Tips merawat burung poksay hongkong

9/15/2016

Poksay hongkong (Garrulax chinensis) adalah salah satu jenis burung poksay terpopular di Indonesia. Burung yang selalu hadir di pasar-pasar burung era 1990-an ini menjadi jenis burung mewah yang hanya dipelihara untuk sekedar bernostalgia. Berikut adalah tips merawat burung poksay hongkong. 


Poksay hongkong pernah sangat popular pada tahu 1990-an, suaranya yang merdu menghiasi setiap rumah penggemar burung di masa itu. 

Namun setelah kemunculan virus flu burung untuk pertama kalinya, poksay hongkong dan beberapa jenis burung yang diimpor dari luar Indonesia semakin sulit ditemukan. 

Selama beberapa tahun pula kicaumania di Indonesia kehilangan burung bersuara merdu ini.

Kini poksay hongkong hadir kembali meramaikan jagat kicaumania Indonesia. Walaupun harganya tidak lagi seramah dahulu namun masih banyak kicaumania yang tertarik membelinya untuk sekedar bernostalgia.

Ada lima sub-spesies poksay hongkong yang dikenal, yaitu:

  1. Garrulax chinensis chinensis : habitat di wilayah tenggara China, Laos, dan Vietnam.
  2. Garrulax chinensis lochmius : habitat di wilayah selatan China (Yunnan), wilayah timur Myanmar, wilayah utara Thailand, dan wilayah baratlaut Laos.
  3. Garrulax chinensis propinquus : habitat di wilayah selatan Myanmar dan wilayah barat Thailand.
  4. Garrulax chinensis germaini : habitat di wilayah selatan Vietnam dan Kamboja.
  5. Garrulax chinensis monachus : burung endemik di Pulau Hainan, China.

Jenis garrulax chinensis chinensis merupakan yang paling banyak dipelihara kicaumania di Indonesia. 

Perawatan poksay hongkong

Merawat burung poksay adalah pekerjaan yang sangat mudah dan tidak terlalu merepotkan. 


Selain dikenal sebagai pemakan serangga, poksay hongkong juga bia ditawarkan buah-buahan seperti pisang atau pepaya.

Untuk memberikan asupan protein hewani agar poksay hongkong selalu aktif dan rajin berbunyi, maka dalam perawatan hariannya anda bisa memberikan pakan tambahan berupa:

  • Jangkrik sebanyak 5 ekor pada pagi dan sore hari
  • Ulat bambu sebanyak 1 ekor pada siang hari
  • Ulat hongkong 2 ekor pada pagi dan sore hari
  • Kroto diberikan setiap beberapa hari sekali sebanyak satu sendok teh

Sedangkan perawatan lain yang harus dilakukan adalah:

  • Menjaga kebersihan sangkarnya
  • Memandikan burung pada pagi hari
  • Melakukan penjemuran yang dimulai pada pagi hari selama 1 jam.

Salam kicau!
Produk khusus penangkaran omkicau

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
close