Jenis-jenis burung manyar untuk masteran

6/28/2017
Manyar adalah jenis burung pemakan biji-bijian yang masih bisa dijumpai di beberapa daerah di Indonesia. Spesies burung ini menyukai habitat terbuka seperti padang rumput, tepian hutan, rawa-rawa, perkebunan, sawah, dan sering juga bersarang di pekarangan. Manyar mungkin masih dipandang sebelah mata oleh sebagian kicaumania, tapi jika dirawat sejak masih berumur muda, manyar akan mempunyai kemampuan berkicau yang tidak kalah dari kenari dan sejenisnya. Bahkan beberapa jenis burung manyar bisa dimanfaatkan untuk masteran

Jenis manyar untuk masteran




Manyar merupakan spesies burung dari keluarga Ploceidae dalam marga Ploceus. Secara umum terdapat empat jenis manyar yang terdapat di kawasan Asia Tenggara yang tiga jenis di antaranya dapat ditemukan di dalam wilayah Indonesia. Ketiga jenis manyar itu pun cukup popular dan kerap dipelihara sebagai masteran yaitu: 

1. Manyar Jambul ( Streaked weaver / Ploceus manyar ) 

Manyar jambul merupakan jenis manyar yang mempunyai ukuran tubuh paling kecil yaitu 14 cm daripada dua jenis manyar lainnya. Burung jantan mempunyai warna bulu hitam dan kuning pada kepalanya yang di musim kawin warna kepalanya akan berubah menjadi kuning keemasan. Betina mempunyai bulu kepala yang berwarna kecoklatan dengan coretan hitam pada bagian mahkotanya dan bercak putih di leher. 

Manyar jambul jantan dan betina


Manyar jambul terdiri atas 4 subspesies / ras, dengan wilayah persebaran yang berbeda, yaitu:


  1. Ploceus manyar flaviceps : Habitat di wilayah tengah dan tenggara Nepal dan Pakistan, hingga India dan Sri Lanka.
  2. Ploceus manyar peguensis : Habitat di wilayah timur India, Bangladesh, wilayah tenggara Bhutan, wilayah utara dan tengah Myanmar, wilayah selatan China, dan wilayah utara Laos.
  3. Ploceus manyar williamsoni : Habitat di wilayah barat, tengah dan tenggara Thailand, Kamboja, dan wilayah selatan Vietnam.
  4. Ploceus manyar manyar: Ras inilah yang merupakan burung endemik di Pulau Jawa, Pulau Bawean, dan Pulau Bali.


Manyar jambul sering ditemukan dalam koloni besar di beberapa tempat di dataran rendah. Dulu, burung ini mudah dijumpai di pohon kelapa atau tanaman palm di halaman rumah, juga pohon-pohon di sekitar kebun atau semak-semak.

2. Manyar emas (Asian golden weaver / Ploceus hypoxanthus) 

Manyar emas mempunyai ukuran tubuh sedang yaitu 15 cm. Bulunya mudah dikenali karena berwarna kuning keemasan dengan bagian muka / wajah yang berwarna hitam. Pada musim berbiak, burung jantan mempunyai mahkota, tungging dan bulu bagian bawah yang berwarna kuning sedangkan sisi muka, dagu dan tenggorokan berwarna hitam.

Manyar emas jantan dan betina


Burung manyar emas hanya terdiri atas dua subspesies / ras, dengan perbedaan wilayah persebaran yang sangat tegas, yaitu:


  1. Ploceus hypoxanthus hymenaicus : Ras ini memiliki wilayah persebaran di Myanmar bagian tengah, baratdaya dan selatan, Thailand, Laos, Kamboja, dan Vietnam bagian selatan.
  2. Ploceus hypoxanthus hypoxanthus : Ras ini memiliki wilayah persebaran di Sumatera bagian timur dan Pulau Jawa.


Manyar emas termasuk burung yang sangat jarang dijumpai. Mereka hidup secara berkelompok / koloni di antara semak-semak dan gelagah, baik di kawasan rawa maupun  wilayah terbuka yang banyak rawanya.


Perkembangbiakan burung manyar emas tercatat di Danau Toba (Sumatera Utara) dan Taman Nasional Baluran di Jawa Timur.

3. Manyar tempua (Baya weaver / Ploceus philippinus) 

Manyar tempua mempunyai ukuran tubuh sebesar manyar emas (15 cm). Burung ini banyak ditemukan di kawasan Asia Tengara dan Asia Utara. Tapi tidak seperti nama latinnya yang mengandung kata philippinus, spesies manyar ini justru tidak akan bisa dijumpai di Filipina. 

Manyar tempua jantan dan betina


Pada musim berkembang biak, burung jantan akan memiliki mahkota dan tengkuk berwarna kuning emas, wajah hitam, tubuh bagian bawah berwarna kuning tua, dan tubuh atas coklat abu-abu. Betina tidak memiliki tanda hitam dan kuning di bagian kepala.

Burung manyar tempua terdiri atas lima subspesies / ras, dengan wilayah persebaran sebagai berikut:


  1. Ploceus philippinus philippinus : Pakistan, India, Nepal selatan, dan Sri Lanka.
  2. Ploceus philippinus travancoreensis : India bagian baratdaya.
  3. Ploceus philippinus burmanicus : India timurlaut, Bhutan selatan, Bangladesh, Myanmar utara, dan ujung selatan China .
  4. Ploceus philippinus angelorum : Thailand (timur, tengah, utara) hingga ke selatan Laos.
  5. Ploceus philippinus infortunatus: Myanmar bagian selatan, Thailand barat dan selatan, Vietnam selatan, Semenanjung Malaysia, Sumatera, Pulau Nias, Jawa dan Bali (di beberapa tempat sudah hampir punah).
Manyar tempua adalah burung sosial yang kerap dijumpai bersama-sama dengan jenis burung lainnya. Biasanya merak ditemukan bersama dengan koloninya pada waktu mencari makanan yang berupa benih yang terdapa pada tanaman maupun di permukaan tanah. 

Burung manyar tempua sering terlihat mengumpulkan padi dan bijian lainnya di petak-petak sawah yang akan dipanen. Karena sering merusak, burung manyar ini dianggap sebagai hama bagi petani.



Agrobur.com mengucapkan selamat Hari Raya Iedul Fitri 1 Syawal 1438 H
Mohon maaf lahir dan batin, Minal Aidin wal Faidzin .. 

Salam 


Produk khusus penangkaran omkicau

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Komentar spam akan langsung kami hapus

close