Cucak kuricang si kutilang sutra yang mempesona

6/01/2017
Cucak kuricang mempunyai tubuh berwarna kuning dengan kepala yang berwarna hitam berkilauan. Sepintas penampilannya mirip seperti cucak kuning atau kutilang emas, namun yang membedakan adalah mata yang berwarna kebiruan. Namun begitu, pesona cucak kuricang alias kutilang sutra telah memikat hati banyak penggemarnya. 


gambar burung kutilang sutra


Dalam bahasa Inggris, kutilang sutra dikenal dengan nama Black-headed bulbul (Pycnonotus atriceps), selain itu kicaumania di Indonesia khusus di Bangka banyak juga yang menyebutnya sebagai burung cep-cep. Dibandingkan kutilang rumahan biasa, suara kutilang sutra dianggap lebih menarik dan cukup bervariasi. 

Kutilang sutra / cucak kuricang memilki tubuh berukuran sedang (17 cm), tubuhnya berbalut bulu yang berwarna kekuningan dengan kepala hitam berkilau dan tenggorokan berwarna hitam. Tubuh bagian atas berwarna zaitun-kuning, sayap hitam, ekornya pun hitam namun dengan warna kuning terang pada bagian ujungnya. Tubuh bawan kuning kehijauan, iris biru, paruh hitam, dan kaki berwarna coklat. 

Kutilang sutra banyak ditemukan mulai dari India timur laut, Asia Tenggara, Palawan, Semenanjung Malaysia, dan kawasan Sunda Besar meliputi Jawa, Bali, Sumatera, dan Kalimantan. Terdiri atas empat sub-spesies dengan penyebarannya masing-masing, yaitu: 

  1. Pycnonotus atriceps atriceps yang banyak ditemukan di Bangladesh, India timur laut, Myanmar, China bagian selatan, Thailand, Kamboja, Laos, Vietnam,Semenanjung Malaysia, Pilipina, dan Sunda besar. 
  2. Pycnonotus atriceps hyperemnus yang banyak ditemukan di kawasan pulau-pulau yag ada di bagian barat Sumatra (P. Simeulue, P. Nias, dan Kep. Mentawai).
  3. Pycnonotus atriceps baweanus yang banyak ditemukan di Pulau Bawean dan utara Pulau Jawa. 
  4. Pycnonotus atriceps hodiernus yang banyak ditemukan di Pulau Maratua dan ujung timus Kalimantan.Spesies ini memiliik perbedaan yang cukup mencolok yaitu tubuhnya yang lebih berwarna lebih gelap.

Cucak Kuricang hodiernus, P. Maratua, Kaltim © Quentin Phillipps



Penampilan kutilang sutra jantan dan betina sama-sama memiliki kemiripan satu sama lainnya. Hal ini pula yang menyulitkan banyak kicaumania untuk membedakan jenis kelaminnya, terutama bagi yang sedang mencoba untuk menangkarkannya. Meski begitu, ada beberapa ciri-ciri yang bisa diperhatikan menurut pengalaman kicaumania yang sudah memeliharanya cukup lama. 

Ciri-ciri yang bisa diperhatikan adalah warna hitam yang terdapat pada bagian atas kepala hingga tengkuknya. Jika warna hitam tersebut sangat bersembur kebiruan mengkilap maka burung tersebut berjenis kelamin jantan, sedangkan betina memiilki warna hitam yang tidak secerah burung jantan. 

Berikut suara burung kutilang sutra: 



Walaupun keberadaan kutilang sutra di Bali jarang sekali terlihat, namun jenis burung ini adalah burung yang yang cukup umum ditemukan mulai dari dataran rendah hingga ketinggian 900 mdpl. Sering terlihat sendirian atau bersama dengan kelompok kecil, bahkan bisa juga bergabung dengan kelompok burung lain saat mengunjungi pinggiran hutan, hutan sekunder, dan juga di semak-semak tepian pantai. 

Status burung kutilang sutra saat ini masih berada dalam resiko rendah sehingga IUCN memasukanya sebagai burung dengan kategori LC (Low Concern).  Pemerintah Republik Indonesia pun tidak memasukkan jenis burung ini dalam daftar burung dilindungi. Meski dianggap layak dipelihara, namun perburuan yang berlebihan akan menjadikan populasinya mengalami penurunan seperti halnya burung cucak biru dan cucak mutiara.

Salam 



Produk khusus penangkaran omkicau

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
close