Tips merawat pleci tanpa doping

10/12/2016
Untuk merangsang agar burung pleci lebih rajin berbunyi, banyak plecimania memberikan tambahan suplemen atau doping untuk burung peliharaannya itu. Namun penggunaan dalam jangka panjang justru dapat mengganggu sistem metabolisme mereka. Lalu bagaimanakah cara kita menjadikan burung bisa tampil maksimal tanpa doping? Berikut tips merawat pleci tanpa doping.  


pleci tanpa doping



Memenuhi kebutuhan burung pleci tidak cukup dari pemberian pakan hariannya saja, namun pleci juga membutuhkan asupan multivitamin atau multimineral tambahan yang dapat membantu menjaga staminanya.

Berbeda dari multivitamin maupun multimineral, pemberian doping umumnya dilakukan untuk menaikkan birahi burung dengan cepat. Pada burung yang sedang ditangkarkan, pemberian doping dapat membantu proses perjodohan yang berlanjut pada perkawinan burung. Sedangkan pada burung yang kurang gacor, pemberian doping bisa menjadikanya semakin rajin berbunyi.

Namun masalah yang cukup umum saat burung semakin gacor setelah didoping adalah masalah ketergantungan. Uniknya, masalah ketergantungan ini tidak dialami oleh si burung melainkan terjadi pada si pemilik yang ketagihan begitu melihat burung kesayangannya bertambah gacor. Padahal pemberian doping dalam jangka panjang justru akan mengganggu kesehatan burung peliharaannya.

Secara umum, burung yang selalu mendapatkan asupan suplemen/dopingan secara berlebihan akan mengalami kerusakan pada organ dalam tubuhnya, terutama hati dan ginjal akibat kelebihan protein. Sistem metabolisme burung pun akan terganggu yang menyebabkannya mengalami masa mabung lebih cepat/lebih lambat dari kondisi normal.

Lalu bagaimanakan merawat pleci tanpa dopingan? Perawatan yang rutin dan teratur menjadi kunci pleci bisa tampil maksimal meski tanpa dopingan.

Berikut beberapa tips perawatan pleci tanpa doping:

  • Memberikan pakan voer seperlunya saja, karena pakan tersebut hanya merupakan pakan tambahan saja yang diberikan untuk kemudahan perawatan setiap harinya.
  • Jangan terlalu sering gonta-ganti pakan voernya dengan jenis/merk lain yang berbeda dari yang biasa diberikan.
  • Memberikan buah setiap hari dengan pemberian yang bervariasi. Buah yang diberikan bisa berupa jeruk sunkis, pisang dan sebagainya yang diberikan teratur dan berselang seling.
  • Berikan ulat hongkong yang mempunyai kulit berwarna putih. Ulat berwarna putih tersebut mempunyai lapisan kulit yang lunak sehingga dapat dicerna dengan baik oleh burung. Selain itu, berikan ulat hongkong tersebut dengan makanan yang berupa tanaman herbal/rempah-rempah yang mempunyai banyak manfaat. Ulat hongkong diberikan cukup 2 ekor saja pada pagi, siang dan sore harinya.
  • Berikan bagian dalam tubuh jangkrik (daging putihnya) sebanyak 1 ekor setiap pagi, siang, dan sore harinya.
  • Seminggu sekali pleci diberikan pakan tambahan berupa kroto  yang diberikan pada pagi atau sore harinya.

Selain pemberian pakan tersebut, perawatan pleci tanpa dopingan juga harus mewajibkan:

  • Mandi dengan air dingin
  • Penjemuran
  • Mengumbar pleci di kandang umbaran setiap seminggu sekali.

Salam kicau!
Produk khusus penangkaran omkicau

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
close