Penyebab kenari betina tak kunjung bertelur

11/26/2016
Sebagai jenis burung yang banyak penggemarnya, kenari selain dipelihara sebagai klangenan juga banyak dirawat untuk diternak. Banyak kicaumania yang kini beralih profesi menjadi peternak kenari, meskipun dalam pelaksanaannya kerap menghadapi beragam kendala. Salah satunya adalah kenari betina tak kunjung bertelur



Penyebab kenari betina tak kunjung bertelur


Permasalahan burung kenari betina yang tak kunjung bertelur biasanya disebabkan oleh beberapa hal yaitu: 

Burung belum cukup umur atau masih muda

Secara umum, untuk berternak kenari sebaiknya menggunakan sepasang indukan yang berumur lebih dari 1 tahun, karena pada umur tersebut burung telah dianggap matang kelamin dan siap kawin. Selain itu, perilaku mereka pun cenderung tidak seagresif burung yang berumur di bawah 1 tahunan. 

Umur minimal betina yang siap kawin adalah 8 bulan, sedangkan untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam penangkarannya maka sebaiknya umur betina tersebut telah berumur di atas 10 bulan. 

Mengetahui ciri-ciri burung kenari yang siap ternak dapat dilihat dari bentuk kloaka masing-masing. Setelah memasuki umur siap kawin, kloaka mereka akan terlihat membengkak dengan warna kemerahan.

Ciri-ciri kenari yang siap ternak


Salah satu burung terlalu agresif 

Jika ada salah satu burung yang terlalu agresif maka proses perkawinan tidak akan pernah terjadi yang menyebabkan kenari betina tak kunjung bertelur. Kondisi tersebut biasanya disebabkan oleh salah satu indukan yang belum memasuki kondisi breeding atau belum birahi. Untuk mengatasinya maka pemberian pakan tinggi protein seperti telur puyuh rebus dan sayur-sayurannya harus selalu diberikan untuk meningkatkan kondisi birahi mereka.  

Adapun jika sikap agresif tersebut terlalu berlebihan, misalnya dapat membahayakan salah satunya maka solusinya adalah mengganti indukan dengan yang lainnya.

Bulu sekitar kloaka yang terlalu tebal


Ketika terjadi perkawinan namun bulu-bulu di sekitar kloaka burung jantan atau betina terlalu tebal, maka proses pembuahan tidak akan berjalan sempurna / terganggu. Bisa saja setelah beberapa hari kemudian si betina bertelur namun kemudian telur tersebut kosong dan gagal menetas. Untuk mendukung kelancaran dalam proses perkawinanya, maka bulu-bulu tebal di sekitar kloakanya sebaiknya dipotong. 

Perkawinan yang gagal tidak hanya disebabkan oleh bulu sekitar kloaka yang terlalu tebal tapi bisa juga disebabkan oleh kuku-kuku kenari jantan yang terlalu panjang. Kuku yang terlalu panjang dapat menyakiti burung betina ketika pejantan mencoba untuk mengawininya. Alhasil perkawinannya pun tidak berjalan sempurna.

Itulah beberapa hal penyebab kenari betina tak kunjung bertelur.

Salam

Iklan Premium Omkicau

Artikel Terkait