Ciri-ciri anis kembang Jabar, Sumbawa dan Kalimantan

3/01/2016
Dalam dunia internasional, anis kembang dikenal dengan nama Chestnut-capped thrush (Zoothera interpres). Burung yang memiliki suara kicauan yang merdu ini tersebar mulai dari Semenjanung Malaysia, Filipina, Thailand dan Indonesia (Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali,  Lombok, Sumbawa, dan Flores).

Ciri-ciri anis kembang Jabar, Sumbawa dan Kalimantan




Di kalangan kicaumania, anis kembang yang banyak beredar di pasaran berasal dari 3 wilayah, yaitu Tasik/Jabar, Bali/Sumbawa, dan Kalimantan. Ketiga jenis burung tersebut bisa dibedakan dari penampilan dan corak bulunya. Berikut tiga jenis anis kembang berdasarkan penyebarannya. 

1. Ciri-Ciri Anis kembang asal Jawa Barat (Tasikmalaya) 


Warna totol-totol pada bagian dadanya tidak begitu tegas (kurang ngeblok) dan cenderung tidak beraturan, sedangkan warna bulu putih pada bagian sayapnya terputus-putus seperti bentuk sisir. Ukuran tubuh anis kembang yang berasal dari Jawa Barat relatif lebih kecil dengan kaki yang pendek. Kelebihannya burung ini dikenal mudah ngerol terutama jika ditempel / dicas dengan burung betina, namun dengan suara yang rata-rata atau tidak begitu kencang. 


Berikut foto anis kembang asal tasik koleksi om Buddy Armyn Jakarta  




2. Ciri-Ciri Anis Kembang Sumbawa 

Warna totol-totol di bagian dadanya terlihat lebih tegas (ngeblok) dan cenderung tidak beraturan. Warna putih pada bagian sayap tertata rapi membentuk bulatan-bulatan seperti awan. Ukuran tubuh lebih bongsor/besar dan suara kicauan tipikal ngebass / ulem. Kekurangannya, anis kembang jenis ini dianggap sulit ngerol dan cenderung ngeplong-ngeplong saja, kecuali sudah ketemu kondisinya dan rutin dicas dengan betina yang super lenjeh. 


Foto anis kembang asal Sumbawa koleksi om Jayanz Tabanan dari Bali.






3. Ciri-Ciri Anis kembang asal Kalimantan 


Warna totol-totol pada bagian dadanya terlihat tegas (ngeblok) dan cenderung tidak beraturan. Terdapat bulu berwarna kuning kecoklatan yang bercampur dengan warna totol-totol hitam di bagian dada hingga sisi kiri dan kanan di bawah bulu sayapnya (mirip penampilan burung remaja). Warna putih pada bagina sayap membentuk pola seperti awan yang terputus oleh bulu hitam pada bagian bawahnya. Ukuran tubuh relatif lebih kecil dan ramping. Anis kembang asal Kalimantan diyakini mudah ngerol namun tidak tahan lama, tipe suaranya kristal dengan volume yang tidak begitu kencang. 


Foto anis kembang asal Kalimantan koleksi om Agus dari Banjarmasin





Tulisan terkait burung anis kembang: 



Salam Kicau!


Produk khusus penangkaran omkicau

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Komentar spam akan langsung kami hapus

close