Burung pecuk galapagos yang lupa bagaimana caranya terbang

8/21/2017
Sebagian besar spesies yang termasuk dalam kelompok burung pecuk (Phalacrocoracidae) sejatinya dikenal sebagai jenis burung yang memiliki kepiawaian terbang dan menyelam. Tetapi satu di antara 40 spesies burung pecuk yang bermukim di sebuah pulau terpencil Galapagos justru menjadi satu-satu jenis burung yang lupa bagaimana caranya terbang. Nah loh!.. 

Burung pecuk galapagos



Anomali tersebut telah menjadi pusat perhatian para pakar biologi dan genetika untuk mengungkap misteri bagaimana hewan-hewan tersebut bisa lupa caranya terbang dalam studi terbaru yang telah dipublikasikan di Jurnal Science. 

Menurut para peneliti yang telah membandingkan genetika pecuk Galapagos dengan tiga spesies lainnya yang mampu trbeng, satu mutasi yang meregulasikan pembentukan cilia (struktur kecil yang membentuk sel) menjadi kunci utama dari evolusi ini. 

Cilia memilik banyak fungsi untuk organisme lainnya, tapi untuk hewan bertuang belakang seperti burung pecuk dan manusia, fungsinya adalah untuk meregulasi pembentukan tulang. 

Alejandro Burga, salah seorang penulis studi ini mengatakan bahwa bisa saja pecuk yang tidak bisa terbang itu sebagai anak burung yang berukuran raksasa sebab beberapa bagian tubuh dari pecuk Galapagos seperti tulang dada yang pendek dan sayap yang kecil memiliki kemiripan dengan burung pecuk yang belum matang. 


Evolusi tersebut terjadi antara lain disebabkan oleh lingkungan Galapagos itu sendiri yang sangat mendukung populasi burung pecuk.

Dengan melimpahnya makanan di lautan dan tidak adanya gangguan predator, burung-burung ini mulai menghilangkan kebiasaan terbangnya. Mereka justru lebih fokus untuk menggunakan energi mereka untuk berenang dan berburu di alam air ketimbang untuk terbang. 

Pecuk Galapagos merupakan populasi pecuk terbesar yang ada di dunia. Meskipun sayap mereka kecil, namun evolusi ini tampaknya lebih menguntungkan bagi mereka. 



Katalog Produk Omkicau

Artikel Terkait