Lima ciri-ciri burung cucak hijau yang over birahi

7/01/2017
Sebagian kicaumania masih beranggapan bahwa cucak hijau adalah jenis burung yang mudah sekali berubah-ubah karakter dan perilakunya. Padahal jika kita perhatikan, perubahan karakter atau perilaku tersebut sebagian besar disebabkan oleh kondisi burung itu sendiri, misalnya kurang fit maupun sedang mengalami masalah birahi atau ob (over birahi). Untuk mengenali permasalahan tersebut berikut lima ciri-ciri khusus cucak hijau alami over birahi.

lima ciri-ciri khusus cucak hijau alami over birahi



Dari sekian jenis burung kicauan yang cukup popular dipelihara, cucak hijau adalah jenis yang mempunyai julukannya sendiri. Di kalangan kicaumania, cucak hijau mendapat julukan sebagai burung pin-pin bo yang merupakan singkatan dari pintar-pintar bodoh. Julukan tersebut diberikan karena cucak hijau dianggap cukup cerdas menirukan suara kicauan burung lainnya tapi mudah juga melupakan suara masterannya itu.

Bagi banyak orang, sifat cucak hijau tersebut dianggap cukup unik dan menjadi daya tarik tersendiri. Selain itu, cucak hijau juga sangat terkenal dengan gaya ngentrok / njegrig yang sangat khas ketika bertemu lawannya. Oleh karena itu cucak hijau sudah lama dikenal sebagai salah satu jenis burung piaraan terpopular di Indonesia selain murai batu dan kacer.

Walaupun demikian, tidak sedikit juga kicaumania yang masih menganggap burung ini mudah sekali berubah-ubah perilakunya. Mereka umumnya menganggap perubahan perilaku tersebut dipengaruhi oleh pola rawatan dan pemberian pakannya. Bahkan tak sedikit juga yang menyebut kalau penggantian perawat/orang yang merawatnya bisa jadi pemicu masalah tersebut.

Satu hal yang perlu diketahui oleh kicaumania di sini adalah bahwas perubahan perilaku dari burung cucak hijau sebenarnya tidak hanya diakibatkan oleh pola rawatan yang kurang tepat saja, tapi bisa juga disebabkan oleh hal lainnya seperti burung yang sedang kurang fit atau karena mengalami over birahi (ob). Nah, dari berbagai kasus yang dijumpai, over birahi adalah kondisi yang paling sering ditemukan pada cucak hijau.

Menurut pengamatan agrobur.com, terdapat setidaknya 5 (lima) ciri-ciri khusus dari burung cucak hijau yang sedang mengalami over birahi. Kondisi tersebut jika dibiarkan tentu bisa menyebabkan perubahan perilaku maupun karakter dari burung itu sendiri. Berikut adalah  lima ciri-ciri khusus cucak hijau yang alami over birahi / ob.

1. Memelet-meletkan lidah

Memelet-meletkan lidah yang terkadang disertai juga dengan gelengan kepala dan suara seperti ngeriwik adalah salah satu ciri yang paling umum ditemukan pada burung cucak hijau yang sedang mengalami over birahi. Biasanya kalau sudah berperilaku yang demikian, cucak hijau tersebut akan menjadi jarang sekali berkicau dengan lantang dan cenderung bersuara ngeriwik saja sepanjang harinya.

2. Mengembangkan bulu (ngebalon)

Perilaku mengembangkan bulu-bulunya sehingga tubuhnya tampak jadi lebih besar (ngebalon) tidak hanya dijumpai pada burung kacer saja. Bahkan cucak hijau yang sedang mengalami over birahi pun akan berperilaku yang demikian.
Dalam kondisi tersebut, cucak hijau yang kerap ngebalon umumnya tidak akan bisa tampil dengan maksimal ketika akan dilombakan. Mereka biasanya akan cenderung bertingkah nakal seperti naik-turun tenggeran dan jarang 
mengeluarkan kicauannya.

3. Mendadak ngentrok / njegrig

Cucak hijau disukai karena gaya ngentroknya yang khas. Tapi tak sedikit juga kicaumania yang mengeluh kalau burung mereka tidak bisa bergaya ngentrok ketika bertemu lawannya. Nah, kalau anda kemudian mendapati cucak hijau piaraan mendadak ngentrok pada waktu didekati / dimainkan dengan tangan maka kemungkinan besar burung tersebut sedang mengalami over birahi.

4. Berubah jadi galak

Selain burung yang mendadak ngentrok, cucak hijau yang over birahi juga biasanya akan tiba-tiba menjadi galak terutama ketika dimainkan dengan tangan. Kondisi tersebut muncul ketika burung mengalamim emosi yang tinggi sehingga menyebabkan mereka mudah ngentrok dan galak meskipun hanya dimainkan dengan tangan.

Burung yang terlalu galak atau ngentrok tentu tidak akan bisa disertakan dalam lomba karena penampilannya akan menjadi tidak maksimal. Selain jarang berkicau, cucak hijau tersebut juga akan cenderung mengejar-ngejar lawannya atau ngeruji.

5. Menjadi burung yang pendiam

Over birahi tidak hanya menyebabkan burung mudah emosi saja tetapi juga berpengaruh pada kegacorannya. Kalau sebelumnya cucak hijau tersebut dikenal sangat rajin berbunyi / gacor setelah mengalami over birahi maka mereka akan cenderung menjadi pendiam atau jarang berbunyi. Kalaupun dipaksakan untuk dilombakan tentu tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal.

Semoga bermanfaat
Iklan Premium Omkicau

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Komentar spam akan langsung kami hapus