Cucak mutiara kembaran cucak rawa yang kian terancam

1/11/2017
Cucak mutiara atau Spot-neckled bulbul (Pycnonotus tympanistrigus) adalah spesies burung dari keluarga cucak-cucakan yang penampilannya sepintas mirip burung cucak rawa. Itu pula sebabnya cucak mutiara kadang disebut sebagai kembaran cucak rawa, bahkan kerap dijual oleh pedagang nakal dengan menyebutnya sebagai anakan cucak rawa. 

Cucak mutiara



Terlepas dari kemiripan penampilannya itu, cucak mutiara pun bernasib sama seperti cucak rawa. Keberadaannya kian terancam punah akibat alih fungsi dan rusaknya hutan yang selama ini menjadi habitatnya. 

Cucak mutiara bertubuh sedang dengan panjang tubuh sekitar 16 cm. Tubuhnya berwarna dominan coklat-zaitun, mahkota lebih gelap sedangkan tungging, sayap dan ekor berwarna kehijauan. Tenggorokan berwarna putih, kulit tanpa bulu sekitar matanya berwarna hitam, penutup telinga kuning dan tubuh bagian bawah berbintik coklat dan putih.

Burung cucak mutiara adalah jenis burung endemik Sumatera yang berhabitat di hutan perbukitan, hutan sekunder dan lapisan bawah di tepian hutan. Hidup pada rentang ketinggian 600 - 900 mdpl terutama di Pegunungan Bukit Barisan Selatan sampai Gunung Kerinci. Penyebarannya diduga sampai Gunung Dempu.

Informasi mengenai kebiasaan, perilaku dan cara berbiak spesies burung ini sangat minim sekali didapatkan. Sejak tahun 1990 hanya ada sedikit catatan mengenai penjumpaan lokal. Kurangnya informasi tersebut antara lain disebabkan oleh semakin sulitnya jenis burung ini ditemukan di habitat aslinya, terutama karena banyak area hutan yang rusak akibat alih fungsi dan pembalakan liar. 

Walaupun burung cucak mutiara kini berada dalam Daftar Merah IUCN dengan status Mendekati Terancam (NT), namun spesies burung ini masih belum terdaftar sebagai jenis burung dilindungi.


Iklan Premium Omkicau

Artikel Terkait

loading...