Beberapa poin penting dalam perawatan burung bagi pemula

6/24/2016
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, peminat burung kicauan di Indonesia terus bertambah. Banyaknya pilihan berbagai jenis burung yang ditawarkan di pasar dan kios burung menjadi daya tarik tersendiri bagi para pemula. Namun sebelum mulai merawat burung kicauan, ada baiknya anda fahami dahulu beberapa poin penting dalam perawatan burung bagi pemula yang wajib diketahui. 

perawatan burung bagi pemula




Memelihara burung kicau adalah hobi yang sangat menyenangkan. Bagaimana tidak, karena melalui hobi tersebut kita bisa mendengarkan alunan suara kicauan dari berbagai jenis burung yang bahkan tidak pernah ada atau berhabitat di daerah tempat kita tinggal. Beragam jenis burung pun dengan mudah kita dapatkan di pasar-pasar burung dengan harga yang bervariasi.

Namun perlu juga menjadi perhatian semua kicaumania terutama pemula, bahwasanya memelihara burung bukan sekedar menggantung sangkarnya lalu mendengarkan suaranya saja, tapi lebih dari itu, ada tanggung jawab dari kita selalu perawatnya untuk bisa memelihara dan menjaga agar burung yang kita rawat tersebut selalu berada dalam kondisi yang baik-baik saja. 

 Oleh karena itu, agrobur mengajak anda semua untuk memahani poin-poin apa sajakah yang penting dalam perawatan burung kicauan, terutama untuk pemula. 

 Jenis burung 

Bagi pemula yang baru berkecimpung dalam dunia kicaumania, memelihara burung bisa dilakukan dengan memelihara dari jenis yang termasuk mudah dan tidak merepotkan dalam perawatannya. Ada banyak jenis burung kicauan yang mudah dirawat sebut saja kutilang, trucukan, jalak, kenari, parkit, lovebird, cucak jenggot dan sebagainya. Nantinya setelah mampu merawat jenis burung tersebut untuk waktu yang cukup lama maka itu artinya anda sudah memahami perawatannya, sehingga bisa dilanjutkan dengan memelihara burung jenis lainnya seperti kacer, murai batu, cucak hijau, dan sejenisnya. 

Mengenali pakan 

Beda jenis burung tentu berbeda jenis pakan yang diberikan. Ada beberapa burung yang suka memakan biji-bijian tapi ada juga yang hanya menyukai pakan buah atau serangga, bahkan ada juga jenis burung yang menyukai semua jenis makanan. 

Oleh karena itu, sebelum memelihara burung kicauan anda sebaiknya memahami dahulu apa jenis pakan yang biasa diberikan pada burung tersebut. Umumnya burung berparuh tebal seperti kenari, finch, gelatik jawa, emprit, manyar dan sebagainya menyukai pakan benih atau biji-bijian sebagai pakan utamanya. Begitu pula burung berparuh bengkok seperti parkit, lovebird, dan nuri menyukai pakan biji-bijian.  Biasanya pula, burung yang gemar memakan biji-bijian pasti akan suka menyantap buah dan sayur-sayuran sebagai pakan tambahannya. 

Berbeda dengan burung berparuh tebal dan bengkok, jenis burung berparuh tajam dan lurus umumnya menyukai pakan serangga sebagai pakan utamanya contohnya kacer dan murai batu. Namun ada juga burung berparuh tajam dan lurus itu menyukai pakan buah-buahan seperti cucak hijau, cucak jenggot, anis merah, anis kembang, dan sebagainya.

Oleh karena itu, sebelum membeli dan memelihara burung kicauan ada baiknya anda bertanya terlebih dahulu pada orang yang menjualnya tentang pakan harian yang bisa diberikan pada burung tersebut. 

Menjaga kebersihan 
 
Menjaga kebersihan adalah hal paling penting dalam perawatan hariannya. Menjaga kebersihan tidak hanya berpaku pada kebersihan sangkar dari kotorannya saja, namun juga harus memperhatikan kebersihan perlengkapan yang lain seperti tenggeran dan tempat pakan dan minumnya. Selain itu, usahakan untuk membersihkan sangkarnya dengan menggunakan air sabun atau desinfektan sekali seminggu untuk mencegah burung terinfeksi parasit, jamur dan tungau/kutu. 

Selain kebersihan sangkar, burung yang menghuninya pun harus dijaga kebersihan bulu-bulunya yaitu dengan cara rutin memandikan setiap pagi. Memandikan burung bisa dilakukan dengan menggunakan semprotan/sprayer yang disemprotkan halus pada bagian tubuh burung atau bisa juga memanfaatkan bak mandi plastik kecil yang dimasukkan ke dalam sangkarnya atau jika terbiasa bisa menggunakan karamba mandinya. 

Pemberian pakan tambahan (EF)

Selain pakan utama yang berupa voer atau biji-bijian, burung juga memerlukan asupan pakan tambahan dari sumber lain seperti buah, sayuran atau serangga. Burung berparuh lurus dan tajam umumnya diberikan pakan tambahan berupa buah-buahan atau serangga yang terdiri dari jangkrik, ulat hongkong/kandang, dan kroto. Sedangkan burung berparuh tebal atau bengkok umumnya mendapatkan pakan tambahan berupa buah dan sayuran. 

Asinan 

Asinan di sini bermakna sumber kalsium atau sumber lain yang berasal dari pantai/laut seperti tulang sotong atau kerang. Asinan tersebut sangat dibutuhkan oleh beberapa jenis burung tertentu seperti kenari, lovebird dan parkit. 

Vitamin dan suplemen 

Pemberian vitamin sangat penting diberikan sebagai upaya menjaga kondisi dan kebugaran dari burung yang dipelihara. Pemberian vitamin dilakukan untuk memenuhi kebutuhan burung yang belum/tidak terpenuhi. Vitamin bisa diberikan setiap beberapa kali dalam seminggu yang dicampurkan dalam makanan atau air minumnya. 

Mengenali penyakit

Satu hal penting dalam perawatannya adalah mampu mengenali penyakit yang terjadi pada burung yang dipelihara. Ketika burung mengalami sakit atau gejala, maka mereka akan berperilaku yang lain dari biasanya seperti sering mengembangkan bulu atau muyung, kotoran yang berbeda dari biasanya (encer/berair), dan burung yang jarang bergerak/sering tidur atau jarang berbunyi. Setelah mengetahui kondisi tersebut, segeralah berikan obat yang tepat untuk memulihkan kondisinya. 

Itulah beberapa poin penting yang wajib diketahui kicaumania pemula sebelum memulai merawat dan memelihara burung kicauan di rumah.

Salam sukses

Iklan Premium Omkicau

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Komentar spam akan langsung kami hapus