Ini peyebab bulu tidak tumbuh setelah dicabut

4/28/2017
Bulu adalah bagian tubuh paling penting yang dimliki oleh burung. Selain untuk mengontrol penerbagan, bulu juga bisa memberi kehangatan di musim dingin. Untuk menjaga kualitas bulu-bulunya, burung akan mengolesi bulu mereka dengan cairan minyak / lemak yang ada di pangkal ekornya. Cairan tersebut akan membuat bulu menjadi lebih kuat, tahan air, dan berkilauan. 





Berbeda dengan perilaku burung liar di alam, burung yang dipelihara dalam sangkar membutuhkan perhatian dalam bentuk perawatan harian. Jika sang pemilik rajin memandikan, jemur di pagi hari, serta memberikan tambahan multivitamin tentu kualitas dan kekuatan bulu akan selalu terjaga. 

Sering juga ditemukan bulu yang nampak kusam, nyerit, dan rusak yang membuat penampilannya jadi kurang sempurna. Tak jarang pula kicaumania akan segera mencabuti bulu-bulu yang dianggap rusak tersebut. Namun jika pencabutan bulu dilakukan secara tidak benar, maka bulu baru tidak akan tumbuh dengan sempurna, bahkan tidak dapat tumbuh kembali. 

Berikut adalah penyebab bulu burung tidak tumbuh kembali setelah dicabut. 

Penyebab bulu burung tidak tumbuh setelah dicabut 

Proses pencabutan bulu yang kurang sempurna cenderung membuat bulu baru tidak akan tumbuh. Hal tersebut biasanya terjadi akibat lubang atau pori-pori bulu terhalang oleh sisa-sisa darah yang mengering atau masih ada sisa-sia patahan bulu akibat proses pencabutan bulu yang asal-asalan.

Untuk mengatasi hal tersebut, maka pengamatan pada area sekitar bulu tersebut harus dilakukan untuk memastikan penyebab mengapa bulu tidak tumbuh setelah dicabut.

Selain kondisi di atas, penyebab bulu tidak tumbuh setelah dicabut adalah infeksi jamur atau penyakit yang sebabkan kulit burung penuh sisik.

Mengatasi bulu burung yang tidak tumbuh setelah dicabut 

Setelah melakukan pengamatan dan jika dipastikan bahwa penyebabnya adalah pori-pori yang terhalang oleh darah kering atau sisik, maka pembersihan di area tersebut harus dilakukan. Caranya adalah dengan memandikan burung menggunakan tangan dan shampo burung sambil menggosok-gosok area sekitar bulu yang tidak tumbuh tersebut.

Jika masalah terjadi akibat adanya sisa-sisa batang bulu yang patah, maka patahannya tersebut harus dicabut menggunakan pinset dengan posisi tegak lurus (tidak miring). Lakukan hanya sekali tarik dengan perlahan namun pasti agar patahan bulu tersebut bisa terangkat sempurna.

Setelah melakukan tahapan-tahapan tersebut, proses selanjutnya adalah lebih rutin memberikan pakan yang tinggi nutrisi, terutama vitamin dan mineral. Hal ini bisa dilakukan dengan memberikan burung multivitamin dan multimineral tambahan dalam perawatannya sehari-hari.

Salam
Iklan Premium Omkicau

Artikel Terkait