Kenapa burung berwarna cerah sangat rentan terkena katarak?

2/23/2017
Katarak adalah sebuah kondisi gangguan kesehatan yang bisa menimpa semua jenis mahluk hidup. Pada burung peliharaan, katarak ternyata lebih sering dijumpai pada burung yang memiliki bulu-bulu berwarna cerah. Hal ini sesuai penelitian para ahli yang menyebutkan bahwa burung berwarna cerah sangat rentan terkena katarak

penyebab katarak
Mata burung yang terkena katarak


Dari jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Comparative Biochemistry and Physiologi, Dr Ismael Garvan dari Paris-Sud University mengungkapkan dalam penelitiannya bahwa burung-burung berwarna cerah seperti merah, oranye, dan kastanye sangat rentan mengalami kerusakan mata, termasuk katarak.

Hasil penelitian itu menyebutkan mengenai pigmen pheomelanin yang berkaitan erat dengan katarak yang terjadi pada sebagian besar jenis burung. Pigmen yang juga ditemukan pada manusia ini memegang peranan dalam kemunculan rambut / bulu yang berwarna merah. 

Katarak yang terjadi pada burung umumnya disebabkan oleh paparan radiasi ultraviolet (UV) yang terkandung dalam sinar matahari. Oleh karena itu, sangat dianjurkan agar burung peliharaan tidak terlalu lama dijemur di bawah sinat matahari langsung. Penjemuran yang terlalu lama sangat beresiko burung alami katarak, terutama burung yang memiliki warna-warna cerah.
 

Katarak merupakan gangguan kesehatan yang terjadi pada mata. Gangguan ini menyebabkan peningkatan kepadatan (opacity) atau keruhan pada lensa mata burung. Jika diperhatikan, katarak pada awalnya hanya berupa satu titik kecil yang berwarna keputihan yang jika tidak segera ditangani maka titik tersebut akan semakin melebar dan menutupi lensa mata burung. Jika salah satu mata sudah terkena katarak yang cukup parah, maka sangat besar kemungkinan bagian mata yang satu lagi akan mengalami hal yang sama.

Penelitian tersebut juga mengungkapkan kalau beberapa spesies burung diketahui memiliki antioksidan yang bisa mencegah efek buruk dari paparan berlebihan sinar ultravioet. Akan tetapi, sebagian besar jenis burung yang memiliki bulu-bulu berwarna cerah atau kemerahan tidak dibekali dengan perlindungan tersebut. 

Hasil penelitian ini kembali mengingatkan kita bahwa penjemuran yang terlalu berlebihan sebenarnya tidak baik bagi burung peliharaan. Selain resiko katarak, burung bisa mengalami dehidrasi bahkan stres yang berujung pada kematian. 

Burung-burung berwarna cerah tidak memiliki perlindungan sehingga radiasi ultraviolet akan langsung menyebabkan gangguan pada mata mereka, sedangkan burung dengan warna yang cenderung lebih gelap atau campuran warna lainnya akan memiliki antioksidan yang mampu mencegah kerusakan mata akibat penjemuran yang cukup lama. 


Adapun faktor lain yang bisa menjadi pemicu katarak pada burung adalah kekurangan gizi dan trauma. Selain itu, bisa juga disebabkan oleh penyakit metabolik lainnya seperti diabetes, peradangan, dan infeksi. Bahkan katarak bisa juga disebabkan oleh faktor keturunan / genetik. 

Semoga bermanfaat, dan jangan lupa untuk membagikan tulisan ini jika dirasa bermanfaat bagi anda maupun kicaumania yang lainnya. 


Katalog Produk Omkicau

Artikel Terkait