close
close


Mengulik penyebab telur kenari tidak menetas

Berternak kenari memang tidak bisa dianggap mudah seperti yang dibayangkan. Selalu ada hambatan dalam pelaksanaannya seperti sepasang burung yang tidak mau berjodoh hingga telur yang gagal menetas. Nah, permasalahan di seputar telur itulah yang kini banyak dihadapi para peternak pemula. Untuk mengantisipasinya mari kita sama-sama mengulik penyebab telur kenari tidak menetas / kosong.

penyebab telur kenari tidak menetas



Mendapati telur kenari yang gagal menetas menjadi salah satu permasalahan yang cukup sering dialami oleh para peternak. Hal tersebut umumnya disebabkan oleh beberapa faktor yang berkaitan dengan kondisi lingkungan dan burung itu sendiri.

Berdasarkan pengalaman, berikut beberapa penyebab telur kenari gagal menetas: 

1. Telur kosong / infertile 

Telur yang tidak menetas karena kosong / infertil adalah masalah paling umum yang dihadapi para peternak. Hal ini biasanya disebabkan oleh kondisi burung indukan betina yang memang terlalu produktif atau karena faktor birahi. 

Umumnya masalah telur kosong sering menimpa indukan betina yang sudah cukup umur / dewasa, karena tanpa dikawini oleh pejantan mereka bisa saja bertelur jika kondisinya telalu birahi. 

Hal yang paling mudah menentukan apakah telur isi atau kosong adalah dengan melakukan peneropongan telur. Dengan cara tersebut, peternak tidak perlu risau lagi menunggu kapan telur akan menetas karena sudah diketahui telur yang dihasilkan betina itu kosong atau berisi. 

2. Pengaruh suhu 

Suhu yang terlalu dingin atau panas bisa menjadi penghambat dalam proses pengeraman telur. Banyak kasus telur yang gagal menetas pada waktu musim hujan / dingin dan ketika cuaca terlalu panas / musim kering. 

Untuk mengantisipasinya anda bisa melakukan beberapa cara berikut: 

Jika suhu terlalu panas, sediakan sebuah mangkuk / wadah berisi air atau spons yang sudah dibasahi dengan air dalam kandang ternaknya. Spons yang basah akan membantu melembabkan suhu sehingga bisa membantu proses pengeramannya. Selain itu, indukan betina akan menjadi lebih sering mandi untuk membantu melembabkan telur-telurnya. 

Jika suhu terlalu dingin / lembab maka anda bisa menempatkan sebuah lampu penghangat di dekat kandang ternaknya. Selain iaut bisa menyimpan sebungkus silica gel untuk membantu mengeringkan suhu yang terlalu lembab.

3. Indukan sakit / kurang pengalaman 

Sering juga ditemui indukan yang tidak mau mengerami telurnya sehingga telur gagal menetas. Hal ini biasa ditemukan pada burung yang masih muda atau belum berpengalaman. Untuk mengatasinya, pisahkan burung jantan dari betinanya tersebut agar si betina lebih fokus mengerami telur-telurnya. Alternatifnya anda bisa memindahkan telur yang berisi tersebut untuk dierami oleh burung lain atau ditetaskan menggunakan alat tetas. 

Jika indukan sakit sehingga tidak bisa mengerami telurnya, maka segera berikan pengobatan dengan obat-obatan yang tepat. Untuk menjaga kondisinya, berikan BirdMineral yang diteteskan pada air minumnya setiap hari. 

4. Penyebab lain

Secara usia sudah cukup dewasa dan siap untuk produksi, ada beberapa penyebab telur infertil misalnya jantan kurang maksimal dalam proses kawin sehingga gagal terjadi pembuahan, betina sudah bertelur terlebih dahulu sebelum dikawin oleh penjantannya sehingga tidak ada pembuahan di sel telur. Solusinya rutin berikan suplemen khusus seperti Testo bird untuk burung jantan, sementara betina diberikan estro bird. Dan cek apakah kondisi bulu sekitar kloaka terlalu tebal sehingga penitrasi tidak optimal sehingga perlu dilakukan pencukuran bulu sekitar kloaka.

Semoga manfaat

Katalog Produk Omkicau

Silakan ajukan pertanyaan maupun komentar seputar tulisan di atas