close
close


Kupas tuntas segala masalah burung cucak hijau di sini

Memelihara cucak hijau memang mengasyikan, apalagi ketika mendengar suara kicauannya yang mengalun merdu dan penuh variasi. 

Namun tak jarang dalam perawatan burung cucak hijau tersebut sering ditemukan berbagai kendala terutama yang berkaitan dengan kondisi dan perilakunya. 

Sebagai panduan bagi anda, berikut kupas tuntas masalah cucak hijau.

Mengatasi cucak hijau yang over birahi (OB)

Mengatasi cucak hijau yang over birahi bisa dilakukan dengan memberikan ulat bambu secara rutin, alternatifnya adalah memberikan buah belimbing atau jambu air selama beberapa hari sampai kondisi birahinya kembali normal. 

Kroto untuk cucak hijau 

Pemberian kroto yang diberikan dengan takaran yang pas dalam artian tidak berlebihan sangat baik untuk burung cucak hijau agar menjadi lebih rajin berbunyi dan membantu meningkatkan mental tarungnya. Kroto yang diberikan sebaiknya dipilih yang berbentuk kapsul/telur kroto, selain itu usahakan agar kroto tersebut masih segar, bersih dari kotoran maupun semut yang mati.

Pemberian voer untuk cucak hijau

Voer bagi cucak hijau adalah pakan alternatif atau pakan tambahan bukan sebagai pakan utama, karena pakan utama mereka adalah buah-buahan dan serangga, keuntungan burung cucak hijau yang tidak menyukai voer adalah burung lebih gacor / rajin bunyi, suara yang lebih kencang atau full,  bulu-bulu yang lebih berkilau dan sehat, memiliki mental yang bagus , oleh karena itulah banyak penggemar burung cucak hijau yang sering bermain dikontes tidak pernah memberikan makanan kering (voer) bagi burung mereka. Akan tetapi jika anda termasuk orang yang sibuk dan selalu bepergian maka pilihan voer sebagai pakan utama cucak hijau anda mungkin merupakan pilihan yang bijaksana. 

Pemilihan sangkar untuk cucak hijau

Pemilihan sangkar yang tepat untuk cucak hijau bisa dengan cara melihat karakter burungnya, kalau karakter burung adalah nagen dengan gaya ngentrok (jambulnya) maka bisa dipilih kandang bulat ( cungkok yang sering digunakan untuk sangkar hwamei agar burung lebih fokus terhadap suara dan gayanya, tetapi jika cucak hijau termasuk yang berkarakter loncat naik turun sambil berbunyi dan ngentrok maka bisa menggunakan sangkar kotak dengan dua tenggeran sejajar.  

Madu untuk cucak hijau

Madu bisa diberikan sebagai pakan tambahan bagi burung yang dalam kondisi ngedrop atau macet bunyi, madu yang diberikanpun harus secukupnya bisa dengan cara disimpan dalam wadah terpisah ataupun dioleskan pada buahnya sepreti pisang. untuk burung normal pemberian madu sebaiknya jangan diberikan setiap hari, cukup seperlunya saja misalnya seminggu satu atau dua kali. 

Cucak hijau yang enggan memakan jangkrik

Burung cucak hijau yang tidak doyan jangkrik bisa diatasi dengan menusukan lidi pada jangkrik yang sudah dipotong kakinya lalu diberikan dengan cara digoda ( digoyang lidinya dihadapan burung ), setelah beberapa hari digoda burung akan bisa menikmati jangkrik tersebut.  

Cucak hijau sulit buang kotoran

Burung cucak hijau yang sering terlihat kesulitan sewaktu membuang kotoran bisa diatasi dengan mengganti buah yang sering diberikan setiap hari dengan buah lain misalnya pisang diganti dengan pepaya atau apel merah sampai burung kembali lancar dalam buang kotorannya.

Pemilihan buah pisang untuk cucak hjau

Buah pisang yang baik untuk cucak hijau dan burung lainnya adalah pisang kepok yang berwarna putih. pisang yang daging buahnya berwarna putih ini sangat disukai oleh banyak burung ketimbang pisang yang daging buahnya berwarna kuning yang memiliki rasa manis. 

Cucak hijau tidak mau mandi karamba

Burung yang tidak mau mandi dikaramba bisa dilatih dahulu dengan cara menyemprotnya dengan sprayer dengan setelan halus untuk memancing burung mandi atau memasukan ikan kecil /  jangkrik kedalam air mandinya didalam karamba, untuk hal ini memang butuh kesabaran. kalau selama setengah hingga satu jam burung masih belum mau mandi bisa dicoba lagi pada lain waktu. 

Cucak hijau melet-melet lidah

Cucak hijau ketika dilombakan hanya mengeluarkan suara ngeriwik saja atau sekedar memelet-meletkan lidahnya kemungkinan besar karena burung tersebut jarang dilatih atau sehingga menjadi demam panggung. Kondisi lain yang mungkin adalah burung kurang birahi ( setelan jemur dan EF seperti jangkrik masih kurang ) atau burung masih berusia muda dan belum siap untuk ditarungkan. 

Masalah ngentrok pada cucak hijau

Masalah ngentrok dan jambul adalah karakter dan bakat dari burung itu sendiri dan biasanya ngentrok dan berjambul tersebut sering  sekali terlihat pada burung cucak hijau yang berukuran tubuh sedang dan panjang / langsing misalnya cucak hijau dari daerah pekalongan, jember, dsb dibanding pada cucak hijau yang bertubuh besar (super). karena sudah merupakan bakat dari burung tersebut jadi tidak bisa dimunculkan begitu saja tetapi beberapa penggemar burung menganjurkan agar sering melatih dengan cucak hijau yang memiliki bakat tersebut agar bisa ditiru gayanya oleh burung yang tidak mau ngentrok maupun ngejambul tersebut.

Demikian kupas tuntas segala masalah cucak hijau untuk edisi kali ini. 

Semoga manfaat
Katalog Produk Omkicau

Silakan ajukan pertanyaan maupun komentar seputar tulisan di atas