close
close


Cara membedakan burung jantan dan betina dengan raba supit udang

Penentuan jenis kelamin burung biasanya dilakukan dengan melakukan pengamatan baik terhadap perilaku, suara maupun penampilannya. Selain metode tersebut, membedakan burung jantan dengan betina bisa juga dilakukan dengan meraba supit urang atau supit udang yang terdapat pada burung tersebut. Bagaimana caranya? Berikut cara membedakan burung jantan dan betina dengan raba supit udang

gambar supit udang burung lovebird




Menentukan jenis kelamin burung melalui supit udang ini hanya bisa dilakukan pada burung yang telah berumur dewasa atau sudah matang kelamin /siap kawin. Selain itu, kondisi burung yang telah dewasa juga dapat memudahkan kita untuk meraba dan memprediksi jenis kelaminnya dengan tepat. 

Perabaan pada supit udang dapat memberi petunjuk dalam menentukan burung jantan atau betina. Burung memiliki dua tulang supit udang yang disebut tulang pubis pada bagian pinggulnya. Ketika sudah berumur dewasa / mapan, capit udang burung betina menjadi lebih elastis dengan jarak yang melebar karena pengaruh hormon. 

Dengan melakukan perabaan tangan, maka bisa didapatkan apakah supit udang tersebut berada dalam kondisi renggang atau sempit. Pada burung jantan, jarak antara dua tulang pubis / supit udang akan terasa sangat rapat atau sempit. 

Dari kondisi tersebut bisa disimpulkan bahwa perabaan supit udang harus menemui beberapa kondisi sebagai berikut: 

  • Jarak supit udang pada burung jantan akan terasa lebih sempit / rapat
  • Jarak supit udang pada burung betina akan terasa lebih longgar / melebar


Selain itu, ketika meraba dua tulang supit udang burung dewsa, maka supit udang burung betina akan terasa lebih lunak dan jika ditekan kedua supit tersebut akan sepert terbuka. Adapun pada burung jantan ketika menekan kedua tulang supit udangnya maka akan terasa lancip, rapat dan keras ketika ditekan. 

Posisi supit udang para lovebird jantan (kiri) dan betina


Namun perlu diperhatikan, pada waktu menekan supit udang sebaiknya dilakukan dengan sangat perlahan dan hati-hati agar tidak menimbulkan luka bagi burung tersebut. 

Semoga bermanfaat


Katalog Produk Omkicau

Silakan ajukan pertanyaan maupun komentar seputar tulisan di atas