Lakukan beberapa hal ini saat akan memaster murai batu

7/31/2017
Murai batu mungkin bisa dianggap sebagai jenis burung yang memiliki kelasnya sendiri. Di kalangan kicaumania, murai batu sangat popular dan berada pada posisi paling teratas sebagai jenis burung yang paling banyak dicari. Salah satu perawatan yang bisa membantu murai batu lebih rajin berkicau dengan suara yang bervariasi adalah pemasteran. Namun sebelum mulai memaster murai batu, lakukan beberapa hal ini agar pemasteran bisa berlangsung dengan lebih ekfektif. 

Lakukan beberapa hal ini saat akan memaster murai batu

Memaster burung murai batu dilakukan agar burung tersebut memiliki kemampuan berkicau dengan baik, khususnya suara yang dihasilkan akan terdengar lebih bervariasi. Bahkan tak sedikit kicaumania yang cenderung menyukai burung murai batu mereka selalu mengeluarkan suara isiannya ketimbang suara aslinya, terutama untuk jenis murai batu yang kerap dilombakan. 

Akan tetapi memaster burung murai batu juga harus dilakukan dengan cara yang benar-benar tepat agar suara yang dilatihkannya itu dapat langsung dikuasai oleh burung. Berikut langkah-langkah pemasteran yang dianggap efektif dalam memaster burung murai batu. 

1. Memaster sejak masih trotol 

Memaster burung murai batu sejak masih berumur trotolan dianggap lebih efektif karena pada kondisi tersebut murai batu masih berada dalam tahap pembelajaran dan akan selalu berusaha mempelajari suara-suara yang mereka dengar.  

Namun begitu, tidak berarti memaster burung murai batu harus selalu dengan trotolan, karena proses ini bisa juga dilakukan pada burung muda maupun yang sudah beranjak dewasa jika dilakukan dengan cara yang tepat. 

2. Memaster dalam sebuah ruangan 

Proses pemasteran burung murai batu akan lebih efektif jika dilakukan di dalam sebuah ruangan. Dengan demikian murai batu tersebut akan lebih fokus terhadap suara masteran yang didengarnya serta tidak terganggu oleh suara-suara lainnya ketika dimaster di luar ruangan atau ruang terbuka. 

4. Memaster dengan burung masteran atau suara rekaman 

Memaster burung murai batu dapat dilakukan baik menggunakan burung masteran maupun suara rekaman dari mp3. Beberapa syarat-syarat yang harus dipenuhi antara lain: 
  • Burung masteran yang akan digunakan sudah rajin bunyi / gacor. 
  • Suara burung dari mp3 berkualitas baik, jernih dan tanpa noise yang justru membuat burung tidak nyaman. 

5. Pemasteran rutin setiap hari 

Memaster burung murai batu harus dilakukan secara rutin dan teratur setiap harinya. Pemasteran dapat dilakukan pada pagi, siang atau sore hari dengan durasi pemasteran sekitar 90 s/d 120 menit per sesinya. Untuk mendapatkan hasil yang baik pemasteran sebaiknya menggunakan suara masteran tidak lebih dari tiga suara yang berbeda dan akan jadi lebih cepat dikuasai jika melakukan pemasteran hanya dengan satu suara saja selama satu bulan penuh.  

Itulah langkah-langkah yang harus dilakukan pada waktu akan memaster burung murai batu agar mempunyai suara kicauan yang bervariasi. Adapun mengenai tipe suara masteran yang cocok tentu sangat tergantung pada keinginan dari pemiliknya apakah suka kalau burungnya bersuara full isian atau bersuara tembakan saja.

Semoga manfaat


Iklan Premium Omkicau

Artikel Terkait