak adalah di India, Cina Selatan dan Asia Tenggara. Ketika wilayahnya dilanda musim dingin itulah, mereka akan bermigrasi menuju Filipina, Sulawesi, kalimantan, Sumatera, Lingga, Bangka, Mentawai bahkan sampai ke Jawa.

Secara umum, bubut-pacar jambul berhabitat di daerah dengan pepohonan yang rendah, di hutan-hutan semak, mangrove, lahan pertanian bahkan pekarangan hingga ketinggian 1500 meter di atas permukaan laut. Termasuk jenis burung yang sulit dilihat karena memiliki sifat pemalu dan sering bertenger di antara daun-daun yang rimbun. Namun sering tampak ketika sedang berburu makanan yang berupa serangga yang dekat dengan permukaan tanah.


Suara burung bubut-pacar jambul berupa teriakan keras dan kasar dengan siulan parau yang mirip suara peluit. Untuk mendengarkan bagaimana suara burung bubut-pacar jambul ini, silakan pencet tombol play di bawah ini:
 


Salam kicau!


Foto: OrientalBirdImages.org
Audio: Xenocanto.org





Produk khusus penangkaran omkicau

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Komentar spam akan langsung kami hapus

close